KIRANA & KARINA

KIRANA & KARINA
Part 16


__ADS_3

Setelah melakukan perjalanan yang cukup lama, akhirnya Al dan Kirana sampai di Indonesia. Sesuai keinginan Kirana, dia meminta untuk tinggal di apartemen Al. Sedangkan Al langsung pulang menuju mansionnya. Dia sudah sangat merindukan Mama dan Adiknya.


"Kamu yakin mau tinggal di apartemen dek?" Tanya Al kepada Kirana.


"Iya kak, aku mau memberi kejutan buat Citra pas hari pernikahannya." Jawab Kirana yakin.


"Baiklah, ayo kakak antar ke apartemen setelah itu kakak langsung pulang." Putus Al setuju dengan keinginan calon adik iparnya.


"Kakak yang terbaik" Kata Kirana tersenyum sumringah.


Al pun mengajak Kirana segera pergi dari bandara.


Setelah perjalanan 20 menit, mereka sampai di apartemen mewah. Kirana segera turun dari mobil dan masuk ke unit apartemen Al. Sedangkan Al langsung menuju mansionnya.


Di depan mansion Sanjaya, para maid sudah berdiri menyambut sang Tuan.


"Selamat datang kembali Tuan Muda" Ucap para maid serempak


"Hmm" Jawab Al cuek.


Al pun segera menuju kamarnya. Dia ingin beristirahat dulu sebelum menemui adiknya dan mamanya.


Di apartemen Al, Kirana menghubungi seseorang yang dia percaya untuk memberikan informasi tentang kakaknya selama dia tinggal pergi.

__ADS_1


"**Bagaimana Kak Karin? apa yang membuat dia tidak menghubungi Kak Al?" Tanya Kirana kepada Doni, orang kepercayaannya.


"Menurut Ray, dia ingin memutuskan hubungan dengan Al karena tidak mau berhubungan dengan keluarga Sanjaya lagi. Dia tidak ingin membuat kamu terluka" Jelas Doni.


"Gila!!! apa sih yang di otak Kak Karin itu. Dia jelas tahu aku gak pernah ada hati sama Mas Adam. Bagaimana bisa aku bakal terpuruk karena berpisah dari dia. Aku cuma belum bisa nerima harus kehilangan anakku saat aku benar-benar bahagia bisa memilikinya, apalagi bisa mengatakan kepada mamanya Mas Adam kalau aku enggak mandul." Kata Kirana kecewa.


"Kira.. kamu kan tahu, Kak Karin itu sangat menyayangimu, dia cuma mau melakukan yang terbaik buat kamu. Kata Ray sihh dia gak jadi mutusin. Entah karena alasan apa." Kata Doni


"Yaudah deh kak, makasih infonya ya.." Ucap Kirana


"Iya sama-sama" Sahut Doni


tut**.


Telvon dimatikan.


"Kak.. aku mau setelah aku nikah kakak juga nikah" Citra memulai obrolan setelah makan malam tadi.


"Iya nunggu calon kakak siap" Jawab Al acuh.


"Emang kakak udah ada calon?" Tanya Citra antusias.


"Ada" Kata Al

__ADS_1


Sedangkan mamanya hanya menyimak obrolan mereka saja.


"Kak, maaf ya.. Kakak ada hubungan kah sama Kirana?" Tanya Kirana pelan takut menyinggung kakaknya.


uhukk..uhukk


Al tersedak kopi yang sedang diminumnya.


"Maksud kamu apa?" Tanya Al merasa aneh.


"Kakak belum tahu? salah satu alasan perceraian Kirana dan Kak Adam adalah bukti perselingkuhan kakak dan Kirana." Kata Citra.


"Siapa yang memberi bukti itu? berani banget" Kata Al mulai emosi.


"Kak Adam. Kata Kak Adam ada yang mengirim foto itu ke rumahnya. Aku sihh gak percaya, tapi aku coba tanya saja sama kakak." Kata Citra membuat Al menghembuskan nafasnya kasar.


"Tidak perlu percaya dek, kamu akan tahu semua nanti saat acara makan malam bersama keluarga besar setelah acara pernikahanmu. Kakak sekalian mau ngenalin calon istri kakak." Kata Al mulai tenang.


"Iya deh kak" Kata Citra percaya.


Setelah mengobrol cukup lama, mereka pun kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat.


"Al, besok mama mau bicara. Kamu jangan pergi kemana-mana dulu" Ucap sang mama sebelum meninggalkan ruang keluarga.

__ADS_1


"Iya ma" Jawab Al.


'Mama mau bicara soal apa ya? kok kelihatannya penting. Mana dari tadi mama diem aja' batin Al.


__ADS_2