Kisah Cinta Sang Leader

Kisah Cinta Sang Leader
Emosi


__ADS_3

Mereka memang tidak ada niatan untuk datang ke kampus jadi sejak tadi mereka hanya ada di tempat di mana mereka bersantai saja hingga jam perkuliahan dari Ryn selesai bahkan Galang sejak tadi pun hanya tiduran saja tidak melakukan apapun setelah tadi sempat fokus pada ponsel nya dan kali ini dia pun tidur


"Malam ini bukan nya ada balap Karl ?". Tanya Jo


"Ada dan kita tidak akan ke sana sebab ada hal penting bukan yang harus kita lakukan ". Jawab Karl


"Ke pelabuhan , bukan nya Galang akan pergi sendiri bukan untuk mengurus hal itu ". Kata Darren


"Dia pergi dengan gue dan kalian pasti nya tahu bukan tugas jika gue dan Galang pergi ". Kata Nathan


"Menjaga Ryn agar tidak di ganggu oleh mereka ketika Galang sedang sibuk bertransaksi " Kata Jo


"Sudah tahu jadi jangan lagi di bahas hal itu "Ucap Nathan


"Aku hanya heran saja kenapa kita harus menjaga Ryn yang sudah pasti juga dia akan aman karena anak buah khusus Galang kan juga selalu menjaga nya ". Kata Jo


"Ingat lah musuh Kita banyak dan hanya Ryn saja wanita yang dekat dengan Galang hingga membuat nya akan menjadi sasaran nanti nya . Selain itu juga Ryn pun juga sangat dekat bukan dengan kita jadi sudah pasti dia yang memang akan sering di incar juga ". Kata Karl


"Itu benar juga , meskipun Ryn sudah jago bela diri namun tetap saja kita harus menjaga nya untuk sekedar berjaga saja ". Kata Darren


Memang Ryn sangat semangat sekali kala itu Untuk berlatih hingga dia pun menjadi sangat Jago sekali saat ini bahkan jika menembak pun juga jarang meleset nya sebab memang dia sudah di ajari oleh Galang dengan inten


"Sudah waktunya ke kantin , ayo pergi ". Kata Galang yang tiba-tiba bangun dan kini berjalan pergi menuju kantin kampus karena jam segini Ryn juga seharusnya sudah keluar dan akan pergi ke kantin untuk makan atau yang lain nya


Mereka berjalan bersama hingga banyak yang Minggir juga ketika ada mereka bahkan banyak juga yang menatap mereka dengan tatapan kagum sekali dengan ketampanan yang mereka miliki


"Sayang ". Panggil Galang ketika melihat Ryn keluar membuat semua yang menderita hal itu pun kaget sebab baru pertama kali juga mendengar nya


"Lang , gue pukul ya Lo ". Kata Ryn kesal sebab dia yakin jika pasti banyak yang akan salah paham dengan nya nanti


"Ayo ke kantin ". Kata ajak Galang dengan merangkul nya


"Gak perlu gini juga bodoh , resek banget sih elo ini Lang ". Kata Ryn

__ADS_1


"Sudah diam saja dan ayo jalan atau mau gue gendong saja Lo agar tidak perlu jalan lagi ". Kata Galang


"Gue hajar beneran jika Lo berani melakukan nya ". Kata Ryn


Galang hanya tertawa saja dan saat ini pun mereka pergi bersama ke kantin untuk makan karena Ryn juga mengatakan jika dia sangat lapar sekali


"Susah gak tadi kuliah nya ?". Tanya Galang


"Apa sih Lang elo ini gak jelas banget pertanyaan nya , tumben sekali ". Kata Ryn heran


"Gue itu perhatian sama elo kenapa sih muka Lo gitu banget ". Kata Galang melihat Ryn yang seperti itu dia sangat gemas sekali dan ingin sekali dia mencium nya hanya saja Galang tidak melakukan nya bisa marah Ryn jika dia melakukan hal itu


"Pesan apa ?". tanya Jo


"Biasanya ". Jawab Galang


"Minum nya ?". Tanya Jo


"Lo pikir ibu nya ini cenayang apa yang bisa tahu apa yang kalian inginkan . Sudah jangan ribet katakan saja kasihan loh ibu nya ini ". Kata Ryn


Mereka pun memberi tahu makanan yang di pesan satu persatu saat ini kepada ibu kantin penjual makanan yang akan mereka beli


"Gak pesan Lo ?". Tanya Ryn


"Gak lapar ". Jawab Galang


"Hem yang benar saja gak lapar , awas jika Lo nanti malah mengambil makanan gue bisa gue patahkan tangan Lo nanti Lang ". Kata Ryn


"Gak perlu sadis begitu nona ". Kata Galang


"Lo kan kebiasaan nya buruk sekali jadi gue tidak suka ". Kata Ryn


"Malam ini jadi jam berapa Lang ?". Tanya Nathan

__ADS_1


"Seperti biasanya ". Jawab Galang singkat saja


"Bareng atau ketemu di tempat saja ?". Tanya Nathan


"Ketemu di tempat saja , gue juga ada urusan sebelum ke sana ". Kata Galang


Ryn tahu jika itu pasti soal bisnis jadi dia pun tidak ikut campur obrolan mereka karena dia tidak tahu juga pembahasan nya dan dia juga tidak ingin jika sok tahu juga


"Lo kerja pulang jam berapa Ryn ?". Tanya Karl


"Gue seperti nya hanya setengah hari saja karena ada hal penting kata manager jadi gue dan anak-anak nanti pulang lebih awal ". Kata Ryn yang tidak tahu saja jika semua itu adalah ulah dari Galang yang menyuruh sang managers untuk memulangkan Ryn lebih awal agar mereka bisa menjaga nya dengan baik


"Lo jangan keluyuran jika sudah pulang lebih baik istirahat saja agar kondisi badan Lo juga fit dan sehat ". Kata Nathan


"Iya gue juga akan istirahat kok jika pulang lebih awal dan lagi mau kemana juga kan kalian sibuk jadi gue juga akan pulang dan tiduran saja di rumah ". Kata Ryn


"Tinggal di rumah gue nanti malam ". Kata Galang


"Gila , gak ah nanti malah salah paham lagi jika ada yang tahu ". Kata Ryn


"Siapa yang salah paham Rivan cowok yang dekat dengan Lo itu ". Kata Karl membuat Ryn menatap nya dengan tajam karena Galang juga tidak tahu hal itu dan Ryn juga tidak ingin jika Galang tahu sebelum dia dan Rian jadian tapi Karl malah mengatakan nya sungguh dia memang sangat kurang ajar sekali memang


"Rivan ?". Tanya Galang


"Ya anak kampus sebelah yang terus mencoba mendekati Ryn ". Kata Karl


"Karl jaga bicara Lo ya ". Kata Ryn mengingat kan


"Dari pada nanti Galang memergoki kalian lalu dia menghajar Rivan lebih baik jika di beri tahu sekarang saja bukan untuk Lo berjaga." Kata Karl


Hal itu membuat Galang kini menatap Ryn karena dia tidak tahu jika ada lelaki yang mendekati nya dan Ryn juga sengaja sekali tampak menutupi hal itu dari Galang


"Makan dulu Lang nanti gue jelaskan ". Kata Ryn dengan senyuman nya Agar Galang tidak marah kepada nya bahkan dia pun menyuapi Galang dengan bakso yang dia pesan tadi saat ini agar emosi Galang mereda sedikit setelah mendengar berita itu tadi dari bibir tidak sopan Karl

__ADS_1


__ADS_2