
Nathan jarang pulang Sebab dia sangat tidak suka sekali dengan sikap papa nya yang selalu saja se enak nya bahkan sang papa selalu menuntut nya menjadi seperti yang dia inginkan padahal saat ini Nathan sudah sangat kaya sekali tapi tetap saja papa nya masih meremehkan diri nya hingga kini dia pun enggan sekali menginjakkan kaki ke rumah nya sendiri sebab itu masalah nya
"Kamu sudah lihat kampus tadi , bagaimana?". Tanya Rani
"Sudah Tante dan Nathan sendiri yang mengantar Ericka untuk melihat kampus nya ". Jawab Ericka
"Berangkat bersama Nathan saja dan jika ada apa-apa di sana biar nanti Nathan yang mengurus nya juga ". Kata Bram
"Tidak perlu terus merepotkan Nathan juga Bram , kasihan dia karena dia bisa tidak bebas nanti jika terus bersama dengan Ericka ". Kata Ella
"Dia harus tanggung jawab juga dan Ericka bukan orang lain , dia anggota keluarga kita jadi memang sudah seharusnya Nathan menjaga sepupu nya ". Kata Bram
"Itu tidak perlu om , jika Ericka mengalami kesusahan baru nanti akan meminta bantuan Nathan agar tidak merepotkan juga jika Yesus meminta bantuan nya ". Kata Ericka
"Tidak ada yang merasa di repot kan juga dan memang sudah seharusnya Nathan menjaga kamu di sana apalagi di sana juga ada Galang jadi dia harus bisa menjaga kamu dengan baik ". Kata Rani
"Ericka juga sudah bertemu dengan Galang dan dia sama sekali tidak mempersulit Ericka sama sekali ". Kata Ericka dengan senyum nya
"Sudah ayo lanjutkan saja makan nya kenapa jadi membahas hal yang sama sekali tidak penting sih ". Kata Ella
"Kamu sangat sabar sekali bahkan dengan Nathan pun juga sangat sabar berbeda sekali dengan ku mbak , bahkan anak itu sungguh tidak pernah peduli Sama sekali dengan ku ". Kata Rani
"Kamu jangan terlalu menuntut nya sebab di usia nya yang segini menang mereka sangat labil sekali tapi Nathan cukup cerdas loh bisa mendirikan perusahaan sendiri tanpa bantuan kamu Bram ". Kata Ella memuji Nathan
"Tapi dia masih tetap tidak bisa di atur sama sekali dan selalu membuat ku darah tinggi mbak ". Kata Bram
"Kamu terlalu menekan dia jadi dia terus saja memberontak hingga terlihat sama sekali tidak perduli padahal dia sangat baik hanya saja tidak suka dengan kalian yang suka mengatur itu ". Kata Ella
__ADS_1
Kedua orang tua Nathan pun hanya bisa diam saja dan mereka memang tidak bisa terus memaksa Nathan sebab jika semakin di paksa dia akan semakin jauh dari keluarga nya dan itu hal yang sangat buruk sekali bagi mereka kedua orang tua Nathan
"Lang ". Panggil Ryn
"Apa sayang". Kata Galang yang sudah menoleh
"Gue hajar Lo ya , suka sekali sih panggil gue sayang . nanti cewek Lo marah jika Lo panggil gue sayang ". Kata Ryn
"Cewek gue ya elo jadi bisa Lo marah sama diri Lo sendiri memang ?". Tanya Galang
"Ngaco Lo , siapa juga yang mau jadi cewek Lo , gak banget ". kata Ryn
"Rendra tidak ada apa-apa nya jika di bandingkan gue dan ingat lah gue bisa menghajar nya jika gue mau "Kata Galang
"Tentu saja dia tidak bisa di banding kan dengan elo yang suka sekali main pukul seperti yang Lo katakan tadi ". Kata Ryn
"Doa bisa main basket dan sangat jago sekali ". Jawab Ryn
"Lupa Lo siapa gue bahkan gue bisa mengalahkan nya di depan Lo jika Lo mau melihat nya ". Kata Galang
"Apa sih Lang sombong banget deh jadi orang . Tadi tanya di jawab malah sombong seperti itu , gak banget ya Lo ini ". Kata Ryn
"Gak usah dekat dengan lelaki manapun karena mereka tidak bisa di banding kan dengan gue yang selalu ada untuk Lo ". Kata Galang
"Yakin bisa selalu ada untuk gue selama nya ?". Tanya Ryn
"Tentu saja . Gue Galang Harun Aditama akan selalu bersama dengan Ryn apapun yang terjadi bahkan gue akan selalu membela Lo di saat semua orang menghina Lo ". Kata Galang
__ADS_1
Ryn pun menertawakan nya karena dia merasa jika Galang terlalu berlebihan sekali bahkan Ryn juga tidak yakin jika apa yang di katakan Galang serius dan bukan candaan semata
"Lo gak percaya dengan ucapan Leader kita Ryn ?". Tanya Jo
"Ya kali gue percaya dengan dia yang suka sekali membuat gue kesal dan lagi ya , Galang pasti sudah ada wanita yang di sukai nya dan itu pasti bukan gue " Kata Ryn
"ah dasar bodoh bodoh sama Sama sekali tidak peka dengan kondisi yang ada ". Kata Darren dengan hasil dia mendapatkan tatapan tajam dari Galang
"Rendra tidak lebih tampan dari Galang bahkan Galang lebih populer dari dia dan kenapa Lo malah suka nya sama Rendra bukan sama Galang saja ". Kata Nathan
"Jika gue suka sama Lo saja bagaimana, boleh gak ?". Tanya Ryn bercanda
"Gak lucu candaan Lo yang ada gue habis di tangan Galang ". Kata Nathan
Ryn bisa melihat tatapan tajam Galang tapi dia pun kini menyinggung kan senyum nya agar Galang tidak marah dan mereka aman dari amukan sang leader
"Gila ya Ryn , gak nyangka banget gue jika dia memang sangat dekat dengan kak Galang bahkan masalah kak Dimas bisa selesai dengan cepat dan muda dan Ryn masih tetap bisa kuliah dengan aman dan tenang di sini karena kak Galang sudah membereskan semua nya ". Kata Nina
"Dia sangat beruntung sekali karena tidak banyak bukan yang bisa dekat dengan kak Galang apalagi sampai di bela seperti itu dan Ryn sangat beruntung sekali ". Kata Bobby
"Sudah jangan terus bergosip seperti itu . Kalian apa tidak lihat jika Ericka sudah kembali jadi pasti Galang juga akan kembali bukan kepada nya jadi jangan terlalu membuat Ryn berharap pada Galang ". kata Ziya
"Tapi mereka sudah putus sejak lama dan itu jauh sebelum Ryn datang bukan ". Kata Nina
"Dan juga tidak tahu bagaimana hubungan Galang dan Ericka selama ini jadi jika bisa lebih baik kita melindungi Ryn dan mengingat kan nya agar dia tidak patah hati nanti nya karena menyukai Galang ". Kata Ziya
"Itu benar sekali tapi menurut gue sih memang kak Galang sudah suka dengan ryn , terbukti sekali dari tatapan nya kepada Ryn yang sungguh sangat berbeda sekali bahkan ketika kak Ericka datang pun sama sekali kak Galang tidak menatap nya bukan ". Kata Nina
__ADS_1
Ziya hanya tidak ingin jika Ryn akan patah hati apalagi dia juga tahu bagaimana orang tua Galang yang tidak akan setuju jika Putra nya menjalin hubungan dengan orang biasa saja yang tidak di anggap pantas dengan keluarga mereka