
Ryn sedang sarapan bersama dengan Karl dan keluarga nya dan dia pun terlihat senang karena bisa makan bersama layak nya keluarga bahagia saat ini
"Makan yang banyak jangan sungkan karena mama juga sudah menyiapkan semua nya ini untuk kamu ". Kata Maya
"Terima kasih banyak ma ". Kata Ryn
"Sama-sama sayang ". Kata Maya sambil mengecup pipi Ryn penuh kasih dan sayang
"Kamu masih kerja di kafe ?". Tanya Luis
"iya pa ". Jawab Ryn
"Kerja di kantor papa saja jika kamu mau dan papa akan memberikan posisi sesuai dengan keahlian kamu ". Kata Luis
"Papa jangan membuat nya pergi dari kafe sebab Galang sudah membeli kafe itu Dengan uang yang tidak murah untuk membuat Ryn nyaman di sana tanpa gangguan sama sekali ". Kata Karl
"Ah , jadi kafe nya sudah di beli Galang. Bagus jika begitu, kan Ryn bisa melakukan apapun di sana ". Kata Maya
"Melakukan apapun apa ma , dia saja tidak ingin di istimewa kan sana sekali dan Galang juga baru memberi tahu nya jika kafe itu sudah dia beli karena beberapa hal yang terjadi di sana waktu itu ". Kata Karl
"Kamu masih sama saja sayang , sungguh sangat mandiri sekali . Mama bangga sekali dengan putri Mama ini . Tapi ingat , jika butuh sesuatu katakan kepada Karl atau mama langsung karena kami sangat senang sekali jika kamu mau menganggap kami orang tua sendiri sayang ". Kata Maya
"Ayo makan ma jangan mengajak Ryn bicara terus nanti bisa kenyang dengan pembicaraan saja dia ma ". Kata Luis
"Iya ayo sarapan bersama sekarang ". Ajak Maya
Sarapan kali ini banyak sekali yang Maya masak sendiri karena ada Ryn di rumah jadi dia ingin memberikan yang paling istimewa dengan Ryn saat ini
"Berangkat bersama dengan Ryn ?". Tanya Luis kepada Karl
"Galang akan datang ke sini jadi dia akan bersama Galang satu mobil pa dan Karl akan mengikuti saja dari belakang ". Kata Karl menjawab
"Kenapa tidak sekalian saja sarapan di sini juga dia , pasti dia belum makan kan jika pagi ". Kat Maya
"Dia makan ma , jika tidak pasti Ryn akan memarahi nya ". Kata Karl
__ADS_1
"Gue tidak ada ya memahami Galang hanya saja gue tidak suka jika dia kebiasaan tidak sarapan ". Kata Ryn
"Ya dan hanya Lo saja yang dia dengar kan jika sudah mengoceh ". Kata Karl
"Bagus dong jika ada yang di dengar kan Galang, agar dia tidak Sembarang juga dan tidak menjaga kesehatan nya dengan baik jika tidak di ingat kan ". Kata Maya
"Lo sudah selesai makan bukan, ayo bersiap pasti anak-anak akan segera datang ". Kata Karl
"Gue beresin ini dulu setelah nya baru berangkat ". Kata Ryn
"Tidak perlu sayang , semua akan di bersihkan maid jadi kalian bisa berangkat saja langsung jangan menunggu membereskan semua nya sebab ada maid yang akan melakukan nya sayang ". Kata Maya
Mereka pun berjalan ke depan untuk melihat siapa tahu Galang sudah sampai . Dan benar saja saat ini Galang sudah datang di susul dengan yang lain nya juga
"Tante apa kabar ". Sapa Ericka ketika dia sudah turun dari mobil
"Loh, kamu sudah kembali. Kapan sampai di sini kenapa Tante tidak tahu dan mama kamu juga kenapa tidak memberi kabar pada Tante, kan bisa Tante jemput di bandara". Kata Maya memeluk Ericka
"Maa tidak bisa juga jemput dia karena mama juga lagi di luar negeri ". Kata Luis
"Sudah makan ?". Tanya Galang
"Sudah , baru selesai tadi ". Kata Ryn
"Kamu takut sekali kekasih kamu ini kelaparan di sini , tentu saja tidak karena Ryn itu anak mama jadi mama tidak akan membiarkan nya kelaparan ketika di sini". Kata Maya
"Maaf ma, Galang hanya memastikan saja tidak ada niatan untuk menyungging mama tadi ". Kata Galang
"Iya mama juga tahu kamu sangat perhatian dengan putri Mama ini . Oh ya ini untuk jajan nanti dan jangan menolak atau mama akan marah ". Kata Maya memberikan beberapa yang untuk Ryn
"Tapi ma ". Kata Ryn
"Sudah tidak ada tapi - Tapian . Sebaik nya kalian berangkat nanti malah telat jika kamu terus saja mengajak mama berdebat". Kata Maya
"Terima kasih ma , pa ". Kata Ryn memeluk mereka bergantian
__ADS_1
"Ingat kata papa dan mama jika membutuhkan apapun bisa mengatakan kepada Karl karena kami adalah orang tua kamu sayang ". Kata Maya
Ericka bisa melihat jika memang keluarga Karl sangat menyayangi Ryn dan dia pun juga bisa melihat sayang dan cinta Karl pada Ryn
"Ayo berangkat sekarang nanti malah telat jika lama dan Lo akan mengomeli gue nanti ". Kata Galang
"Ya memang Lo yang salah jadi ya harus terima jika gue ngomel ". Kata Ryn
"iya iya gue yang salah dan Lo selalu benar. Ayo masuk kita berangkat sekarang " . Kata Galang
Mereka segera berangkat ke kampus bersama hari ini dan Maya masih menatap kepergian mereka semua
"Ericka sudah kembali tapi sudah ada Ryn , lalu bagaimana pa nanti asmara Galang". Kata Maya
"Entah lah ma , tapi papa melihat jika Galang sangat mencintai Ryn dan sama sekali tidak melihat ke arah Ericka sekali pun dan dia pun seperti nya tidak menganggap Ericka saat ini ". Kata Luis
"Iya juga pa. Siapapun yang Galang pilih tentu nya Mama juga mendukung karena baik Ryn atau Ericka sama baik nya kecuali jika wanita lain tentu mama akan mempertimbangkan nya kembali sebab mama harus tahu juga apa mereka baik atau tidak ". Kata Maya
"Mama ini ya , kenapa berpikir terlalu jauh untuk asmara Galang ". Kata Luis
"Ya kan memang selalu mama yang akan menjadi tujuan nya jika dalam asmara mengalami kendala pa ". Kata Maya
"Sudah , papa ke kantor dulu ma . Mama di rumah saja istirahat ". Kata Luis lalu dia pergi untuk berangkat ke kantor
"Mau mampir dulu Atau langsung saja ke kampus?". Tanya Galang
"Mau beli beberapa roti dulu boleh gak ?" Tanya Ryn
"Masih belum kenyang ?". Tanya Galang
"Saat ini tentu nya sudah sangat kenyang sekali tapi itu untuk nanti karena jadwal hari ini sungguh padat sekali jadi harus menyediakan asupan cadangan kan ". Kata Ryn
"Ya sudah kita mampir dulu nanti akan gue beri tahu anak-anak jika kita mampir dulu agar mereka berangkat duluan ". Kata Galang
Ryn mengangguk dan kini Galang mencari supermarket terdekat untuk bisa membeli beberapa makanan yang Ryn inginkan dan dia pun juga memberi tahu yang lain nya jika dia akan mampir jika mereka tidak ingin ikut Galang tidak memaksa nya juga
__ADS_1