
Adam mengemudikan mobilnya dengan kecepatan penuh. Dia kalut setelah melihat foto istrinya sedang bermesraan dengan lelaki lain, bahkan dia sangat mengenal lelaki itu. Lelaki itu bernama Alvindro Sanjaya, sepupu dari papanya. Dia tidak pernah menyangka bahwa sepupu dan istrinya tega mengkhianatinya. Tanpa ada yang tahu foto tersebut adalah foto palsu. Itu hanya rekayasa Lidia.
"Brengsekkkk!!" umpat Adam ketika mengingat foto tadi.
Setelah lumayan tenang, dia kembali ke rumahnya keesokan harinya. Dia langsung masuk ke dalam kamarnya bersama Kirana untuk istirahat.
Ketika terbangun ketika jam menunjukkan jam 2 siang, dia segera membersihkan dirinya dan turun ke bawah untuk makan.
Baru sampai di ruang tengah, dia bertemu dengan Lidia
"Mas tadi ada surat dari Pengadilan Agama buat kamu, aku gak tau isinya karena suratnya di segel." ucap Lidia kepada Adam
"Lalu mana surat itu sekarang" Tanya Adam
"Sudah aku taruh di meja kerja kamu" Jawab Lidia
Tanpa berkata lagi Adam langsung menuju meja makan. Dia dengan cepat menyelesaikan makannya. Dia ingin segera membuka surat dari pengadilan. Karena setahu dia, dia tidak pernah ada masalah dengan hukum.
tes..
__ADS_1
Air mata Adam tiba-tiba keluar saat baru membuka surat dari pengadilan tersebut. Dia sangat terkejut karena surat itu berisi gugatan perceraian dari istrinya.
'Kira.. kamu yang selingkuh kamu yang menggugat aku.. wanita biadab!! akan aku turutin kemauan kamu!' Geram Adam dalam hati.
Sedangkan di tempat Kirana, dia sedang merenungi nasibnya. Dia berusaha tegar menghadapi semua masalahnya. Mulai dari suaminya yang menikah lagi tanpa konfirmasi padanya, dia yang hamil ketika suaminya sudah menikah lagi. Dan sekarang dia benar-benar akan berpisah dari suaminya. Karena tadi pengacaranya mengatakan kalau surat gugatan cerai sudah di kirim ke rumah Adam.
'Debay harus kuat ya.. meskipun tanpa papa, mama yakin kita masih bisa hidup bahagia.. sekarang cuma debay kekuatan hidup mama.." lirih Kirana sambil mengusap perutnya.
drrttt.. drtttt.. drrtttt..
Handphone Kirana berbunyi
"Halo Cit" Sapa balik Kirana.
"Kira aku kangen bangettt sama kamu.. mau ketemu.. aku kerumah kamu sekarang ya.." ucap orang tersebut.
"Maaf Cit, aku lagi gak ada dirumah. Lain kali saja ya" jawab Kirana
"Yahh padahal udah kangen bangett udah lama gak ketemu karena kesibukanku kerja" ucap sendu orang tersebut yang bernama Citra sahabat Kirana.
__ADS_1
"Maaf banget yahh, soalnya sekarang aku lagi ada di luar kota" Jawab Kirana menjelaskan.
"Loh.. lagi bulan madu ya sama kak Adam?" Goda Citra.
"Ngawur! aku lagi ada kerjaan" Jawab Kirana.
"Emang udah boleh kerja sama pria bucin itu?" Tanya Citra merasa ada yang aneh.
"Boleh kok. Cit aku tutup dulu ya.. mau ketemu orang penting soalnya." Pamit Kirana
"Iya dehh kalau gitu. Selamat bekerja Sayangkuhhh" Ucap Citra lalu menutup sambungan telvonnya.
'Kira, apa yang sebenarnya terjadi kenapa tiba-tiba kamu bekerja. Aku tahu banget kalo kak Adam gak bakal ngijinin kamu bekerja' Batin Citra masih penasaran.
Tiba-tiba ada pesan masuk ke hp Citra.
'DEG'
Citra sangat terkejut karena dia mendapatkan pesan sebuah foto yang memperlihatkan kemesraan kakaknya dan sahabatnya.
__ADS_1
'Apa rumah tangga Kak Adam dan Kirana sedang tidak baik-baik saja? Apa karena foto ini juga?' Lirih Citra yang terkejut.