
KEESOKAN HARINYA
Butik Mawar
Alexa dan Dimas kini sudah berada di dalam butik mawar hari ini Alexa akan fitting baju pernikahan dengan langkah pelan dan kepala yang asik menunduk Alexa berjalan melewati para karyawan di butik itu.
Tangan kanan Alexa di genggam erat oleh Dimas, sampai akhirnya mereka masuk ke dalam ruangan khusus.
"Haii Dimas madam udah siapin nih baju pengantin untuk calon istrimu." Ucap Madam Nola.
"Hai Nola sudah lama tidak bertemu." Ucap Dimas datar.
"Kamu masih saja bersikap dingin dan cuek kita sudah lama berkawan, oh iya ini pengantin wanitanya ya? Ucap Madam Nola sambil menunjuk ke arah Alexa.
Alexa hanya memutar bola matanya kerena merasa jengah.
"Ya dia pengantin wanitaku."
"Wahh pengantinnya terlalu muda ternyata pria matang sepertimu suka daun muda seperti dia ya." Ucap Madam Nola.
"Bukan urusanmu, cepet Carikan dia baju yang pas untuk pernikahan besok."
"What? apa kamu gila besok kamu sudah akan menikah?" Ucap Madam Nola tidak percaya
"Jangan banyak bicara." Ucap Dimas kesal.
"Oke... oke, hai cantik sini mendekatlah aku akan memilihkan kamu baju pengantin yang cantik sama seperti dirimu." Ucap Madam Nola sambil menarik tangan mungil milik Alexa.
Alexa hanya menurut saat tangannya di tarik untuk mengikuti madam Nola ke arah kamar ganti.
"Nah ini baju pengantin yang bernuansa putih biru, kamu akan cantik dengan balutan baju pengantin ini." Ucap madam Nola sambil menyodorkan baju pengantin ke arah Alexa.
"Baiklah terimakasih."
"Cepat pakai jangan lama-lama nanti calon suamimu bisa marah-marah tidak jelas." Ucap Madam Nola sambil terkikik geli.
"Oke, apa madam bisa menunggu ku di luar."
"Tentu saja bisa, aku akan menunggu mu di luar."
Madam Nola pun melenggang pergi, kini Alexa berdiri di dalam ruang ganti baju dengan membawa baju pengantin.
"Indah sekali baju ini." Ucap Alexa
Alexa langsung mencoba baju pengantin itu, butuh beberapa menit akhirnya balutan baju pengantin itu sudah tersemat pada tubuhnya yang indah itu.
Alexa keluar dari kamar ganti melangkahkan kakinya dengan ragu. Madam Nola yang mendengar ada suara langkah kaki yang mendekat ke arahnya langsung membuat madam Nola cepat-cepat membalikan badannya dan melihat ke arah Alexa.
__ADS_1
Mata madam Nola terus mentap Alexa dengan penuh minat ia begitu takjub dengan keindahan yang ia lihat sekarang, balutan baju pengantin yang di gunakan oleh Alexa ini begitu pas pada tubuh Alexa yang mirip body bak gitar sepanyol itu sungguh indah di pandang.
"Wahhh kamu cantik sekali, ternyata Dimas benar-benar pintar mencari calon istri." Ucap Madam Nola.
Madam Nola mendekat ke arah Alexa ia tersenyum senang melihat wajah cantik Alexa.
"Kamu cantik, kalau aku setuju sekali jika kamu yang menjadi pengantin wanitanya kalau sih Clarisa itu sih aku ngak akan pernah setuju." Ucap Madam Nola
Alexa menaikan sebelah alisnya saat mendengar ucapan madam Nola yang menyebut nama Clarisa si mantan pacar Dimas.
"Ekhmm.. apa kamu kenal dengan wanita yang bernama Clarisa?" Tanya Alexa.
"Tentu saja aku mengenalnya."
"Apa kamu tahu Kenapa Dimas bisa putus dengan wanita itu?"
"Itu karena..." Belum sempat berbicara tiba-tiba suara Dimas memotong perkataan Madam Nola.
"Alexa." Panggil Dimas.
Alexa mengalihkan tatapannya ke arah Dimas.
"Dimas." Ucap Alexa kaget.
"Kenapa masih di sini, aku dari tadi menunggu mu di luar ayo cepat ke sini." Ucap Dimas.
Alexa mendekat ke arah Dimas yang sudah berdiri dan sudah menggenakan baju tuxdo.
"Ehh iya.. iya tunggu sebentar." Ucap Alexa
Alexa berjalan mendekat ke arah Dimas, saat sampai di hadapan Dimas tiba-tiba pinggang Alexa di rangkul oleh Dimas.
Alexa hanya diam mematung kerena perlakuan Dimas yang secara tiba-tiba itu.
"Kita akan berfoto jadi siapakan dirimu ya." Ucap Dimas.
Alexa hanya tersenyum membalas ucapan Dimas.
Dimas membawa Alexa keluar dari ruang ganti mereka berdua berjalan beriringan menuju ke arah ruangan yang bernuansa pantai, ruangan ini adalah tempat di mana Alexa dan Dimas akan melakukan foto prewedding.
Alexa menatap ke sekeliling ruangan " Indah " Itu satu kata yang saat ini benar-benar ingin di ucapan oleh Alexa.
"Apa kamu akan diam di sana?" Tanya Dimas.
"Tidak, aku ikut denganmu." Ucap Alexa.
Dimas membawa Alexa berdiri tepat di atas panggung berbentuk hati, mereka berdua mulai melakukan sesi foto.
__ADS_1
Hampir 25 menit mereka menghabiskan waktu sesi foto kini Alexa sudah berada di ruang ganti baju untuk menganti pakaiannya yang semula ia gunakan.
"Akhirnya selesai juga badan aku pegel banget." Gumam Alexa.
Madam Nola mendekat ke arah Alexa yang sedang berdiri di pintu ruang ganti baju.
"Ayo ganti bajunya dulu, madam tunggu kamu di lobi ya." Ucap Madam Nola
"Iya." Ucap Alexa singkat.
Madam Nola pergi begitu saja meninggalkan Alexa yang masih berdiri di ambang pintu, ia berjalan masuk ke dalam ruang ganti lalu mengunci pintu ruangan itu.
Dengan cepat Alexa membuka baju pengantin itu. Ia langsung memakai baju yang semula ia gunakan saat datang ke butik ini.
Setelah selesai mengganti baju Alexa berjalan keluar dari ruang ganti, ia melangkahkan kakinya menuju ke arah lobi tepat di sana sudah berdiri Dimas dan madam Nola, Alexa melihat ke arah Dimas dan madam Nola yang sedang berbincang.
Wajah mereka begitu serius Alexa bersembunyi di balik dinding untuk menguping apa yang sedang di bicarakan mereka berdua.
Karena jarak mereka lumayan jauh sehingga Alexa tidak terlalu bisa mendengar apa saja yang sudah mereka bicarakan.
"Sial jarakku terlalu jauh." Ucap Alexa mengeram marah.
Alexa menutup wajahnya dengan telapak tangan mencoba berjalan mengendap-endap menuju ke arah tembok sebelah yang jaraknya lumayan dekat dengan mereka berdua.
Tap... tap.. tap...
Langkah terakhir Alexa akhirnya berhasil ia langsung menyandarkan tubuhnya di sisi tembok.
Alexa menarik nafas dalam-dalam karena merasa stok nafasnya habis.
"Fiuhh demi mencari tahu aku harus rela seperti ini." Gumam Alexa.
Saat Alexa mencoba untuk mendengar ucapan Dimas. Alexa malah mendengar kata vulgar yang sedang di bicarakan Dimas ia langsung bergidik ngeri, Alexa menutup kedua telinganya.
"Tidak aku pikir Dimas membicarakan rahasia penting kepada madam Nola tapi ternyata akhh... sial telingaku sudah mendengar hal yang menjijikan itu." Ucap Alexa sambil memukul kepalanya.
"Kenapa berdiri disini." Ucap Dimas yang tiba-tiba datang sambil memegang pundak Alexa.
Alexa begitu kaget mendengar suara Dimas yang tiba-tiba muncul.
"Kamu?" Ucap Alexa.
"Kenapa, kamu ngapain di sini bukannya temuin aku malah berdiri di sini ah... aku tau jangan-jangan kamu lagi dengerin pembicaraan aku sama madam Nola ya?" Ucap Dimas.
Alexa mendorong tubuh Dimas hingga menjauh darinya.
"Kamu ngomong apa sih aku tadi lagi perbaikan baju makanya berdiri di sini mana aku tahu kamu ada di situ terus mana mungkin aku nguping pembicaraan kalian." Ucap Alexa membela diri.
__ADS_1
"Benarkah?" Tanya Dimas sambil menikan sebelah alisnya.
"Te... tentu saja sudah sana minggir." Ucap Alexa terbata-bata.