Kisah Cinta Sang Leader

Kisah Cinta Sang Leader
Tidak Mau di Jaga


__ADS_3

Ryn tidak bisa melakukan apapun untuk membantu Nathan karena dia juga tidak tahu Nathan di bawah kemana oleh Galang


"masuk atau mau gue gendong saja ". Goda Karl


"Gila Lo, kaki gue masih utuh jadi untuk apa di gendong ". Kata Ryn


"Ya sudah kalau begitu masuk , kenapa masih diam saja di dalam mobil ". kata Karl


Ryn pun turun dan saat ini dia pun masuk kembali ke rumah Karl bersama dengan Karl juga


"Ma , kami pulang ". Kata Karl


Tentu saja Maya yang mendengar nya pun langsung menghampiri Karl dan dia senang ketika melihat Ryn kembali ikut bersama dengan Karl datang lagi ke rumah nya


"Sayang , kamu sudah datang lagi . Loh ini kenapa ?". Tanya Maya ketika melihat luka Ryn


"Jatuh ma ". Jawab Ryn


"Bohong sama orang tua , dosa Lo nanti ". Kata Karl


Ryn memukul Karl , menurut Ryn tidak perlu juga cerita kepada mama nya tentang apa yang Nathan lakukan kepada nya tadi jadi saat ini dia pun mencoba untuk menutupi nya saja tapi Karl malah tidak mendukung hal itu


"Apa ada yang melukai kamu ?". Tanya Maya menatap cemas ke arah Ryn


"Tidak perlu cemas ma , Ryn tidak apa ". Kata Ryn menjelaskan kepada mama Karl jika itu hanya insiden ketidak sengajaan saja agar mama Karl tidak terlalu cemas juga dengan luka nya


"Kamu harus jaga Ryn dong Karl , kalian kan satu kampus jadi hal ini tidak sampai terjadi". Kata Maya yang kini mengambil kotak obat


"Tadi sudah di obati ma ". Kata Ryn


"Tapi mama merasa gak tenang , apa mau ke rumah sakit saja ?". Tanya Maya


"Galang sudah mengajak nya tapi di tolak sama dia ma ". Kata Karl


"Kenapa kamu dan Galang tidak bisa menjaga nya dengan baik bahkan kalian berdua , hanya menjaga satu orang saja kenapa tidak bisa sih ". Kata Maya kesal dengan putra nya itu yang dia rasa tidak bisa membantu Ryn sama sekali ketika Ryn dalam masalah


"Sudah ya ma , tidak perlu di bahas lagi hal ini ". Kata Ryn


"Tentu saja mama masih tidak rela jika ada yang menyakiti kamu . siapa orang nya biar mama datang ke kampus untuk memberikan dia peringatan. Dia kenapa bisa melukai anak cantik kesayangan mama ini ". Kata Maya


Karl tadi yang naik ke atas untuk berganti baju pun kini sudah turun dan dia juga terlihat sudah bergabung bersama dengan mama nya serta ryn juga di sana sambil membawa beberapa cemilan juga untuk mereka makan sambil mengobrol

__ADS_1


"Gue bawa kan minuman agar Lo tidak kelaparan dan kehausan juga, baik kan gue ". Kata Karl


"Baik apa nya , malah tidak terlalu baik menurut gue. Itu hanya modus Lo saja kan ". Kata Ryn


"Gue baik malah Lo pemikiran nya negatif sekali sama gue ". Kata Karl


"Lo baik jika hanya ada mau nya saja ". Kata Karl


"Kalian harus saling menjaga dan tidak boleh saling menyakiti satu sama lain ". Kata Maya


"Karl sudah menjaga nya dengan baik ma hanya saja dia tidak nya mau di jaga sama sekali ". Kata Karl


"Kamu istirahat saja sekarang agar bisa lekas membaik juga ". Kata mama Sarah


"Ryn mengobrol sama saja dengan mama, nanti juga akan sembuh sendiri kan sudah di obati juga ". Kata Ryn


"Nanti Galang akan datang ke sini ma untuk menemui kekasih nya ini ". Kata Karl


"Siapa juga yang jadi kekasih Galang , sembarangan saja Lo jika bicara ". Kata Ryn


"Jika Galang ke sini kita pergi jalan-jalan saja bagaimana setelah ini ?". tanya Maya


"Bisa kita pergi ma , Karl setuju saja dan mungkin saja nanti papa bisa gabung juga ". Kata Karl


Tak lama setelah obrolan itu , terlihat saat ini Galang datang bersama Dengan belanjaan di tangan nya yang lumayan banyak juga yang dia bawa saat ini


"Nah ini dia sudah datang ". Kata Maya


"Mama di rumah , tidak ikut papa pergi kerja ?". Tanya Galang


"Mana pernah boleh sama papa jika pergi ke kantor, iya kalau dinas ke luar negeri ". Kata Maya


"Ayo ma jika mau pergi jalan-jalan, Galang sedang tidak sibuk hari ini ". Kata Galang


"Mama mama , dia mama gue bukan mama Lo ". Kata Karl


"Mama Lo itu mama semau anak Atlas jadi terima saja ". Kata Galang


"Sudah , kalian tunggu sini dulu ya , mama mau ambil tas dulu ". Kata Maya


"Ambil tas saja ma tidak perlu bawa uang sebab Galang punya banyak uang ". Kata Galang

__ADS_1


"Ya sudah kalau begitu mama tidak perlu bila tas Karena hanya bawa ponsel saja ". Kata Maya


Saat ini mereka pergi dengan hanya satu mobil saja untuk bisa bercanda bersama juga dan terlihat Ryn masih diam saja hingga saat ini


"Sariawan Lo Ryn , diam saja sejak tadi ". Kata Karl


"Mungkin masih sakit itu pipi nya Karl ". Kata Maya


"Mau ke rumah sakit ?". Tanya Galang


"Gak usah ". Jawab Ryn dengan nada ketus nya membuat Karl pun tersenyum sambil menatap Galang


"Nathan tidak akan mati karena gue juga hanya memberikan sedikit pelajaran saja kepada nya tadi ". Kata Galang


"Jadi yang melakukan nya Nathan , kenapa dia sampai melakukan hal itu kepada Ryn ". Kata Maya kaget mendengar siapa yang melukai Ryn


"Itu hanya salah paham ma ". Kata Ryn


"Dia memang sangat bodoh sekali ". Kata Galang


"Kemana kita ma ?". Tanya Karl


"Terserah kamu saja Karl kan kamu yang mengemudi saat ini ". Kata Maya


"Enak nya kemana ya agar bisa menghabiskan uang Galang. Setidak nya nominal nya berkurang lah satu angka jika kita pergi saat ini ". Kata Karl


"Beli saja hotel jika ingin menguras uang Galang ". Kata Ryn


"Hotel saja tidak akan membuat tabungan Galang goyah sedikit pun juga ". Kata Karl


"Memang sekaya itu ya keluarga Aditama hingga apapun yang di beli tadi akan mengurangi uang mereka dalam ATM ". Kata Ryn


"Maka nya menikah lah dengan salah satu anak dari keluarga Aditama agar Lo bisa bersantai tanpa memikirkan bagaimana mencari uang lagi ". Kata Karl


"Yeh itu mana nya matre dong ". Kata Ryn


"Gak matre karena uang gue banyak dan gue juga mencari uang untuk pasangan gue jadi dia bisa menghabiskan nya jika memang mau ". Kata Galang


"Tuh Ryn dengar kan apa kata Galang ". Kata Karl


"Lo lagi , kenapa bicara seperti itu , seperti gue saja yang akan menjadi kekasih Galang nanti nya ". Kata Ryn

__ADS_1


Maya pun hanya tersenyum melihat tingkah Ryn saat ini yang seperti nya memang tidak menyadari situasi yang ada


__ADS_2