KETIKA HATI DAN MULUT TAK SEJALAN

KETIKA HATI DAN MULUT TAK SEJALAN
#027


__ADS_3

*Dirumah Rika dan Hendra.


Saat Rika lagi asik menonton tv tiba tiba Rika dikagetkan oleh kedatangan Desi ibu dari Hendra.


Rika : hhhmmmm....i ibu apa kabar? mas Hendra lagi tidak dirumah.


Desi : Rika....apa kau tidak mempersilahlan mertua mu untuk duduk? tanya desi sadar bahwa ketakutan Rika terhadap dirinya.


Rika : maafkan aku...ini adalah rumahmu juga bu...jadi jangan sungkan seperti ini. jawab rika.


Desi : Aku hanya ingin tau bagaimana hubungan Gitta dengan Hendra saat ini? tanya Desi sambil mendudukkan bokongnya.


Rika : Mas Hendra tidak mau memaksa Gitta untuk menerimanya bu, mas Hendra bilang biar waktu yang mendekatkan dia dengan putrinya. jelas Rika.


Desi : maafkan aku Rika, karna keegoisanku dan secara tidak lansung aku telah memjauhkan Hendra dengan putrinya sendiri, asal kamu tau Rika, Aku sebenarnya sudah tau dulu kau dan mendiang mantan suamimu budi tinggal dimana, dan aku juga memyuruh orangku untuk memata matai kalian.

__ADS_1


#flasback


saat rika memutuskan untuk pergi dari kehidupan hendra, dan memilih untuk menikah dengan budi yang tak lain adalah orang yang membesarkan gitta.


Desi sangat perpukul melihat anak semata wayangnya selalu melamun, bahkan hendra seringkali memangis sambil memeluk fotonya dengan rika, desi yang selalu diam diam memperhatikan hendra juga sering menangis saat hendra menangis. saat itu desi membayar orang untuk mencari tau dana keberadaan rika dan budi.


"nyonya...nona rika tinggal di sebuah kota dengan tuan budi, informasi yang aku dapat dari orang yang bekerja dirumah mereka, mereka tidak tidur sekamar, dan kehamilan nona rika sudah berumur 8 bulan. papar orang bayaran desi.


Desi : baiklah, selalu ikuti perkembangan anak itu sampai dia melahirkan, begitu rika sudah melahirkan kasih tau aku. jawab rika dingin.


ternyata kau begitu sangat mencintai anakku, maafkan aku yang telah membuat mu menderita rika, karnaku kau harus rela menikah dengan orang yang tidak kau cintai, tapi aku paham dengan alasanmu, karna kau hanya ingin menyelamatkan cucuku.


"nyonya....cucumu telah lahir, dia berjenis kelamin perempuan, apa aku perlu membawa cucumu kehadapanmu? ucap sang bayaran desi.


Desi : tidak perlu....kau ambil saja foto bayi itu, dan bawa foto itu kepadaku.

__ADS_1


saat desi menerima foto cucunya yang tak lain adalah gitta, desi menangis tersedu sedu.


Desi : kau begitu cantik...maafkan oma sayang...ucap desi sambil memeluk foto gitta yang waktu itu masih bayi.


Desi menyimpan semua foto gita, mulai dari dia bayi sampai gitta sudah beranjak dewasa saat ini, desi selalu melihat gitta dari kejauhan, dia ingin memeluk cucu semata wayangnya, tapi apa daya, dia tidak mempunyai keberanian dan tak mempunyai alasan jika dia memeluk gita secara tiba tiba, hanya air matalah yang dapat mewakili perasaan desi.


Saat desi mendengar Hendra akan menikah dengan rika, desi sangat senang, tapi kekecewaan kembali menyelimuti hati desi, karna dia mengetahui gitta tidak menerima kedatnagan hendra.


#flasback and


Rika : ibu....sudahlah, inilah yang dinamakan takdir, jika seandainya gitta dibesarkan dalam lingkungan kelurga Wijaya, sudah dipastikan gitta menjadi anak yang manja, dan dia pasti tidak akan sekuat ini. ujar rika sambil menggenggam tangan desi.


Desi : mungkin kau benar rika....tapi semua ini adalah karna kebodohanku. jawab desi yang sudah meneteskan air mata.


Rika : ibu....jangan mempersalahkan dirimu seperti ini, Gitta memang dibersarkan oleh budi, tapi bagaimanapun dia tetap mewarisi darah keluarga wijaya, dia selalu angkuh dan dingin terhadap orang orang, tapi percayalah, dia sebenarnya adalah anak yang berhati lembut sama sepertimu ibu. ucap rika sambil terseyum.

__ADS_1


Desi tersenyum mendengar ucapan rika, dia sadar siapa betul cucunya itu, bahkan dulu desi pernah mengikuti gitta saat pulang sekolah, dia selalu turun dari mobil saat melihat ada pengemis dan memberi mereka uang. bahkan desi juga mengetahui kalau gitta juga menjadi donatur dipanti asuhan kelurga wijaya. tapi semua itu hanya menjadi konsumsi desi sendiri, tanpa memberi tahu kepada hendra.


__ADS_2