
Setelah sampai rumah, Karina langsung masuk kamarnya. Ray dan Feli langsung pulang karena masih ada kepentingan. Kirana juga sudah beristirahat di kamarnya.
Karina masih termenung, dia masih tidak menyangka akan bertemu mantan asisten mamanya di rumah keluarga Sanjaya.
Flashback on
"Non Karina ya?" Tanya seorang maid kepada Karina.
"Iya, bibi kenal saya?" Tanya Karina penasaran.
"Ini saya non, Bu Rania dulu pernah jadi asisten mamanya Non Karin" Jawab maid yang bernama Rania itu.
"Bu Nia ya?" Tanya Karina, Bu Rania langsung mengangguk. Karina langsung memeluk Bu Rania dengan erat.
__ADS_1
"Bu.. Karin rindu, Kirana juga pasti rindu Ibu," Ucap Karin meneteskan air matanya.
"Ibu juga rindu Non Karin" Jawab Bu Rania ikut meneteskan air mata juga.
"Bu, setelah Ibu berhenti keluarga Karin berantakan. Papa berselingkuh, Mama meninggal dalam kecelakaan Bu, Karin dan Kira hancur.. hiks" Karin semakin sesenggukan dipelukan Bu Rania.
"Innalillahi, jadi Nyonya sudah meninggal non?" Tanya Bu Rania kaget.
"Iya Bu, Kirana yang bersama Mama waktu kecelakaan itu, sedangkan Karin masih berada di Jogja liburan bersama acara sekolah" Jawab Karin mulai melepas pelukannya.
"Maksud Bu Nia apa? Bukankah Pak Wisnu Sanjaya Papanya Adam?" Tanya Karina penasaran.
"Iya benar Non, Pak Wisnu mantan kekasih Nyonya, tetapi harus berpisah karena Pak Wisnu dijodohkan dengan Bu Susan. Pak Wisnu tidak pernah mencintai Bu Susan, dia tetap mencintai Nyonya, hingga akhirnya Nyonya dilamar oleh Tuan. Karena menuruti perkataan orangtuanya Nyonya menerima lamaran Tuan. Meskipun awalnya tidak ada cinta tapi lama-lama Nyonya membalas perasaan cinta Tuan. Hingga lahirlah Non Karin ke dunia ini." Kata Bu Rania menceritakan kisah masa lalu yang rumit orangtuanya.
__ADS_1
"Tapi Bu, kenapa bukan Tante Susan yang punya dendam kepada aku dan Kira? melainkan ada orang lain yang punya dendam kepada aku dan Kira terutama kepada Mama." Karina mulai bertanya tentang musuh yang selalu ingin menfhancurkan dia dan Kirana.
"Bu Susan tidak pernah tahu tentang kalian. Non tahu dari mana soal seseorang yang selalu mengganggu kalian itu?" Tanya Bu Rania.
"Dari Kirana Bu, tapi Kirana tidak pernah mau bilang siapa orangnya." Jawab Karina.
"Baiklah Non, kapan-kapan saya akan menemui Non Kirana langsung, saya akan bertanya langsung. Kalau begitu saya harus bekerja kembali. Nanti saya dipecat Tuan Muda Al Non." Bu Rania pamit mau kembali bekerja.
"Baiklah Bu, ini pegang kartu nama saya. Disitu ada nomor telvon saya." Karina menyodorkan kartu namanya.
"Baik Non" Bu Rania segera pergi meninggalkan Karina.
"Aku tidak boleh berhubungan dengan Keluarga Sanjaya lagi, Nanti kalau Tante Susan tahu tentang aku dan Kirana dia akan lebih menyiksa batin Kirana lagi. Aku akan memutuskan hubunganku dengan Al."batin Karina
__ADS_1
Flashback Off
Sebenarnya Karina masih sangat mencintai Al, tetapi demi kebaikan dan kesehatan Kirana dia harus rela berpisah dengan Al. Andai saja dia tahu dari dulu, mungkin Kirana saat ini tidak harus menjadi janda. Dan dia pun tidak akan bertemu dan jatuh cinta dengan Al. Hatinya saat ini masih terasa sakit ketika dia memutuskan hubungan sepihak dengan Al. Dia selalu berdoa semoga Al mendapatkan yang lebih baik dari dirinya.