KIRANA & KARINA

KIRANA & KARINA
Part 32


__ADS_3

Setelah pulang dari kediaman Sanjaya, Kirana mengurung dirinya di kamar.


"Sebenarnya apa yang membuat kakak pergi? bahkan kakak tidak membawa HP. Kakak benar-benar meninggalkanku sendiri"batin Kirana sendu.


Sedangkan di tempat lain, seorang wanita sedang melamun memikirkan bagaimana nasibnya ke depannya.


"Apa yang harus aku lakukan? bagaimana jika kejadian tadi malam menghasilkan jiwa baru?"


FLASHBACK ON


Karina memisahkan diri dari Kirana, dia ingin menenangkan fikirannya. Tapi siapa sangka saat dia hendak keluar lewat samping ada seseorang yang menarik tangannya dan menyumpal mulutnya hingga masuk ke dalam toilet pria.


"Hemm..hemm" Karina meronta tapi tenaganya kalah kuat dengan orang tersebut. Setelah sampai di dalam kamar mandi orang tersebut melepas tangannya dari mulut Karina. Karina terkejut mengetahui orang tersebut.


"AL!!! APA YANG KAMU LAKUKAN?!" Teriak Karina marah.


"Hussttt jangan teriak sayang" Ucap Al sambil menutup mulut Karina lagi tapi berhasil dihempaskan Karina.

__ADS_1


"Apa maumu?" Tanya Karina ketus.


"Kenapa kamu tidak bisa diperlakukan dengan lembut? apa perlu aku melakukan sedikit kekerasan agar hatimu terbuka?" Geram Al melihat Karina masih menolak dirinya.


"Pergilah Al, cari perempuan lain yang lebih baik dariku. Aku tidak mau menjalin hubungan denganmu lagi. Jangan temui aku lagi!!" Ucap Karina membuat raut wajah Al memerah menahan emosi dan kecewa.


'sakit dadaku' batin Karina.


Tanpa berkata apapun Al langsung menarik tengkuk Karina, dia ******* bibir Karina dengan rakus. Karina terkejut dia mencoba melepaskan diri, namun Al semakin rakus mencumbunya. Bahkan sekarang tangannya sudah berkeliaran di gunung kembar Karina. Karina menggelengkan kepalanya agar Al tidak melanjutkan aksi gilanya.


Al melanjutkan aksinya, dia mulai mencumbu Karina lagi, kali ini lebih lembut hingga Karina ikut terhanyut dalam buaian Al. Al mulai turun mencumbu leher Karina sedangkan tangannya mulai membuka resleting gaun Karina menariknya hingga gaun tersebut jatuh dilantai. Al menatap tubuh Karina yang hanya berbalut dalaman saja dengan penuh gairah.


Al langsung membuka c*l*n* d***m Karina, tanpa menunggu lama dia langsung memasukkan benda pusakanya menuju lubang kenikmatan.


"Akhhh sa..kitttt" Jerit Karina kesakitan sampai meneteskan air matanya.


"Tenang sayang, sakitnya cuma sebentar" Kata Al menenangkan Karina.

__ADS_1


"Ka..mu ja..hat Al.." Ucap Karina terbata-bata.


"*Maafkan aku Karin, hanya dengan cara ini aku bisa mengikatmu" batin Al merasa bersalah


"Aku membencimu Al, tapi aku juga mencintaimu"batin Karina*.


Tak lama kegiatan mereka selesai, Karina segera memakai gaunnya kembali, dia segera keluar dari sana.


"Jangan menemuiku lagi!!" Sentak Karina sebelum pergi meninggalkan Al.


FLASHBACK OFF


"Aku membencimu Al, tapi aku juga sangat mencintaimu" batin wanita itu yang tidak lain adalah Karina.


Karina saat ini sedang berada di suatu daerah terpencil yang hanya sedikit penduduknya. Dia ingin memulai hidup barunya disini. Meninggalkan kota kelahirannya yang membuat dia memiliki banyak masalah.


"Kira.. kakak harap kamu akan baik-baik saja tanpa kakak, padahal belum sehari kakak meninggalkanmu tapi kakak sudah rindu, tapi sekarang kamu sudah ada Mama Papa yang jaga selama kakak pergi, kakak jadi tidak terlalu khawatir meninggalkanmu. Miss you so much Kira"

__ADS_1


__ADS_2