
Pagi harinya Dimas sudah rapi dengan menggunakan setelan jas kerja lengkap, hari ini ia berencana ingin mencari Alexa dan membawanya ke apartemen barunya.
Jam 08.00 Dimas sudah berada di dalam ruang kerjanya, mata elangnya menatap fokus ke arah layar monitor komputer.
Rahang kokohnya mengeras kala ia melihat Alexa yang sedang asik mengobrol dengan seorang pria yang berbeda dari pria yang ia pukul kemarin.
Padahal Alexa hanya mengobrol dengan petugas kebersihan hotel.
Ya, Dimas memang sudah mengintai Alexa sejak kemarin bahkan kamera cctv kamar Alexa sudah di sadap oleh Dimas.
Dimas mengepalkan tangannya bahkan kuku-kuku jarinya mulai memutih.Di saat ia melihat Alexa yang sedang memegang pundak petugas kebersihan itu.
"Sial petugas kebersihan itu, berani sekali dia menyentuh wanitaku, rupanya dia tidak butuh pekerjaan lagi ya." Gumam Dimas sambil menyeringai
Dimas langsung mengambil telpon kantor yang ada di atas meja kerjanya lalu ia menghubungi Doni sekertarisnya itu.
"Hallo tuan, ada yang bisa saya bantu." Ucap Doni saat telpon itu tersambung
"Doni pecat petugas kebersihan yang baru saja datang ke kamar Alexa." Ucap Dimas dingin
" Tapi kenapa tuan, apa dia melakukan kesalahan?" Ucap Doni was-was
"Aku tidak butuh pertanyaan mu, kerjakan saja apa yang aku perintahkan!!! apa kau juga ingin di pecat?" Ucap Dimas dingin
"Tidak tuan maafkan saya, baik saya akan melakukan perintah tuan, kalau begitu saya tutup telponnya dulu." Ucap Doni gugup
Setelah sambungan telpon itu terputus Dimas kembali melihat ke arah layar monitor komputer nya itu.
Dilihatnya Alexa yang sedang duduk di sofa sambil memainkan benda pipih nya itu.
"Tunggu kedatangan ku Alexa, aku akan menjemputmu." Ucap Dimas sambil menyeringai
******
Di lain tempat Alexa sedang asik membalas pesan dari Andre sahabat nya itu.
Padahal begitu banyak panggilan masuk dan pesan dari sang ayah dan kakaknya rendahard, tapi Alexa malah tidak menghiraukan itu.
Alexa berdiri dari duduknya ia berjalan ke arah kasur, lalu menaruh hpnya itu di atas bantal, ia kembali berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya itu.
Alexa hari ini berencana ingin mencari guru homeschooling sekaligus mencari pekerjaan part time sebagai tambahan untuk bertahan hidup.
5 Menit kemudian Alexa sudah keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk sebagai penutup tubuhnya, ia berjalan ke arah lemari dan mengambil pakaian rapi untuk ia gunakan mencari pekerjaan.
__ADS_1
Alexa memilih rok ketat pendek berwarna hitam dan baju kemeja putih lengan pendek.
Sesudah memakai setelan seragam itu, Alexa langsung berjalan ke arah meja rias.
Ia memoleskan bedak dan sedikit sentuhan lipstik berwarna pink di bagian bibirnya, lalu ia melepas cepolan rambut nya itu dan mengerai rambut panjangnya.
Ia menyisir rambut panjangnya itu dengan sangat lihai dan setelah itu, ia memberikan jepitan cantik di Bagian rambut panjangnya.
Jam 09.00 Alexa keluar dari gedung bertingkat itu, ia berjalan dengan anggun menggunakan sepatu high heels dan baju ketatnya itu memperlihatkan bagiamana lekuk tubuh indahnya, kaki jenjangnya berjalan dengan sempurna di atas trotoar jalanan.
Semua mata tertuju ke arahnya, Alexa hanya berjalan cuek tanpa mengindahkan semua mata orang-orang yang ada di jalan itu.
Sesampainya di depan cafe Flower Alexa langsung membuka pintu dengan begitu pelan, ia berjalan ke arah meja barista lalu duduk di kursi kosong depan meja itu.
Pria yang sedang asik membuat minuman itu langsung tertuju ke arah Alexa yang sedang duduk di depan mejanya itu.
"Mbak..., apa mau pesen minuman?" Tanya Pria itu kepada Alexa
" Ah.., tidak kak aku ke sini ingin melamar pekerjaan apa betul di sini ada lowongan pekerjaan, kemarin aku lihat di internet kalau cafe ini mencari pelayan."
" Ah..., kebetulan disini memang mencari seorang pelayan wanita." Ucap pria itu
" Ah.., jadi benar kalau begitu perkenalkan aku Alexa." Ucap Alexa seraya mengulurkan tangan mungilnya itu.
"Aku Wiliam." Ucap pria yang bernama Wiliam itu.
"Jadi aku harus masukin lamaran pekerjaan ku dimana?" Tanya Alexa kepada wiliam
" Kau tidak perlu memasukan lamaran, aku disini bosnya bagaimana mulai sekarang kau langsung bekerja." Ucap Wiliam seraya tersenyum manis.
" Wah terimakasih ya, ternyata kau bosnya maaf jika aku tidak sopan tadi." Ucap Alexa malu-malu
"Santai saja, oh iya ini seragam pelayanmu ya." Ucap Wiliam seraya menyerahkan seragam kepada Alexa
"Trimaksih pak Wiliam." Ucap Alexa ramah
"Jangan memanggilku pak, panggil saja wiliam sepertinya umur kita tidak jauh beda." Ucap Wiliam
"Aku tidak enak, kau kan bosku." Ucap Alexa seraya mengaruk kepalanya.
"Ah.., jangan seperti itu santai saja anggap saja kita berteman ya." Ucap Wiliam malu-malu
"Ah baiklah kalau begitu pak, upss maksud aku Wiliam." Ucap Alexa gugup
__ADS_1
Wiliam yang melihat itu hanya terkekeh geli
"Ya sudah Wiliam aku mau ganti seragam dulu ya, kalau boleh tau kamar mandi sebelah mana?" Ucap Alexa
"Kamar mandi ada di belakang Alexa, kau bisa bertanya kepada pelayan lain yang berada di belakang." Ucap Wiliam santai
"Ya sudah aku kebelakang dulu ya." Ucap Alexa
"Iya..." Ucap Wiliam seraya tersenyum
Alexa langsung berjalan ke arah belakang, ia menengok ke kanan dan ke kiri mencari arah kamar mandi.
Tiba-tiba saja pundaknya di tepuk oleh seseorang dari arah belakang.
"Ah..., aduh kaget aku." Ucap Alexa sambil mengelus dadanya.
"Mbak mau cari apa?" Ucap pelayan wanita
"Maaf, perkenalkan aku Alexa pelayan baru disini." Ucap Alexa seraya mengulurkan tangannya
"Wahh kau pelayanan baru, namaku Rere." Ucap Rere membalas uluran tangan Alexa
"Senang berkenalan denganmu." Ucap Alexa seraya tersenyum
"Aku juga senang berkenalan denganmu, akhirnya aku punya teman baru disini.Oh iya apa kamu butuh sesuatu." Ucap Rere seraya tersenyum manis
"Aku ingin mencari kamar mandi tapi ngak tau kamar mandinya di mana."
"Ya sudah biar aku antar, ayo ikut aku." Ucap Rere sambil menarik tangan Alexa
Sesampainya di kamar mandi Alexa langsung masuk ke dalam ruangan itu.
3 menit kemudian Alexa sudah rapi dengan seragam pelayanannya itu.
"Re, terimakasih ya sudah mau mengantar dan menunggu ku." Ucap Alexa
"Ah tidak masalah kok, kita kan teman." Ucap Rere
"Tapi Re, kenapa baju ini begitu pendek dan ketat bagian atasku begitu terlihat." Ucap Alexa tidak nyaman
"Di cafe ini memang seperti itu, tapi kau tenang saja di sini tidak ada yang berani macam-macam kok."Jelas Rere
"Oh begitu, tapi aku merasa sedikit risih." Ucap Alexa sambil menarik-narik bajunya itu
__ADS_1
"Sudahlah, lama-lama kau akan terbiasa, ayok kita keluar." Ucap Rere sambil menarik tangan Alexa.