Kisah Cinta Sang Leader

Kisah Cinta Sang Leader
Saling Mengenal


__ADS_3

Seperti arahan Galang kini Ryn pun bekerja di antar Karl dengan alasan Karl pergi ke arah yang sama dengan Ryn padahal hal itu memang sudah di rencanakan dari awal dan Ryn pun juga sempat curiga namun ya bagiamana lagi kecurigaan dia pun juga tidak ada bukti jadi dia pun hanya diam saja saat ini karena dia akan segera sampai di tempat kerja juga


"Turun di depan sana saja jangan di kafe malah bahaya nanti jika banyak yang lihat ". Kata Ryn


"Mereka semua sudah tahu Lo itu siapa jadi kenapa masih takut ". Kata Karl


"Ya setidaknya mereka tidak terlalu tahu jika kita sedekat ini Karl bisa gak punya teman gue di tempat kerja ". Kata Ryn


"Lo kan sudah punya kita masih kurang saja . Sudah sana turun gue masih ada urusan penting jika Lo mau turun di sini ya sudah turun cepat jangan memperlambat kerjaan gue ". Kata Karl


"Sok sibuk Lo dasar es balok ". Kata Ryn


Julukan itu dia berikan kepada Karl sebab memang Karl itu sangat dingin sekali jika di depan orang lain bahkan dia pun juga sangat tidak bersahabat sekali membuat banyak wanita susah sekali jika ingin mendekati nya sebab Karl terlihat sangat anti wanita sekali di depan banyak orang


"Terima kasih tumpangan nya dan Lo hati-hati ya di jalan nanti ". Kata Ryn lalu keluar dari mobil dan dia akan berjalan menuju kafe dan itu pun juga tidak terlalu jauh juga . Mobil Karl melewati nya tanpa Karl membuka kaca atau menyapa Ryn dan Ryn pun sama sekali tidak mempermasalahkan hal itu karena itu juga yang dia inginkan agar tidak terlalu jelas terlihat jika dia dan anggota Atlas sangat dekat sekali karena tak banyak juga yang tahu siapa Queen di Atlas


"Ryn naik apa tadi ke sini tumben Lo gak bilang gue biasanya Chat ngajak berangkat bareng ". Kata Bila


"Ah iya tadi gue pergi ke suatu tempat dulu dan tadi pun juga naik angkutan umum kok . Masak gue harus merepotkan Lo terus kan jadi enak gue nya nanti jika terus Lo antar jemput ". Kata Ryn menggoda


"Nama nya juga teman dan jika butuh bantuan ya harus di bantu lah kenapa harus gak enak sih , santai saja Ryn ". Kata Bila


"Yuk masuk nanti telat bisa ke potong gaji kita ". Ajak Ryn


Kedua nya masuk ke dalam dan saat ini pun berkumpul juga dengan yang lain nya cerita banyak hal dan bercanda bersama juga mereka saat ini


"Gue dengar jika kafe ini ganti kepemilikan". Kata Aldo

__ADS_1


"Maksud Lo kita ganti bos ?". Tanya Bila


"Gue dengar sih gitu tapi yang ini juga sama saja malah kata nya lebih galak dan tidak ada toleransi sama sekali ". Kata Aldo


"Kita racun saja jika bos baru kita itu sangat membuat kita sengsara nanti nya ". Canda Ryn


"Mana berani melakukan nya Ryn bisa masuk penjara dong kita nanti . Oh ya Ryn , Lo pernah nonton balapan gak ?". Tanya Rico


"Balapan di mana nih kalau di sirkuit yang internasional ya mana pernah mending uang nya di tabung saja ". Kata Ryn kembali bercanda


"Lo ya di tanya serius malah jawaban nya seperti itu membuat gue kesal saja ." Kata Rico


"Balapan di mana Anggota Atlas yang turun karena kang Leader mereka Galang adalah raja nya dalam balapan di manapun berada ". Kata Aldo


"Iya , Galang Leader Atlas sangat hebat sekali hanya saja dia itu sangat menyeramkan apalagi tatapan nya itu tajam dan menusuk sekali ". Kata Bila


"Bisa hilang tangan Lo jika berani melakukan nya Ryn ". Kata Bila


"Kalian kenapa malah menggosip di sini , sana cepat kerja jangan malah malas-malasan saja di sini ". Kata sang manager kafe membuat mereka kini bubar barisan pergi


"Manager nya juga ganti , kok malah tambah galakan yang ini ". Kata Bila


"Ya seperti nya semua nya akan di ganti bukti nya saja kita akan pulang lebih awal dari sebelum nya . Jika malah lebih parah apa kita bisa ya melewati nya ". Kata Aldo


"Yakin saja kan belum tahu juga bagaimana kedepannya siapa tahu saja nanti bisa malah lebih baik dan siapa tahu juga kan kita dapat gaji besar dari bos baru kita ". Kata Ryn


"Ya kita harus optimis dan untuk ada Lo Ryn yang selalu menyemangati kita semua karena cari kerja juga sangat susah sekali ". Kata Rico

__ADS_1


"Nah itu tahu jadi ayo saling menguatkan saja ya apalagi kan kalian juga di sini sudah lama malah jauh lebih lama dari gue jadi ayo semangat kerja biar cepat kaya ". Kata Ryn


Mereka pun kini sudah bersiap karena memang sudah waktunya juga bekerja di kafe itu yang sudah waktunya juga buka


"Nona sudah datang bos dan saat ini sudah melakukan tugas nya di kafe bersama teman nya dengan bahagia". Kata nya melapor


"Bagus , terus pantau dia dan ingat lah jangan sampai dia lepas dari pandangan Lo jika tidak habis Lo di tangan gue jika gue tanya Lo malah gak bisa menjawab ". Kata Galang yang kini sudah menutup panggilan telefon nya


Galang saat ini ada di bengkel nya dia masih mengecek mesin mobil yang akan di gunakan nanti nya


"Lo tidak pergi ke bar bukan nya di sana ada masalah ". Kata Galang


"Sudah aman ". Kata Karl


"Jo ?". Tanya Galang


"Dia sedang di showroom Lang masih mengecek berkas laporan di sana ". Jawab Karl


"Siapa yang mengawasi Ryn jika Jo dan Lo sibuk sendiri dan gue yakin juga jika Darren pun juga sibuk ". Kata Galang dingin sekali


"Gue tahu jika anak buah Lo ada di sana di dalam kafe karena gue hafal dengan kendaraan anak buah kita Lang jadi Lo jangan mencoba membodohi gue ". Kata Karl


"Pintar juga Lo ya , jeli dalam melihat tapi tetap Lo juga harus mengawasi nya Karl ". Kata Galang


"Gue tahu tugas gue jadi tidak perlu mengingat kan . Bagaimana dengan sepupu Nathan yang akan datang apa Lo mau menyambut nya karena gue dengar jika dia akan lama di sini mungkin akan kembali menetap di sini ". Kata Karl


"Gue sama sekali tidak perduli akan hal itu dan semua itu pun juga tidak penting bagi gue ". Kata Galang

__ADS_1


Karl diam dan memperhatikan ekspresi sahabat nya itu . Dia tahu bagaimana Galang jadi jika Galang bohong dia pun juga bisa mengetahui nya sebab mereka sudah lama juga bersama dan saling mengenal satu dengan yang lain nya


__ADS_2