
Ryn hanya tidak ingin jika dia akan menjadi sumber pertengkaran Galang dan Nathan maka dari itu dia tidak mengatakan apapun sebab dia pun juga tahu bagaimana Galang yang sulit mengendalikan emosi nya jadi dia menahan untuk tidak menceritakan apapun kepada Galang namun pada akhirnya Galang tetap saja mengetahui apa yang dia sembunyikan dan saat ini Ryn hanya bisa diam saja karena mencegah pun juga pasti akan sangat sulit sekali dia lakukan jadi dia hanya bisa diam saja saat ini
"Gak usah memikirkan apapun karena sudah terlambat juga jika Lo ingin mencegah Galang". Kata Karl
"Kenapa dia melakukan itu , harus nya dia juga tahu apa alasan gue tidak memberi tahu nya ". Kata Ryn
"Apapun alasannya tetap saja Nathan salah bahkan dia menuduh Lo juga dengan percaya foto bodoh itu tanpa menyelidiki nya langsung. itu sangat membuat Galang murka ". Kata Karl
"Kita putar balik ". Kata Ryn langsung
"Ke basecamp, percuma Galang tidak akan melakukan di sana . Dia tahu elo pasti akan menemui nya jika gue sudah memberi tahu jadi dia tidak melakukan di sana bahkan anak-anak Atlas pun termasuk gue juga tidak tahu Galang membawa Nathan kemana dan gue yakin bukan hanya Nathan saja yang akan dapat masalah tapi Ericka juga sebab dia penyebab utama nya Nathan melakukan hal itu ". kata Karl
Ryn mendengar apa yang di katakan Karl pun merasa semakin tidak terkendali lagi bahkan dia saat ini takut sekali , takut Galang bisa menghabisi Nathan padahal dia sahabat nya sendiri
"Karl ". Kata Ryn
"Gue tahu isi kepala Lo dan ingat saja jika Galang tidak akan membiarkan siapapun menyakiti Lo termasuk gue dan yang lain nya . Nathan tidak akan di habisi jadi tenang saja ". Kata Karl
Sungguh Ryn tidak akan percaya dengan ucapan Karl jika dia tidak melihat secara langsung kondisi Nathan saat ini bahkan Ericka pun juga di bawa-bawa oleh Galang itu membuat Ryn semakin khawatir saja
"Bukan nya jika Galang melakukan hal itu semakin membuat Nathan benci dengan gue ". Kata Ryn
"Nathan benci sama Lo , apa dia sering melakukan hal kasar sama Lo ?". Tanya Karl
"Tidak ". Jawab Ryn cepat
"Jangan bohong dan menutupi nya karena Lo tahu siapa Galang". Kata Karl mengingatkan kembali kepada Ryn
"Sungguh dia tidak pernah melakukan apapun ". Kata Ryn
"Nathan sudah sering mendapatkan peringatan dari Galang untuk tidak melukai Lo apalagi membuat Lo tidak nyaman bahkan Galang pun akan langsung memberi pelajaran jika melihat gerak gerik Lo yang sudah tidak nyaman bersama kami seperti sebelum nya ". Kata Karl
__ADS_1
Dan ya , Ryn baru tahu jika Galang sangat memerhatikan nya sekali hingga dia tahu kapan Ryn merasa tidak nyaman dengan situasi bersama anak Atlas
Di tempat lain yang tak lain markas di mana Galang sering mengeksekusi musuh bahkan Wilda pun masih di sana terlihat pingsan karena beberapa hari tidak di beri makan hanya di siksa saja oleh Galang
"Gue sudah katakan berapa kali kepada Lo untuk tidak membuat Ryn terlalu tapi Lo tetap saja melakukan nya ". Kata Galang langsung memukul wajah Nathan
Bahkan saat ini Nathan pun terlihat hanya pasrah saja dengan kedua tangan di ikat oleh Galang saat ini
Darren dan juga Jo hanya bisa melihat dan tidak bisa menghentikan apa yang Galang lakukan sebab bagi mereka Nathan juga sudah sangat keterlaluan sekali padahal niat Ryn baik membantu Ericka tapi malah dia mendapatkan luka dari Nathan
Bug Bug Bug
Berulang kali Nathan di hajar Galang bahkan darah pun sudah menetes namun tetap saja Galang tidak ada niatan untuk menghentikan nya
"Jo, bawah dia ke kolam sekarang". perintah Galang
Jo pun hanya bisa menurut tanpa bisa membantah apa yang Galang katakan tadi kepada nya
Mereka tahu apa yang akan Galang lakukan dengan meminta membawa Nathan ke kolam saat ini bahkan aura Galang saja sudah terlihat sekali tidak bersahabat sedikit pun saat ini
"Gue gak perduli Lo sahabat sekaligus anggota Atlas karena jika sudah menyakiti Ryn maka Lo harus menerima konsekuensinya". Kata Galang lalu menendang Nathan hingga masuk ke dalam kolam dengan tangan dan kaki terikat tentu saja Nathan tidak akan bisa berenang saat ini meskipun dia juga jago berenang
"Apa Nathan bisa bertanya nanti nya ". Kata Jo
"Lihat saja nanti , yang jelas dia tidak akan mati juga karena dia masih anggota kita jadi Galang tidak akan menghabisi nya bahkan jika dia melakukan nya pasti Ryn pun akan membencinya ". Kata Darren
"Jika dia sudah tidak berdaya baru angkat ke atas , gue akan pergi dulu ". Kata Galang
Darren hanya mengangguk saja dan kini Galang pergi meninggalkan markas karena dia sudah cukup juga melihat Nathan dan jika dia terlalu lama bisa jadi dia tidak akan bisa mengontrol emosi nya lagi dan akan lepas kontrol hingga bisa menghabisi Nathan saat ini juga
Galang memarkirkan mobil nya ke sebuah kafe dan saat ini dia pun masuk ke dalam dengan santai nya
__ADS_1
"Lo sudah lama di sini ?". Tanya Galang
"Baru datang juga habis beli ini Titipan Ryn ". Kata Ziya
"Dia butuh sesuatu, katakan saja sama gue nanti gue belikan ". Kata Galang
"Sudah gue beli jika mau ganti juga gue gak keberatan ". Kata Ziya
"Nanti gue transfer ke rekening Lo ". Kata Galang
"Lo gak bikin Nathan mati kan , jika Lo melakukan nya yakin deh gue pasti Ryn akan benci sama Lo dan akan mengalahkan dirinya seumur hidup ". Kata Ziya
"Gue tidak akan melakukan hal itu jika Ryn tidak suka ". Kata Galang
"Gue juga heran dengan Nathan , Ryn salah apa sih hingga dia sebegitu nya sama Ryn padahal dia juga tidak pernah cari masalah dengan Nathan . Salah satu faktor Ryn tidak suka dekat dengan kalian dan selalu menghindari Lo waktu itu ya karena Nathan sudah terlihat sangat tidak suka jika Lo dekat dengan nya ". Kata Ziya
"Gue akan urus Nathan bahkan jika dia masih berani melakukan nya pun gue gak akan segan kirim dia ke dunia lain ". Kata Galang
"Jangan terlalu sadis sama orang nanti Lo gak laku lagi ". Kata Ziya
Galang hanya menyeringai saja dengan ucapan Ziya tadi
"Pulang gue antar?". Tanya Galang
"Lupa Lo jika gue selalu bersama driver kemanapun pergi ". Jawab Ziya
"Lo punya mobil sendiri untuk apa selalu di antar ". Kata Galang
"Coba Lo tanya sama bokap gue tentang hal itu ". Kata Ziya
kedua nya hanya bisa saling melempar senyuman saja dan kini mereka menghabiskan hidangan yang ada
__ADS_1