
Hanya Ryn saja memang yang bisa menghentikan leader Atlas itu bahkan saat ini mereka yang sudah menghina Ryn pun babak belur dan kini Karl membawa nya pergi sesuai dengan apa yang di perintahkan oleh Galang tadi
"Ayo pulang". Kata Galang
"Gue masih kerja ". Kata Ryn
Sang manager pun langsung menghampiri Ryn setelah mendapat kan tatapan dari Galang tadi dan dia mengatakan jika Ryn boleh pulang lebih dulu
"Sudah dengar kan , jadi ayo pulang atau mau gue hancurkan saja kafe ini ". Kata Galang yang tentu nya sudah tidak bisa di bantah lagi jika dia sudah seperti ini
"Gue ganti dulu dan tunggu tapi ingat jangan lagi membuat keributan Lang, sudah cukup ya elo tadi merusak semua yang ada di sini ". Kata Ryn mengingat kan pada Galang agar dia tadi membuat onar
"Baiklah sayang aku akan menunggu di sini dengan tenang ". Kata Galang tersenyum
"Gue pukul Lo ya kalau masih saja panggil gue sayang ". Kata Ryn
Dia masuk ke dalam untuk mengambil barang nya agar bisa segera pergi dan Galang tidak lagi membuat keributan di kafe tempat nya kerja
"Sudah gue bilang jika Ryn adalah ratu nya , kenapa Lo masih bodoh ". Kata Galang dengan sorot mata tajam siap menerkam nya bahkan sang manager pun hanya bisa diam saja dengan tubuh gemetar nya melihat Galang seperti ini
"Maaf tuan muda saya tidak tahu jika Ryn adalah queen yang anda maksud". Kata sang manager
"Mulai besok jangan lagi datang ke sini atau Lo mau keluarga Lo dalam bahaya jika masih menentang gue ". Kata Galang
"Baik tuan muda saya tidak akan lagi datang ke sini dan saya benar-benar meminta maaf atas kelalaian saya ini ". Kata Sang manager lalu dia pun hanya bisa tertunduk saja . syukur Galang tidak melenyapkan nya jadi dia merasa lega meskipun harus kehilangan pekerjaan setidak nya dia dan keluarga nya masih bisa hidup dengan Damai itu sudah sangat cukup bagus sekali menurut nya
"Lo hanya melihat saja tanpa membantu Ryn , berani sekali Lo seperti itu ". Kata Galang tanpa melihat lawan bicara nya
__ADS_1
"Dia masih bisa melawan mereka jadi gue masih membiarkan nya dan masih memberikan nya kesempatan. Sebelum Lo datang dan gue tahu dia dalam kesulitan, gue sudah membantu nya ". Kata Nathan
Galang tersenyum sinis , dia tidak lagi melanjutkan pembahasan nya karena Ryn sudah keluar jadi dia memilih untuk diam saja agar Ryn tidak marah karena dia kembali berulah lagi saat ini apalagi dia bertengkar nya dengan Nathan , pasti akan membuat Ryn sangat kesal sekali
"Sudah ?". Tanya Galang
"Iya sudah , ayo pergi sekarang". Ajak Ryn menggandeng tangan Galang
"Lo ke basecamp setelah ini ". Kata Galang di samping Nathan lalu dia pergi meninggalkan kafe
Mereka para teman kerja Ryn pun kaget sekaligus kagum karena Ryn ternyata sangat dekat sekali dengan Galang sang Leader Atlas bahkan mereka tidak tahu jika Galang sangat menyayangi Ryn , terlihat jelas sekali dari tatapan dia kepada Ryn tadi .
"Gak nyangka ya Ryn dekat dengan Galang Aditama". Kata Bella
"Pantas saja gue pernah lihat dia turun dari mobil mewah ternyata itu mobil tuan Galang. Tapi tidak mengaku kala itu dan mengatakan jika gue salah lihat tapi nyatanya memang benar jika dia Turun dari mobil tuan Galang ". Kata Aldo
"Itu benar sekali , ayo bereskan semua ini dan kembali bekerja ". Kata Bella
Belum juga mereka membereskan nya sudah datang anak buah Galang yang memang di perintahkan untuk membereskan semua kekacauan yang sudah di buat oleh bos nya tadi
"Apa Galang akan marah kepada kamu nanti ?". Tanya Ericka sedikit khawatir sebab dia juga tahu Galang bagaimana jadi dia tidak ingin jika Nathan dan Galang akan berantem baku hantam
"Tidak perlu takut . Sudah lihat bukan bagiamana singa itu sudah jinak ketika ada Ryn di sisi nya ". Kata Nathan
"Iya juga , kamu benar . Galang sangat berbeda sekali jika ada Ryn dan hebat nya Ryn bisa menaklukkan hati Galang dan bisa memerintah nya . Sisi dominan Galang hilang jika bersama dengan Ryn ". Kata Ericka
Dia bisa menilai seperti itu karena dia dulu pernah menjalin hubungan dengan Galang cukup lama jadi dia pun juga tahu bagaimana mantan kekasih nya itu yang tidak akan pernah mudah di suruh meksipun Galang sangat cinta dengan Ericka waktu itu . Berbeda sekali jika bersama dengan Ryn saat ini , memang terlihat jika Galang lebih sering mengalah dari pada mementingkan diri nya sendiri dan ego nya
__ADS_1
"Gue antar pulang setelah itu gue akan ke basecamp". Kata Nathan
"aku pulang sendiri saja karena mama pasti masih ada di rumah kamu ". Kata Ericka
"Biar anak buah gue yang antar Lo dan tidak ada penolakan sama sekali karena gue tidak akan suka jika Lo membantah ". Kata Nathan
Ericka pun menerima nya dan saat ini mereka masih menunggu kedatangan anak buah Nathan sebelum pergi dari kafe tersebut. Nathan memang harus ke basecamp karena jika dia tidak datang maka Galang akan mengajar nya di jalan itu sudah pasti akan terjadi jadi saat ini Nathan pergi menuju basecamp
"Kenapa tidak bisa kontrol emosi kan sudah gue bilang juga jika tidak semua nya bisa di selesaikan dengan baku hantam ". kata Ryn
"iya sorry tadi gue kelepasan saja ". Kata Galang
"Kelepasan apa nya , dari jauh sudah menunjukkan emosi nya itu di bilang kelepasan. Alasan yang sungguh sangat tidak masuk akal sekali Lang bagi gue ". Kata Ryn
Galang menatap Ryn lalu tersenyum sambil mengelus rambut nya
"Gue selalu saja marah jika ada yang menyakiti Lo bahkan jika Lo hina sekali pun gue akan diam karena gue tidak bisa marah sama Lo sama sekali . Jadi gue juga tidak akan mengizinkan siapapun untuk menyakiti Lo ". Kata Galang
"Ya , semua orang juga tahu hal itu dan itu memang sudah sangat terbukti sekali jika Lo akan selalu menjaga gue dimana pun gue berada Lang dan gue pun juga sangat beruntung sekali bertemu dan juga bersahabat dengan Lo ". Kata Ryn
"Mau mampir dulu beli sesuatu sebelum pulang ?". Tanya Galang
"Gue ikut ke basecamp tidak mau pulang dulu ". Kata Ryn
"Ok baiklah ikut ke basecamp. Apa mau beli sesuatu dulu ?". Tanya Galang
"Gak usah langsung saja ke basecamp karena di sana juga masih ada makanan nya . Gue sangat yakin sekali ". Kata Ryn
__ADS_1
Galang mengangguk dan kini dia pun melajukan mobil nya dengan cepat agar bisa segera sampai di basecamp