
Setelah itu ia kembali ke kamar lalu menuju ranjang dan mulai tertidur.
*****
Pagi harinya Alexa bangun dari tidurnya sambil mengucek kedua matanya,ia mulai meregangkan otot tubuhnya.
"Wah sepertinya aku sangat lelah, karena hari ini tubuhku begitu sakit dan pegal-pegal."Ucap Alexa,lalu ia bangkit dari tempat tidur dan berjalan menuju lemari.
"Sepertinya aku hari ini memakai dress saja,dress ini cukup menarik aku ingin memakai ini"Ucap Alexa lalu mengambil dress berwarna hijau tosca di dalam lemari pakaian.
Lalu ia berjalan menuju kamar mandi dan memulai ritual mandinya.
Sekitar 5 menit akhirnya Alexa sudah selesai mandi,ia keluar dengan tubuh segar dan jangan lupa drees yang ia gunakan menambah kesan cantik pada dirinya dengan warna dress hijau tosca.
Alexa langsung berjalan ke arah meja rias,ia menatap dirinya sendiri di pantulan kaca
"Hari ini Dimas dan aku akan bertunangan,setelah acara pertunangan ini aku akan melancarkan aksi ku,aku akan kabur dari rumah.Maafkan aku kak rendhard,ayah aku mencintai kalian." Ucap Alexa sambil tersenyum kecut
Alexa memoleskan sedikit bedak di wajahnya setelah itu ia memoleskan lipstik berwarna pink ke bagian bibirnya,ia kembali menatap dirinya di pantulan kaca itu.
"Aku ini begitu menyedihkan sekali seharusnya aku bisa menjalani kehidupan sendiri,bukan seperti ini yang di paksa bertungan dengan pria kejam seperti Dimas,apa aku salah bila aku memilih jalanku sendiri...aku kira setelah aku di pindahkan ke Paris aku akan bahagia tapi kenyataannya salah besar disini aku hanya menderita"Ucap Alexa sedih
Ia bangun dari duduknya dan berjalan ke arah pintu kamar,Alexa keluar dari kamarnya dan menuju ruang tamu.
Ia hari ini akan menunggu kedatangan Dimas
"Uh..aku harus pintar berakting hari ini,jika tidak pria kejam itu pasti akan mengancam ku lagi"Ucap Alexa tersenyum miris
Ia melihat ke arah sang kakak yang sedang berjalan ke arahnya.Kakaknya ini begitu tampan ia tampak sempurna dengan balutan tuxedo di tubuhnya,Alexa yang melihat sang kakak tercintanya hanya tersenyum.
"Hai adik,apa aku tampan menggunakan tuxedo ini?"Ucap rendahard kepada sang adik
"Tentu kak,kau yang paling tampan setelah ayah."Ucap Alexa tersenyum tulus
"Kau bisa saja kakakmu ini jadi besar kepala loh"Ucap rendahard sambil terkikik geli
Alexa yang melihat itu hanya geleng-geleng kepala
"lexa,kakak seneng deh akhirnya kamu menerima pertungan dan perjodohan ini,Dimas itu benar-benar cinta loh sama kamu kakak bisa lihat dari matanya"Ucap rendahard sambil tersenyum lebar
Alexa yang mendengar ucapan sang kakak hanya tersenyum kecut
"Kakak tidak tau saja sifat asli Dimas"(Batin Alexa)
"Iya kak Alexa juga ngak nyangka bisa menerima perjodohan dan pertungan Dimas"Ucap Alexa pura-pura bahagia
__ADS_1
"Kakak bahagia jika kamu bahagia Alexa"Ucap rendahard lalu memeluk tubuh sang adik
Alexa yang di peluk seperti itu hanya tersenyum,Alexa langsung mengeratkan pekukannya dengan sang kakak.Sebenarnya ia ingin sekali bercerita dengan rendahard tentang apa yang sudah di lakukan Dimas kepadanya,tapi bibirnya seakan tertutup rapat.
"Adik kalau kau nantinya memiliki masalah ceritakan saja semua ke kakak ya, kakak pasti siap membantu'Ucap rendhard lembut
"Iya kak pasti"
Baru saja rendhard ingin berbicara lagi tiba-tiba suara Dimas terdengar dari arah belakang.
"Dia tidak akan mempunyai masalah aku akan selalu menjaganya"Ucap Dimas tegas
Alexa yang mendengar itu langsung melepaskan pelukannya dari sang kakak di lihatnya Dimas yang sudah berdiri di belakang kakaknya rendahard.
Dimas mentap tajam mata Alexa,Alexa yang di tatap itu hanya menunduk ia merinding dengan tatapan yang di berikan Dimas kepada nya.
"Dimas?..ah calon adik ipar kau sudah datang"Ucap rendahard lalu mendekat ke arah Dimas
."Iya kak,aku baru saja datang dengan ayah"Ucap Dimas
"Lalu di mana ayahmu?"Ucap rendahard bertanya
"Ayah bersama dengan om abimanyu di depan kak"
"Oh begitu ya sudah aku tinggal kalian berdua ya,aku ingin bertemu dengan ayahmu dim"Ucap rendahard lalu pergi dari hadapan Alexa dan Dimas
Saat Alexa ingin pergi dari hadapan Dimas, tiba-tiba tangannya di cekal oleh Dimas
"Kau ingin kemana?"Ucap Dimas tajam
"Aku ingin ke dapur sebentar,lepaskan tanganku"Ucap Alexa menatap tajam mata Dimas
"Calon tungannya Dateng bukanya di sambut,kenapa malah pergi"Ucap Dimas tajam
"Itu bukan urusanmu,aku sudah menuruti ucapanmu ya!!sekarang lepasakan tanganku"Ucap Alexa marah
"Tidak..."
"Kau ini kenapa,apa belum puas kamu memperlakukan aku seperti ini?Tolong jangan ganggu aku lagi,aku mohon...aku capek..aku sudah menuruti permintaan mu"Ucap Alexa sambil terisak
"Jangan menangis di depanku,Kau ingat ya aku tidak akan pernah melepaskanmu!!!Apa kau lupa dengan perkataanku semalam?"Ucap Dimas dingin
"Iya aku ingat...apa kau puas ha!!!sekarang lepaskan tanganku"Ucap Alexa lalu menepis tangan Dimas
Alexa langsung berlari ke arah kamarnya,ia langsung menutup pintu kamarnya dan terduduk menangis di lantai.
__ADS_1
"Aku capek..hiks...hiks...kenapa sih..semua nya hanya percaya dengan Dimas saja"Ucap Alexa sambil menangis
Tiba- tiba pintu kamar Alexa di ketuk oleh seseorang,siapa lagi kalau bukan Dimas
Ya..Dimas dari tadi mengikuti Alexa hingga ke kamar
Tok...tok...
Alexa yang mendengar suara ketukan pintu itu langsung cepat-cepat mengahapus air matanya,ia lalu berdiri dan membuka pintu kamarnya.
Dilihatnya Dimas yang berdiri sambil menaruh ke dua tangannya di dalam kantong celana
"Mau apa?"Ucap Alexa kesal
"Cepat turun acara pertunangan kita akan segera di mulai"Ucap Dimas dingin
"Iya"Ucap Alexa singkat
"Aku akan menunggu mu,jangan lama-lama"
"Kau tidak perlu menunggu ku,turun saja duluan aku akan menyusul"Ucap Alexa kesal
"Tidak!!!Aku akan menunggu,jangan membantah lagi'Ucap Dimas tajam
Alexa tidak menjawab ia langsung menutup pintu kamarnya
Setelah menunggu sekitar 2 menit akhirnya Alexa sudah keluar dengan keadaan sedikit fresh bahkan matanya sudah tidak terlihat seperti orang yang baru selesai menangis.
Alexa berjalan mendahului Dimas tapi saat di ingin turun dari tangga tangan Alexa kembali di cekal oleh dimas.
"Pegangan nanti mereka akan mengira kita sedang marahan"Ucap Dimas dingin
Alexa langsung menggenggam telapak tangan dimas, tiba-tiba saja Alexa merasa hatinya menghangat ia tidak mengerti dengan dirinya sendiri.Ia merasa sedikit nyaman saat mengenggam tangan Dimas.
"Ayo"Ucap Dimas
lalu mereka berjalan beriringan menuju ruang makan.Alexa dan Dimas duduk berdampingan di kursi meja makan itu.
Abimanyu, rendhard serta Jason yang melihat itu langsung tersenyum
"Baik sekarang acara pertunangan nya di mulai ya"Ucap Abimanyu
"Sekarang Dimas pasangkan cincin di jari Alexa,lalu Alexa juga memasangkan cincin di jari Dimas"Ucap Jason
Dimas langsung mengeluarkan kota cincin dari kantung celananya,ia membuka kotak cincin itu dan terlihatnya sepasang cincin berlian indah yang terpampang di kotak itu.
__ADS_1
Dimas langsung mengambil cincin itu dan memasangkan ke jari Alexa,begitu juga dengan Alexa.