
Saat Rika dan Desi menghidupkan tv, menonton acara kesukaan Desi, Mereka dikejutkan oleh berita atas klarifikasi Gitta yang mengatakan kalau Gitta adalah anak tiri dari Hendra. Tanpa sadar Desi menjatuhkan gelas yang sedang dipegangnya karna mendengar ucapan Gitta kepada awak media.
"Ibu... ibu tidak apa - apa? tanya Rika dengan raut wajah yang hampir menangis, karna mendengar kata - kata anaknya yang sudah keterlaluan menurutnya.
"Sudah! aku tidak apa - apa, aku ingin istirahat aku tidak enak badan! ucap desi yang lansung meninggalkan Rika.
Begitu sampai kamar Desi menutup pintu dan lansung mengunci pintu kamarnya. Air mata Desi sudah tumpah, apa ini karmaku tuhan? kenapa harus anak dan cucuku yang menangung akibat dari keegoisanku. lirih desi dengan air mata yang sudah menghujani pipinya.
Diluruang tamu Rika menghubungi hendra dan ingin menanyakan kejadian yang baru saja dia lihat.
"Hallo...mas kenapa anak itu sangat lancang memalukanmu didepan orang seperti itu?
"Hendra menghela nafas kasar, kau jangan menyalahkan anakmu lagi Rika!
"Apa? kau masih saja membela anak tidak tau diri itu! nada suara rika sudah memenuhi seisi ruangan.
"Kau mengatakan dia adalah putrimu, tapi kau tidak mengetahui maksud dari kata - kata Gitta, ternyata otakmu hanya cuil Rika, maaf untuk pertama kalinya aku menyakitimu dengan kata - kata! Hendra mematikan telfon sepihak.
"Halloo hallo!!!!! aaaakkkkk teriak rika dengan air mata yang sudah tumpah. maafkan aku ibu....maafkan aku mas, aku sudah gagal mendidik Gitta dengan baik. hik hik hik
Dirumah Nando, Helen, Alice dan Nando juga menonton siaran atas pernyataan Gitta. Helen sangat terkejut mendengar ucapan Gitta, apalagi Nando karna Nando melihat sendiri kalau Gitta sudah mulai menyayangi Hendra.
"Apa yang difikirkan anak itu? lirih Helen
__ADS_1
"Apa tante mengenal gadis itu?
"Dia adalah anak dari sahabat om kamu, dulu kami kuliah dikampus yang sama, tapi Gitta adalah anak dari hasil....ucapan Helen terhenti.
Melihat ucapan Helen terhenti Alice lansung mengerti kemana arah omongan tantenya.
" Tante....Sebenarnya gadis seperti Gitta itu adalah gadis yang sangat rapuh, meski dia terlihat kuat, tapi itu hanya diluar saja. ucap Alice karna Alice mengambil jurusan Psikologi jadi dia bisa mengerti.
"Apa maksud loe? tanya Nando.
"Loe liat aja senyum yang dia umbar saat para awak media mewawancarainya, Sebuah senyum kepalsuan.
"Apa maksud kamu Alice? lirih Helen tidak mengerti dengan ucapan Alice.
"Mah, aku pergi dulu, pamit Nando sambil mencium tangan Helen.
"Loe mau kemana? tanya Alice.
"Ketempat Gitta!!!!
"Gue ikut!!!! sambil berlari mengejar Nando
"Ok!!! buruan.
__ADS_1
Ziko yang juga membaca berita dari youtube lansung menghubungi Gina, untuk menanyakan dimana keberadaan Gitta, karna sudah dipastikan Gina dan Ayu pasti bersama Gitta untuk menengakan Gitta.
"Hallo Gin?
"Iya zik, ada apa?
"Loe dimana? apa Gitta lagi sama loe ngak?
"Gue dan Ayu diapartemen Gitta Zik, semenjak kejadian dikampus Gitta selalu nangis.
"Kalau begitu gue kesana sekarang!
"Emang loe lagi dima?
"Gue masih dirumah, loe tunggu aja kedatangan gue, loe pasti udah kangen pengen liat muka tampan gue. ucap Ziko tersenyum.
"Gue geli mendengar omongan loe barusan. Gina lansung mematikan telfon Ziko. tapi setelah mematikan telfon dari Ziko, Gina tersenyum mendengar perkataan Ziko tadi.
Nando mengendarai mobil dengan kecepatan sedang, sedangkan Alice sedang asik mendengar musik.
Sedangkan Ziko juga sudah berada digarase mobil, tapi kali ini Ziko ingin mengendrai motor sport kesanyangan nya, karna sudah lama Ziko tak Mengendarai motor, terakhir tiga tahun lalu saat dia masih bersama orang yang dia cintai.
#Bersambung#
__ADS_1