
Galang tidak suka jika di jodohkan bahkan dia tidak akan mau jika menjadi alat papa nya untuk mengamankan bisnis nya . Dia saja bisa menghancurkan bisnis papa nya dengan tangan nya sendiri bahkan dia juga dengan mudah melakukan nya karena dia di usia nya yang masih mudah ini sudah merajai bisnis juga dan itu membuat nya bisa melakukan apapun kepada mereka yang membuat nya marah . Selain dari keluarga Aditama, Galang juga memiliki usaha nya sendiri yang dia bangun sendiri dengan uang hasil nya balapan. Galang sangat ahli jika masalah Balapan dan lagi dia suka balapan juga untuk menghibur diri nya yang selalu emosi jika sudah menghadapi papa nya . Oleh sebab itu waktu itu Galang memilih balapan dan tidak dia sangka jika dia mendapatkan banyak uang dari hasil balapan hingga dia perlahan tapi pasti mendirikan usaha kecil hingga menjadi besar dan saat ini memiliki beberapa cabang dan beberapa usaha lain nya juga . Sungguh darah bisnis memang sudah melekat pada diri nya jadi dia bisa dengan mudah sekali masuk ke dalam dunia bisnis tanpa harus melibatkan papa nya dalam hal itu
Pagi menjelang dan seperti biasa nya , kini Ryn sudah siap untuk pergi ke kampus bahkan dia semalam tidur sangat nyenyak sekali dan saat ini dia sudah kembali segar
"Mau berangkat Ryn ?". Tanya Vika
"Iya nih , mau kuliah dulu yang rajin biar nanti bisa jadi orang kaya ". Kata Ryn
"Bisa saja ya kamu ini . Oh ya , ma bareng gak berangkat nya kebetulan aku lewat kampus kamu hari ini ?". Tanya Vika menawarkan tumpangan
"Tidak usah , bukan nya sombong tapi teman ku menjemput ku jadi aku nebeng dia saja ." kata Ryn
"Oh ya sudah jika kamu ada yang bisa memberikan tumpangan. Aku pergi duluan ya ". Kata Vika
"Ok ". Kata Ryn
Ryn kini bersiap untuk pergi ke kampus dan hari ini Karl yang akan menjemput nya sebab Galang mengatakan jika dia ada urusan jadi saat ini dia tidak bisa mengajak Ryn berangkat bersama
Tin tin
Mobil Karl sudah ada di depan dan kini Ryn pun berjalan menghampiri nya agar Karl tidak lagi membunyikan klakson dan akan membuat nya menjadi bahan gosip nanti nya
"Kenapa Lo malah ke sini , harus nya tunggu saja di sana Karl jangan ke sini . Bisa dalam masalah gue jika Lo ke sini ". Kata Ryn protes
"Batre ponsel gue habis jadi yao bisa menghubungi Lo jika gue sudah sampai jadi ya sudah gue susul saja Lo ke sini dari pada kita saling tunggu malah telat bukan nanti nya ". Kata Karl
"Ya sudah kalau begitu ayo berangkat jika ada yang lihat gue pakai mobil mewah bisa bahaya nanti ". Kata Ryn
"Gosip sebesar apapun akan hilang sekejap, tenang saja ". Kata Karl
"Sudah jangan banyak bicara lagi sebaik nya berangkat saja sekarang dari pada nanti malah telat kan gak enak juga Karl ". kata Ryn
__ADS_1
Kedua nya kini tampak pergi bersama dan Karl pun melaju kan kendaraan nya dengan santai saja karena jam juga masih pagi jadi dia tidak buru-buru juga saat ini
"Lo sudah sarapan belum ?". Tanya Karl
"Sudah ". Jawab Ryn singkat saja
"Jangan bohong. Jika Lo belum sarapan dan Galang tahu bisa marah dia sama gue ". Kata Karl
"Kan tadi sudah gue jawab jika gue sudah makan , masih saja tanya terus . memang ya kalian ini para anggota Atlas batu sekali otak nya tidak bisa jika di beri tahu sekali saja ". Kata Ryn
"Gue hanya memastikan. Lo tahu sendiri cowok Lo itu bagaimana jika sudah mengamuk ". Kata Ryn
"cowok gue apa nya , gue pukul Lo ya jika bicara seperti itu lagi ". Kata Ryn
"Galang lebih tampan dari Rendra dan dia juga lebih mapan , lalu kenapa Lo malah masih mengejar Rendra tanpa perduli Galang sama sekali ". Kata Karl
"Gila kali Lo ya , Galang juga gak suka kali sama cewek seperti gue ". Kata Ryn
"Memang Lo seperti apa ?". Tanya Karl
"Puas Lo ". Kata Ryn
Karl tertawa saja saya ini melihat Ryn yang sangat lantang mengatakan jika dia tidak cantik padahal Ryn termasuk kategori cantik menurut dia apalagi menurut Galang
"Itu penilai Lo saja berbeda dengan penilaian yang lain nya ". Kata Karl
"Sudah lah Karl kenapa terus bahas gak penting seperti ini , mending kita nyanyi saja lebih asik ". Kata Ryn
"Suara Lo jelek jadi males gue denger Lo nyanyi ". Kata Karl
"Oh berani ya Lo bilang suara gue jelek , untuk ini masih di jalan jika tidak sudah gue pukul Lo tadi Karl ". Kata Ryn
__ADS_1
Karl dan Ryn suka bercanda dan suka saling mengejek . Mungkin saja Karl terlihat sangat tidak bersahabat dengan orang lain sama seperti Galang dan Nathan tapi jika bersama dengan Ryn dia akan menceritakan apapun bahkan tanpa Ryn tanya pun Karl akan curhat kepada nya . Karl anak tunggal dan dia pun menganggap Ryn sebagai adik nya bahkan orang tua nya pun juga sering bertanya kepada nya kenapa Ryn tidak lagi menginap di kediaman nya seperti waktu itu
"Ayo turun bu bos , kita sudah sampai ". Kata Karl
"Nama nya Bu bos jadi seharusnya Lo itu bukan pintu dong untuk gue ". kata Ryn
"Ngelunjak sekali Lo ya . Memang minta gue acak rambut Lo ". Kata Karl
"Awas saja jika berani, gue adukan papi nanti Lo ". Kata Ryn
"Suka nya ngadu doang sama papi gue ". Kata Karl
Ryn tidak perduli malah dia mengejek Karl dengan menjulurkan lidah nya
"Itu bukan nya cewek yang kemarin di kafe ya Nat?". Tanya Ericka
"Ya ". Jawab Nathan singkat
"Dia sangat dekat sekali dengan Karl bahkan bisa mengajak Karl bercanda juga ". Kata Ericka yang memperhatikan Ryn sejak dia keluar dari mobil Karl
"Kenapa dia tidak bareng Lo Lang?". Tanya Darren kepada Galang yang sudah sampai kampus lebih dulu tadi dan saat ini tengah menunggu Ryn yang di jemput Karl tadi
"Gue ada urusan jadi Karl yang menjemput nya ". jawab Galang
Karl dan Ryn berjalan menghampiri Galang dan yang lain nya dan kedua nya pun masih sempat bercanda juga sambil berjalan
"Kenapa sangat lama sekali?". Tanya Galang
"Karl mengemudi nya sangat lambat seperti siput ". Kata Ryn
"Bagus ya nona Lo menyalahkan gue padahal tadi Lo minta mampir ke supermarket hingga gue harus putar balik jauh sekali tadi ". Kata Karl
__ADS_1
"Ya sorry brother, gue gak sengaja ". Kata Ryn
Karl hanya tersenyum sinis saja kepada Ryn dan dia pun tidak menanggapi ucapan Ryn Sebab dia juga tidak kesal dengan Ryn jadi dia hanya mendiamkan nya saja