
Ericka masih di rumah sakit menemani mama Nathan bersama mama nya . Untung nya juga Nathan tidak terluka parah dan sudah siuman juga saat ini jadi dia pun bisa bernafas lega ketika melihat Nathan sudah membuka mata nya kembali
"Kamu kenapa , kok bisa seperti ini sayang ?". Tanya Rani
"Jangan banyak bertanya dulu , biarkan dia istirahat untuk memulihkan kondisi nya ". Kata Ella
"Aku hanya tidak habis pikir saja kenapa Nathan malah babak belur seperti ini , apa dia bertengkar dengan seseorang hingga seperti ini ". Kata Rani
"Sudah biarkan saja dia istirahat jangan mengganggu nya , kasihan jika kamu memberikan banyak pertanyaan kepada nya ". Kata Ella
"Mama dan Tante pulang saja untuk beristirahat, biar Ericka di sini menemani Nathan ". Kata Ericka
"Iya , Ericka benar . Kamu butuh istirahat jadi ayo pulang dulu besok ke sini lagi ". ajak Ella
Memang Hari sudah mulai gelap dan saat ini Nathan baru saja siuman membuat Rani yang tadi nya khawatir pun kini bisa bernafas dengan sangat lega sekali sabab putra nya sudah sadar kembali tapi dia juga sangat lelah karena seharian hanya ada di rumah sakit saja bahkan makan pun dia juga tidak mau sebab merasa tidak enak karena memang Nathan belum sadar jadi makan pun terasa tidak enak sekali untuk di lakukan oleh nya
"Kasihan jika Ericka hanya sendiri saja di sini ". Kata Rani
"Tidak apa Tante , di sini ada suster jadi Ericka jika butuh sesuatu bisa meminta bantuan suster di sini ". Kata Ericka
"Ayo kita pulang saja dulu ". Kata Ella
"Mama pulang saja , Nathan tidak apa di sini dengan Ericka ". Kata Nathan
"Kamu ini memang suka sekali buat mama takut ". Kata Rani
"Maaf ma , Nathan tidak akan melakukan nya lagi ". Kata Nathan
"Mama dan Tante Ella pulang dulu , kamu di jaga Ericka di sini jadi baik-baik ya jangan malah bikin onar di sini nanti jika mama tidak ada di sini ". Kata Rani memperingati putra nya
Kini mama Nathan pun pergi meninggalkan rumah sakit bersama dengan mama Ericka dan Nathan dan Ericka masih di sana berdua saja saat ini
__ADS_1
"Maaf , karena aku kamu jadi seperti ini ". Kata Ericka
"Tidak perlu menyalahkan diri sendiri karena gue juga yang salah sebab tidak bisa menahan diri ". Kata Nathan
"Galang pasti sangat marah sekali kan kepada kamu ". Kata Ericka menebak
"Ya begitulah Galang dan dalam hal ini memang gue yang salah jadi gue terima konsekuensinya ". Kata Nathan
"Bahkan Darren dan Jo saja tidak datang ke sini untuk melihat kamu saat ini , pasti hubungan kalian menjadi taruhan nya ". Kata Ericka
Nathan pun juga sudah tahu jika dia memang salah dan wajar juga jika para anggota Atlas tidak datang ke sini untuk menjenguk nya sebab mereka juga tidak suka dengan sikap Nathan kepada Ryn jadi mereka memilih menurut saja dengan Galang pasti nya untuk tidak datang menemani Nathan di rumah sakit
"Jika lapar makan saja dulu , cari di kantin atau order saja dulu ". Kata Nathan
"Sejak tadi sudah makan dan sangat kenyang sekali jadi gak perlu makan lagi . mending di sini saja temani kamu siapa tahu kamu butuh bantuan dari aku ". Kata Ericka
"Gue tidak selemah itu jadi jangan menganggap gue tidak bisa melakukan apapun saat ini ". Kata Nathan
"Ingat , Lo jangan menyalahkan diri Lo sendiri karena dalam hal ini sudah menjadi urusan gue dan Galang jadi Lo gak perlu cemas memikirkan nya ". Kata Nathan
Ericka tidak mungkin tidak memikirkan nya sebab karena dia lah Nathan bisa masuk ke rumah sakit jadi mana bisa dia menghilang kan semua nya dari kepala saat ini sedangkan korban nya saja masih terbaring lemah di hadapan nya saat ini
"Kenapa masih di sini , gak ke rumah saja pulang ?". Tanya Ryn kepada Galang yang ikut juga ke rumah Karl
"Sudah lama Galang tidak ke sini jadi gak apa sayang biarkan dia menginap juga di sini ". Kata Maya
"Dia nya kesenangan ma jika di bolehkan menginap di sini ". Kata Karl
"Lo gak usah perhitungan, mama saja mengizinkan ". Kata Galang
"Lo punya rumah sendiri, jadi gak harus kan menginap di sini ". Kata Ryn
__ADS_1
"Harus dong , di sini ada kekasih ku jadi harus tetap di sini agar tidak di goda sama Karl ". Kata Galang
"Wah , kalian sudah jadian ?". Tanya Maya
"Tidak ma ". Jawab Ryn
"Belum ada jawaban ma dari Ryn , saat ini Galang sedang di gantung sama cewek dan baru dia doang yang berani melakukan nya ". Kata Karl
"Gue gak maksud ya Melakukan hal itu ". Kata Ryn
"Hebat kamu bisa meluluhkan hati singa ini ". Kata Luis
"Di play boy pa jadi Ryn pasti hanya akan di jadikan mainan atau taruhan nya saja ". Kata Ryn
"Ad yang bilang seperti itu, atau Nathan yang mengatakan nya ?". Tanya Galang
"Oh ya , papa dengar jika saat ini Nathan sedang masuk rumah sakit . kalian kenapa tidak menjenguk dia di rumah sakit malah di sini duduk manis ". Kata Luis
Luis memang belum tahu kenapa Nathan masuk rumah sakit sebab dia memang baru bergabung bersama dengan mereka saat ini setelah pulang kerja tadi. Ryn pun kini menatap Galang Merasa jika Galang pasti sudah sangat berlebihan sekali hingga membuat Nathan masuk rumah sakit dan Ryn pun merasa jika dia salah membuat kedua nya bertengkar sebelum nya
"Kami tahu pa ". kata Karl
"Papa tahu kan Ryn terluka , mama tadi sudah cerita kan . Dan yang Melakukan nya adalah Nathan sebab dia salah paham dengan putri kita hingga berani membuat nya luka seperti ini ". Kata Maya mengelus luka dari Ryn yang juga sudah mulai sembuh juga dan sudah agak baikan Ryn saat ini
"Kenapa dia Berani sekali Melakukan hal itu ma dan lagi Karl , kenapa kamu malah diam saja sedang kan papa sudah mengatakan bukan untuk menjaga adik kamu ini di kampus ". Kata Luis yang juga ikut marah ketika tahu bahwa yang melakukan hal itu adalah sahabat Karl sendiri
"Sudah di wakilkan Galang pa balasan nya , jadi stop marah nya ". Kata Maya
"kenapa bisa Nathan Melakukan hal itu , sungguh tidak gentle sekali dia sampai menyakiti Ryn seperti ini ". Kata Luis
Luis sungguh tidak terima , meskipun Ryn bukan lah putri nya sendiri tapi dia sangat menyayangi Ryn melebih putri nya dan akan selalu memberikan bantuan apapun kepada Ryn jika dia memang membutuhkan hal itu
__ADS_1