
Beberapa hari Ryn tidak melihat keberadaan sahabat nya Ziya di kampus bahkan Ryn juga sudah mengubungi nya dan Ziya mengatakan jika dia baik-baik saja akan tetapi Ryn masih saja cemas dengan kondisi Ziya yang memang sudah lama sekali tidak muncul lagi
"Kenapa diam saja , apa makanan nya tidak enak ?". Tanya Galang
"Makan yang banyak , bahkan semua itu makanan kesukaan Lo tapi kenapa Lo malah hanya menatap nya saja . Makanan itu tidak akan bisa jalan sendiri jika hanya Lo tatap saja ". Kata Karl
"Cih , kalian ini ya . Gue lagi mikirin Ziya karena dia sudah lama tidak terlihat ". Kata Ryn
"Kenapa malah memikirkan orang yang tidak ada ". Kata Darren
"Jutsru karena dia tidak ada jadi nya gue kepikiran ". Kata Ryn
"Dia baik-baik saja jadi sudah makan dulu ". Kata Galang yang kini mencoba menyuapi Ryn saat ini
"Makan ". Kata Galang lagi
Ryn pun menuruti nya dan kini dia pun kini memakan dari suapan Galang tadi
"Sudah di tembak tapi masih belum juga kasih jawaban , kasihan sekali Lo Lang di gantung seperti ini sama cewek judes ini ". Kata Karl
"Jaga bicara Lo , dia cantik hanya saja banyak bicara ". Kata Galang
"Gitu ya , habis di puji langsung di jatuhkan begitu saja ". Kata Ryn
"Bercanda sayang ". Kata Galang
sejak tadi Nathan hanya diam saja tidak ikut dalam interaksi mereka karena dia pun juga tahu jika sudah melakukan kesalahan bahkan jika Ryn sudah memaafkan nya pun tetap saja karena Galang sudah tidak suka dengan dia jadi terasa sangat tidak enak sekali bersama dengan mereka saat ini
"Jika Lo ingin pergi sekarang pergi saja , mungkin saja saudara Lo membutuhkan Lo di sisi nya ". Kata Galang tanpa menatap Nathan
secara tidak langsung dia memang sudah mengusir Nathan saat ini dan Nathan pun juga bersiap untuk pergi juga setelah Galang mengatakan hal itu tadi di depan mereka semua
__ADS_1
"Jika Nathan pergi ya kita pulang saja semua nya ". Kata Ryn
"Dia ada urusan ". Kata Galang
"Jika ada urusan pasti dia sudah bilang kan tapi nyata nya tidak jadi dia memang tidak ada urusan , jangan bercanda ". Kata Ryn
"Lo tetap di sini saja ". Kata Galang
Dan ya , Galang tidak akan pernah bisa jika menolak ucapan Ryn jadi jika Ryn sudah berkata maka akan dia kabulkan
"Bagaimana setelah ini pergi ke basecamp saja ". Kata Ryn
"Sudah tidak memikirkan Ziya lagi Lo ?". Tanya Jo
"Ya masih kepikiran lah tapi dia juga sudah chat gue tadi jadi gue sudah agak lega meskipun belum lihat dia secara langsung juga tapi hati gue sudah sangat lega sekali ". Kata Ryn
"Habis kan dulu setelah itu ke basecamp ". Kata Galang
"Lihat Lo saja sudah buat kita kenyang ". Kata Darren
"Lo kira gue makanan bisa bikin Lo kenyang ". Kata Ryn
"Jika Lo makanan sekali pun mana berani kita memakan Lo yang ada kita di makan duluan oleh Galang ". Kata Jo
Canda tawa pun terjadi di sana dan Nathan pun juga ikut tersenyum mendengar candaan mereka saat ini . Nathan tahu jika Ryn memang sangat baik sekali bahkan setelah dia melakukan kesalahan pun Ryn tetap saja mau memaafkan diri nya
"Lo mau ini gak Nath?". Tanya Ryn
"Gue tidak suka makanan itu ". Jawab Nathan
"Oh , kirain suka . jika suka makan saja jangan sungkan, kita kan berteman jadi tidak perlu sungkan seperti Jo ". Kata Ryn
__ADS_1
"Lah kenapa jadi gue ". Kata Jo
"Lo memang tidak pernah sungkan bahkan ketika menggoda Ziya pun Lo juga tidak pernah sungkan buka ". Kata Ryn membuat Galang menatap Jo saat ini sebab dia baru tahu jika sahabat nya itu sudah berani menggoda Ziya tanpa dia ketahui sama sekali
"Gue hanya bercanda kali Ryn dan sahabat Lo itu kan yang chat gue jika hanya Galang dan Lo yang nyuruh bukan ". Kata Jo membela diri agar Galang tidak marah
"Iya juga ya ". Kata Ryn
"Lo ya Ryn bikin jantung gue mau copot saja ". Kata Jo
Tentu saja Jo sangat takut dengan tatapan Galang jadi dia harus bisa meyakinkan Galang tadi jika dia dan juga Ziya tidak ada hubungan apapun bahkan dia juga tidak pernah menggoda Ziya sama sekali sebelum nya tidak seperti apa yang di katakan oleh Ryn tadi di depan mereka yang membuat Galang langsung memberikan tatapan tajam nya saat itu juga tadi
Saat ini Ericka tengah berada di kediaman Nathan bersama dengan mama nya. Ericka memang kerap kali berada di sana karena mama Nathan meminta nya untuk berada di sana menemani nya agar tidak kesepian
"Kenapa malah bengong saja sayang , apa kamu sedang memikirkan sesuatu?". Tanya mama nathan
"Ah tidak Tante , hanya saja melihat bunga di sana rasa nya menyenangkan sekali ". Jawab Ericka
"Kamu kenapa sejak tadi di sini sayang, bukan nya mama sudah meminta kamu untuk istirahat ". Kata Ella mama Ericka
"Ericka tidak lelah ma jadi Ericka ingin menikmati pemandangan dari kolam renang ". Kata Ericka
"Oh ya , kenapa Tante tidak pernah lihat Galang ya , apa Nathan dan Galang tidak baik-baik saja ?". Tanya mama Rani
"Kalau itu Ericka tidak tahu Tante karena Ericka juga jarang bertemu dengan Galang meksipun kita berada di kampus yang sama ". Kata Ericka
"Kamu dan Galang baik-baik saja kan sayang ?". Tanya mama Rani
"Baik Tan, kami tidak ada saling benci satu dengan yang lain nya ". Kata Ericka
Tentu saja dia tidak akan bisa menceritakan semua nya kepada orang lain karena dia tahu semua itu salah nya sendiri bukan salah Galang jadi sebisa mungkin dia harus menutupi semua hal yang terjadi antara dia dan Galang agar tidak ada lagi salah paham apalagi yang terakhir Nathan sampai terluka karena nya itu sudah cukup membuat nya sangat menderita sekali karena rasa bersalah yang dia rasakan sebelum nya . Ericka mencoba untuk menjauh dari Atlas karena dia tahu jika dia tidak di terima di sana meksipun Ryn menerima dia dengan baik tapi Galang adalah Leader di sana jadi apapun keputusan ada di Galang dan dia tahu jika Galang sangat tidak suka dengan nya maka dari itu dia lebih baik memang tidak bersama dengan mereka saja jika di kampus agar hubungan Nathan dan Galang kembali normal seperti sebelum dia kembali lagi
__ADS_1