
Setelah mendapat kiriman foto tersebut, Citra langsung menghubungi Adam.
tut.. tut..
"Halo Cit" Ucap Adam.
"Halo kak.. kakak lagi ada masalah sama Kira?" Tanya Citra to the point.
"Dia selingkuh" Jawab Adam singkat.
"Tapi itu gak mungkin kak.. Ketika dia mencintai seseorang dia akan setia. Buktinya dulu kakak kan sulit untuk mendapatkan hatinya." Kata Citra tak percaya jika sahabatnya dikatakan selingkuh.
"Aku punya buktinya Cit, dia selingkuh dengan kakakmu." Ucap Adam lemah.
"Aku akan cari tahu semua dulu kak, kakak jangan bertindak lebih jauh dulu. Aku tidak ingin ada yang tersakiti dulu." Ucap Citra.
"Percuma Cit, dia udah menggugat cerai kakak." kata Adam dengan suara lemah.
__ADS_1
"Hah? benarkah kak? ya ampun tuh anak. Tapi pasti bukan karena masalah ini aja kan kalian sampai pisah? Kira gak mungkin seperti itu kalau gak ada yang menyakiti hatinya." Ungkap Citra curiga.
"Aku udah gak perduli Cit, Aku tidak akan pernah memaafkan pengkhianatan." Tegas Adam
"Yaudah deh, kakak tenangin fikiran kakak dulu" Kata Citra pasrah.
"Iya" Jawab Adam singkat
Sedangkan di kota lain ada 2 orang yang sedang bertemu. Membicarakan sesuatu yang terlihat sangat serius.
"Sudah aku ajukan. Suratnya panggilannya juga sudah sampai kepada Adam" Jawab laki-laki tersebut.
"Usahakan yang terbaik dan tercepat untuk masalah adikku Rey." Ucap perempuan itu serius.
"Tentu saja Karin, aku udah nganggap adikmu seperti adikku sendiri. Jangan khawatir kalau tidak ada halangan paling cepat 3 bulan sudah keluar surat resmi perceraiannya." Jelas Rey.
Ya lelaki tersebut adalah Rey pengacara yang menangani perceraian Adam dan Kirana. Dan perempuan itu adalah Karina, kakak kandung Kirana.
__ADS_1
"Sudah cukup penderitaannya selama ini Rey, aku gagal membahagiakannya. Bahkan saat terpuruknya sekarang aku tidak ada di sampingnya. Saat dia memberitahuku dia akan bercerai, aku terkejut Rey aku gak menyangka lelaki itu menyakiti hati adikku lebih dalam dari El dulu. Aku mempercayainya untuk membahagiakan adikku, tapi sekarang malah luka lebih dalam yang dia berikan. Hatiku sakit Rey." Ungkap Karina sambil menangis.
"Tenanglah Rin, aku akan selalu ada buat kamu dan Kirana. Kalian sudah aku anggap keluargaku." Ucap Rey menguatkan Karina.
"Kontrakku disini sebentar lagi habis Rey, aku akan kembali ke kota itu lagi, aku akan melindungi Kirana lagi. Aku merindukan kebersamaan kami Rey." Kata Karina.
"Baiklah kalau gitu. Aku tunggu kedatanganmu kembali untuk membahagiakan Kirana." Kata Rey.
"Aku harus pulang sekarang Rin, tugasku sudah selesai. Feli sudah menungguku dirumah." Sambung Rey berpamitan buat pulang.
"Iya Rey, hati-hati dijalan. Sampaikan salamku buat Feli dan Kirana. Aku merindukan mereka." Ucap Karina.
Rey hanya menganggukan kepala, lalu segera pergi meninggalkan Karina.
Karina langsung pulang ke rumah kontrakannya, dia hanya akan tinggal sebulan lagi di sini. Setelah masa kontraknya habis dia akan kembali ke kota kelahirannya dan akan tinggal bersama Karina lagi, adik kesayangannya.
Sedangkan di tempat Kirana, Kirana menangis sesenggukan dikamarnya. Dia mendapat kiriman foto dirinya bersama Alvindro. Dan Dia menangis karena Adam memgiriminya pesan yang sangat menyakiti hatinya. Dia tahu kalau saat ini dia difitnah, diapun tahu siapa wanita asli yang ada difoto tersebut. Karena dia sangat mengenal postur tubuh wanita tersebut meskipun wajah wanita tersebut diganti dengan wajahnya.
__ADS_1