Kisah Cinta Sang Leader

Kisah Cinta Sang Leader
Merinding


__ADS_3

Di markas yang memang hanya ada anggota inti Atlas saja dan juga beberapa anggota khusus yang memang hanya boleh di sana karena Daniel membuat dua tempat untuk geng nya yaitu markas dan juga basecamp serta dia punya tempat khusus sendiri yang memang hanya dia dan juga Karl saja yang tahu tempat itu karena markas khusus itu hanya khusus untuk nya saja melakukan beberapa hal mengerikan jika sudah dalam mode marah nya dan itu juga dia lakukan kala itu ketika sang kekasih Ericka pergi meninggalkan nya dia pun membabi buta di sana menganiaya orang yang berani sekali membuat dia terpancing emosi


"Lang mau coba ini gak , enak sekali loh ". Kata Ryn


"Siapin baru gue mau ". Kata Galang


"Lo manja sekali ya ". Kata Ryn tapi dia tetap saja menyuapi Galang sesuai dengan keinginan Galang juga pasti nya


"Bagaimana , enak kan makanan nya ?". Tanya Ryn


"Sangat enak sekali ". Kata Galang dengan senyuman menggoda nya


"Jangan bohong, gue gak suka jika Lo bohong". Kata Ryn


"Gue berkata jujur sayang kenapa malah Lo mengatakan jika gue bohong kan Lo tanya dan gue hanya menjawab saja itu tidak salah bukan ". Kata Galang


"Dasar Lo pintar sekali ya bicara nya bisa sekali memutar kata ". Kata Ryn


"Sudah nikmati saja makanan nya jangan banyak tanya dan banyak bicara karena tidak bagus juga jika makan sambil bicara ". Kata Galang


"Ok baiklah pak bos gue akan makan dan Lo tadi bilang mau mandi bukan jadi sekarang mandi saja sana gue akan makan dulu di sini ". Kata Ryn


"Gue akan mandi dan Lo jangan kemana-mana ya ". Kata Galang


"Siap bos ku ". Kata Ryn


Galang masuk ke dalam kamar nya dan dia pun bersiap untuk mandi membiarkan Ryn sendiri saja di sana sambil menikmati makanan yang tadi sudah mereka beli sebelum dagang ke markas tadi setelah dia di kampus sebelum nya


Terlihat saat ini Karl sudah datang dengan yang lain nya juga membuat Ryn menghentikan makan dia dan dia tersenyum ramah menatap kedatangan mereka berempat


"Makan ". Kata Ryn menawarkan kepada mereka berempat

__ADS_1


"Lo sudah lama di sini , mana Galang ?". Tanya Karl yang sudah duduk manis di kursi yang biasa dia duduki jika di sana


"Elang Sedang mandi , baru saja dia masuk ke dalam kamar nya untuk mandi ". Jawab Ryn


"Kenapa Galang meminta kita datang ke sini , apa itu ada hubungannya dengan elo ?". Tanya Nathan


"Nath kita sudah membahas hal ini sebelum nya jadi jangan memancing keributan di sini ". Kata Karl mengingat kan agar Nathan tidak seperti itu kepada Ryn


"Gue juga tidak tahu jika Galang meminta kalian untuk datang ke sini karena dia tidak bilang apapun juga sebelum ke sini ". Kata Ryn masih mencoba untuk tetap tenang


Ryn tahu jika memang Nathan tidak suka dengan nya dan mungkin saja yang lain juga sama seperti Nathan hanya saja Nathan yang terlihat sangat menonjol sekali menunjukkan jika dia sungguh tidak suka kehadiran Ryn tapi di depan Galang dia tidak akan melakukan hal itu karena dia juga tahu bagaimana sahabat nya itu tentu saja Nathan tidak akan merusak persahabatan mereka hanya karena ketika sukaan dia terhadap Ryn akhir-akhir ini


"Gue minta satu boleh kan Ryn ?". Tanya Jo memecah keheningan di sana


"Makan saja jika ingin jangan tanya karena tidak akan habis juga jika makan sendiri, Elang beli nya terlalu banyak jadi gue takut saja gak mampu menghabiskan nya ". Kata Ryn


"Jika makanan ini tidak habis seperti biasa nya bukan jika Galang yang akan menghabiskan nya dan itu sudah biasa ". Kata Nathan


"Ambil minum Jo ". Kata Karl


Jo pun mengangguk dan kini dia beranjak dari duduk nya dan segera mengambil minuman untuk mereka berempat


"Ryn Lo mau juga gak ?". Teriak Jo


"Ah tidak usah nanti jika gue haus bisa ambil sendiri saja ". Kata Ryn


"Lo bukan ratu di sini jadi tidak bisa menjadikan Jo sebagai babu Lo , sadar diri itu penting ". Kata Nathan


"Nath jangan keterlaluan ". Kata Karl


Nathan diam dan kini dia pun mengambil minuman yang sudah Jo bawa tadi dan dia taruh di meja . Nathan mengambil satu lalu meminum nya sambil dia menatap tajam ke arah Ryn yang masih makan dengan santai nya . Dia melakukan hal itu agar nanti jika Galang turun dan melihat tidak akan marah kepada Nathan karena Ryn juga akan terus menjaga persahabatan mereka semua

__ADS_1


"Lo kerja hari ini Ryn ?". Tanya Darren


"Tentu saja kerja jika tidak kerja nanti gak ada pemasukan dan gue bingung dong bagaimana nanti karena pengeluaran juga banyak ". jawab Ryn


"Lo tinggal minta


"Gue bisa antar Lo nanti karena gue juga pergi ke arah yang sama dengan tempat kerjaan Lo ". Kata Karl memotong ucapan yang akan Nathan keluarkan sebab Karl tahu jika Nathan hanya akan menghina Ryn saja saat ini


Entah apa yang terjadi dengan Nathan mereka tidak tahu bahkan saat ini Nathan sungguh menunjukkan jika dia benar-benar tidak suka sama sekali dengan Ryn bahkan dia juga terlihat sangat membenci Ryn akhir-akhir ini itu membuat Karl sungguh tidak habis pikir dengan sahabat nya ini kenapa bisa seperti itu


"Nathan " Panggil Galang membuat mereka menoleh termasuk juga Ryn


"Belum selesai makan nya ?". Tanya Galang


"Jika membahas sesuatu gue akan pergi dulu ". Kata Ryn


"Bukan itu jawaban yang gue ingin dengar karena jawaban itu tidak sesuai sama sekali ". Kata Galang


"Kan Lo sudah bisa lihat sendiri jika gue belum selesai makan jadi gak usah tanya lagi ". Kata Ryn


"Lanjut kan dan habiskan jika tidak habis Nathan yang akan menghabiskan nya ". Kata Galang


"Gak usah begitu, gue juga habis makan semua ini ". Kata Ryn


"Kenapa Lo memanggil kita ke sini ?". Tanya Nathan


"Apa Lo gak suka jika gue suruh datang ke sini ?". Tanya Galang dengan tatapan tajam nya


"Lang ". Kata Karl


"Gue hanya tanya saja kenapa kalian sangat tegang sekali . Apa kalian melakukan sesuatu di belakang gue sebelum gue datang tadi ". Kata Galang terlihat santai sekali namun tatapan nya sungguh Sangat menyeramkan apalagi intonasinya tadi sungguh membuat orang merinding saja jika mendengar ucapan nya tadi yang begitu penuh dengan penekanan juga pasti nya

__ADS_1


__ADS_2