Kisah Cinta Alexa

Kisah Cinta Alexa
Pertemuan Ayah dan Alexa


__ADS_3

Alexa memasuki mobil hitam Ferarri milik Dimas. Alexa tidak menyangka bahwa Dimas membelikannya mobil yang begitu bagus.


Alexa melajukan mobil Ferarri itu keluar dari halaman apartemen Dimas. Kini tujuan Alexa adalah pulang ke hotel lalu setelah itu pergi ke rumahnya untuk mencari kakaknya yaitu Rendahard.


1Jam kemudian akhirnya Alexa sampai di parkiran hotel tempat ia tinggal, Alexa turun dari mobil sambil membawa kunci di jari manisnya itu.


Alexa berjalan masuk ke dalam gedung tinggi itu, menaiki lift menuju ke arah kamarnya yang berada tepat di lantai tiga.


Tingg!! Bunyi pintu lift itu terbuka. Alexa keluar dari dalam lift dan berjalan ke arah kamarnya.


Alexa membuka pintu hotelnya dan masuk ke dalam kamarnya itu.


"Uhh... akhirnya sampai juga." Ucap Alexa seraya mengehela nafas panjang.


"Ini semua gara-gara Dimas, sebenarnya sekarang aku sudah homeschooling tapi karena dia aku jadi ngak bisa belajar deh bagiamana nasib pendidikan aku kalau Dimas terus menyekap aku di rumahnya." Ucap Alexa sambil menggaruk kepalanya.


Alexa mengambil hpnya yang berada di atas sofa, ia melihat pesan masuk serta panggilan masuk dari Devan dan Andre.


"Astaga banyak sekali panggilan masuk dan pesan dari mereka." Ucap Alexa sambil menatap ke arah layar hpnya itu.


Alexa mendaratkan bokongnya di atas sofa empuk itu, ia memijit pelipisnya agar pusing di kepalanya sedikit berkurang.


"Aku benar-benar kacau hari ini, aku harus bisa mencari keberadaan Clarisa bagiamana pun juga, aku benar-benar sudah malas melihat wajah Dimas." Gumam Alexa.


Alexa mencari nomor Devan di kontaknya, akhir-akhir ini memang Alexa sudah tidak berkunjung lagi ke rumah sakit tempat Devan di rawat. Alexa memutuskan untuk menghubungi Devan dan menanyakan kabar teman prianya itu.


Sambungan telpon pun terhubung terdengar suara Devan di sebrang sana.


"Hallo Alexa." Ucap Devan


"Hallo Dev, bagiamana keadaanmu?"


"Aku sudah sembuh Lex, dan aku sudah pulang ke rumah." Ucap Devan


"Wah syukurlah maaf ya aku ngak sempat jenguk kamu."


"Iya ngak papa kok, oh iya Lex kamu kemana aja kemarin aku telpon kok ngak di angkat?"


"Maaf ya aku ngak tahu kalau kamu telpon aku, kemarin aku baru pertama kali kerja jadi ngak sempat main hp"


"Jadi kamu kerja Lex? kok bisa, emang ayah kamu ngak kasih uang."


"Ceritanya panjang aku ngak bisa cerita ke kamu, oh iya Dev aku udah ngak sekolah lagi di high school deandles."


"Kenapa?"


"Ada masalah tapi kamu tenang aja aku ikut homeschooling loh."


"Kamu punya Masalah apa Lex? meskipun kita baru kenal tapi seenggaknya aku juga temen kamu, apa kamu ngak bisa cerita ke aku."


"Belum saatnya Dev, aku benar-benar ngak bisa cerita ke kamu."

__ADS_1


"Iya ngak papa aku ngerti kok, kamu harus kuat ya hadapin masalah itu kalau kamu butuh bantuan kamu tinggal kasih tahu aku aja "


"Makasih ya Dev."


"Iya Alexa sama-sama."


"Dev aku boleh minta tolong ngak?"


"Minta tolong apa?"


"Aku lagi cari orang tapi aku ngak tahu wajahnya seperti apa, intinya wanita itu bernama Clarisa dia itu pacar dari Dimas orang yang pukul kamu waktu di cafe itu."


"Dimas yang tunangan kamu itu?"


"Iya Dev, aku ngak sengaja dengar kalau Dimas ini dulu punya mantan kekasih, jadi aku berencana mempertemukan Dimas dengan mantannya itu biar aku ngak jadi tunangan sama dia."


"Aku bisa bantu kamu, tadi namanya Clarisa kan? kebetulan aku punya temen yang pintar cari informasi orang lain, aku akan suruh temen aku nyelidikin nama Clarisa mantan si Dimas itu."


"Wah yang bener maksih ya Dev, maaf kalau aku ngerepotin kamu."


"Udah tenang aja."


"Ya udah Dev, aku mau pulang kerumah dulu ini aku lagi ada di luar aku tutup telponnya dulu ya."


"Iya Alexa."


Sambungan telponpun terputus, Alexa memasukan benda pipih itu ke dalam kantung celananya, ia bangkit dari duduknya dan berjalan keluar dari kamar hotelnya itu.


Dengan langkah panjang Alexa berjalan keluar gedung hotel dan menuju tempat parkir mobil.


Alexa menjalankan mobil itu menuju ke arah rumahnya.


Menghabiskan waktu cukup lama akhirnya Alexa sampai juga di tempat tinggalnya itu.


Tin...tin... (Bunyi klakson mobil Alexa)


Terlihatlah pak Cahyo yang berlari keluar menuju arah pintu gerbang, pak Cahyo membuka pintu itu dan masuklah mobil Alexa ke halaman rumah.


Mobil Ferarri Alexa sudah terparkir di halaman rumah, Alexa turun dari mobil.


Pak Cahyo yang melihat itu adalah nona mudanya langsung berlari ke arah Alexa.


"Non Alexa." Panggil pak Cahyo sambil mendekat ke arah Alexa


"Eh pak Cahyo apa kabar pak?"


"Baik non, syukurlah nona akhirnya pulang tuan besar dan tuan muda begitu hawatir non." Ucap pak Cahyo


"Aku tahu pak, makanya aku pulang maaf membuat kalian semua hawatir."


"Iya nona, Nona kemana aja selama ini?"

__ADS_1


"Aku tidak kemana-mana pak, aku hanya berada di rumah Dimas."


"Ah syukurlah kalau nona tinggal di rumah tuan Dimas."


"Iya pak, kalau begitu saya ke dalam dulu ya."


"Baik nona." Ucap pak Cahyo


Alexa langsung melangkahkan kakinya menuju ke dalam rumahnya itu.


Baru beberapa hari tapi Alexa sudah begitu rindu dengan rumahnya ini, apalagi dengan ayah serta kakaknya itu.


"Alexa..." Panggil Rendhard sambil berlari ke arah Alexa.


"Kakak."


"Alexa kamu kemana aja, kakak hawatir." Ucap Rendhard sambil menjitak kepala adiknya itu.


"Aduh kak sakit, aku ngak kemana-mana aku tinggal di rumah Dimas." Ucap Alexa.


"Kamu bohong, Dimas aja mencari kamu mana mungkin beberapa hari ini kamu berada di rumah Dimas."


"Sebenarnya aku tinggal di hotel kak, lalu Dimas mencari ku ke hotel dan membawaku untuk tinggal bersamanya."


"Dasar anak bodoh kamu tega sekali ya kabur dari rumah, ayah begitu tersiksa memikirkan anak bandel seperti kamu."


"Maaf kak waktu itu aku terlalu berpikir pendek dan tidak tahu resikonya seperti apa, tapi sekarang aku menyesal." Ucap Alexa


"Kalau tahu begitu besok jangan di ulangi lagi, sekarang kamu cari ayah di kamar minta maaf sama dia."


"Baik kak, aku akan ke kamar ayah."


"Iya." Ucap Rendhard singkat


Alexa langsung berjalan ke arah kamar ayahnya itu.


Tok...tok..


"Masuk." Ucap Abimanyu dari dalam kamar.


Alexa menarik nafas panjang ia begitu gugup bertemu dengan ayahnya.


Cklekk... (Pintu itu pun terbuka Alexa masuk ke dalam kamar ayahnya)


Dilihatnya sang ayah yang sedang berdiri menghadap ke arah jendela kamar.


"Ayah." Panggil Alexa.


Abimanyu yang mendengar suara putrinya itu langsung menoleh ke arah sumber suara.


"Alexa, anakku kamu kemana aja." Ucap Abimanyu sambil berlari memeluk tubuh putrinya itu.

__ADS_1


"Ayah maafkan Alexa." Ucap Alexa sambil menangis.


"Nak, ayah hawatir sama kamu kenapa kamu kabur dari rumah nak, kalau kamu ngak mau di jodohkan dengan nak Dimas ayah tidak akan memaksamu lagi." Ucap Abimanyu


__ADS_2