
Mentari kini pun sudah mulai meninggi dan terlihat juga saat ini jika Ryn pun juga sudah bersiap untuk pergi ke kampus nya . Saat ini dia pun juga sudah bersiap untuk pergi dengan dandanan seperti biasanya sangat santai sekali
"Huft, tetap semangat Ryn jangan sampai menimbulkan masalah dan semoga saja memang tidak akan ada masalah besar yang terjadi". Kata Ryn menyemangati diri nya sendiri
Saat ini dia pun berjalan pergi dari rumah kontrakan nya ingin naik angkutan umum , Padahal biasanya Galang akan menjemput dia namun seakan dia lupa hal itu kini Ryn pun terlihat pergi menuju halte yang tidak jauh dari rumah nya untuk menunggu di sana
Setelah beberapa menit kepergian Ryn terlihat dari jauh mobil mewah terparkir berjalan dan saat ini pun seseorang turun berjalan menghampiri tempat tinggal Ryn . Tak lama setelah nya orang itu pun kembali ke mobil lagi
"Ryn gak ada Lang, seperti nya dia sudah berangkat". Kata Jo
Tadi Jo yang turun untuk memanggil Ryn sebab jika mobil di bawah ke sana pasti Ryn akan marah jadi Galang meminta Jo untuk turun dan menjemput nya agar tidak ada gosip juga jika Galang yang turun dari mobil
"Mungkin saja dia sudah berangkat duluan Lang ". Kata Karl
"Nathan kemana , ada urusan apa dia ?". Tanya Galang
"Lo curiga sama Nathan, yang benar saja Lang bahkan dia juga tidak mungkin kan menculik Ryn karena dia pun tahu bagaimana sifat Lo ". Kata Darren
"Itu benar Lang , jangan menuduh sembarangan karena itu bisa menghancur kan persahabatan kita ". Kata Jo
"Gue tidak menuduh hanya bertanya saja kemana dia , kenapa tidak berangkat bareng ". Kata Galang
"Lo tahu kan jika Ericka akan satu kampus dengan kita . Nathan berangkat bersama dia hari ini agar dia di kampus aman tidak ada yang mengganggu nya ". Kata Karl
"Seharusnya Ryn juga seperti itu tapi kenapa dia selalu saja menolak jika di ajak berangkat bareng ". Kata Galang kesal sekali karena Ryn malah ke kampus sendiri tanpa menunggu diri nya padahal biasanya dia akan di jemput oleh atlas tapi hari ini malah berangkat bahkan tidak memberikan kabar juga jadi dia pun sungguh sangat kesal sekali . Terlihat wajah kesal Galang dan mereka semua pun tidak berani bertanya apapun karena jika mood Galang seperti ini maka dia akan mudah sekali menghajar orang jika ucapan nya itu sudah bisa di katakan menyinggung nya dan mereka tidak ingin hal itu terjadi jadi mereka memilih untuk diam saja saat ini dari pada kena pukul Galang lebih baik dia menunggu perintah saja
"Berangkat sekarang". Kata Galang yang sudah kembali masuk ke dalam mobil dan melaju kan nya dengan sangat kencang sekali membuat yang lain hanya bisa mengikuti tanpa protes sama sekali kepada sang Leader
__ADS_1
"Ryn , Lo tenang saja dan jangan takut. Gue akan di sisi Lo dan akan membantu juga jika memang Lo perlu bantuan ". Kata Ziya ketika kedua nya sudah ada di gerbang kampus bahkan mereka tak sengaja bertemu dan menjadi mutuskan berangkat bersama
"Eh Ryn sudah datang . Apa Lo sudah ke ruangan dekan ?". Tanya Nina
"Belum sih kan gue baru datang jadi belum ke sana ". Jawab Ryn
Terlihat saat ini mobil Nathan memasuki arena parkir kampus dan banyak pasang mata yang menatap nya sebab ada wanita yang juga keluar dari mobil Nathan
"Loh , bukan nya itu Ericka ya . apa dia akan kembali ke Kampus ini ?". Tanya Nina
Ryn masih menatap Nathan dan wanita yang baru saja keluar dari mobil nya karena Ryn juga tidak mengenal nya padahal Ericka sangat populer di kampus sebab dia saja dulu yang bisa dekat dengan Atlas bahkan menjadi kekasih Galang hingga dia pindah kampus tidak ada yang tahu siapa wanita yang bisa masuk ke dalam anggota Atlas dan baru kemarin Ziya dan para sahabat nya tahu jika Ryn bagian dari Atlas , Geng terkenal di kampus dengan leader yang juga sangat terkenal dan tidak bisa di usik sama sekali oleh siapapun juga
"Jika dia di sini itu arti nya dia memang kembali ke kampus ini ". Kata Ziya
"Lalu bagaimana kak Galang, apa dia akan kembali bersama Ericka ya tapi kemarin dia mengakui jika Ryn kekasih nya ". Kata Nina
Kini Ryn berjalan untuk segera pergi ke kelas nya namun baru beberapa langkah mobil Galang dan yang lain nya pun sampai di kampus membuat langkah Ryn dan sahabat nya pun berhenti sejenak karena Geng orang kaya sedang lewat
"Panjang umur ya kak Galang, baru saja di bicara kan sudah nongol ". Kata Nina
Ryn tidak menanggapi nya dan dia pun kini sadar jika tadi tidak memberi tahu Galang bahwa dia sudah berangkat lebih dulu dan saat ini dia pun mengirim pesan kepada Galang mengenai alasan nya berangkat lebih awal dan tentu nya dia berbohong kepada Galang agar dia tidak tahu apa yang sedang menimpa diri nya
"Yuk masuk , kenapa malah masih di sini ". Kata Ryn mengajak mereka untuk segera masuk
"Lo tenang saja gue akan bantu sesuai dengan apa yang gue katakan tadi ". Kata Ziya
Saat ini Ryn berjalan melewati Galang bahkan sejak tadi pun tatapan Galang tertuju pada Ryn dan dia pun sama sekali tidak mengalihkan pandangan dari Ryn hingga membuat Ericka pun juga menatap Ryn
__ADS_1
"Bagaimana Karl , apa sudah tahu jawabannya?". Tanya Galang
"Dia sedang dalam masalah Lang ". Kata Karl
"Gue tahu bodoh , jadi apa masalah nya ?". Tanya Galang
"Gue belum bisa memastikan nya, nanti akan gue cari tahu lebih lanjut lagi Lang ". Kata Karl
"Bodoh sekali ". Kata Galang lalu berjalan masuk di ikuti dengan yang lain nya . Bahkan Galang pun tidak menyapa Ericka dan menatap pun dia juga tidak melakukan nya sama sekali tapi Ericka tidak mempermasalahkan nya
"Ericka apa kabar Lo ?". Tanya Jo sambil berjalan
"Aku baik . Kamu semakin glowing ya Jo . Lama tidak bertemu makin tampan kamu nya ". Kata Ericka
"Lo bisa saja . Lo juga tambak cantik dan imut sekali , jadi gemes gue nya kalau lihat Lo ". Kata Jo dan dia pun langsung mendapatkan tatapan tajam dari Nathan karena menggoda Ericka
"Hanya bercanda Nath tidak serius juga kok jadi jangan seperti itu ". Kata Jo
Galang masih menatap Ryn yang berjalan di depan nya dan dia pun heran ketika Ryn malah pergi menuju ruang dekan bukan ke kelas nya sendiri bahkan saat ini langkah kaki Galang juga mengikuti langkah kaki Ryn bersama dengan kedua sahabat nya itu menuju ruang dekan untuk mengantar kan Ryn hanya di depan pintu saja pasti nya . sebab yang di panggil adalah Ryn jadi kedua nya hanya akan mengantar sampai pintu saja
"Kenapa dia masuk ke dalam ?". Tanya Galang membuat kedua sahabat Ryn pun terkejut
"Kak Galang ". Kata Nina terbata-bata dan berbeda sekali dengan Ziya yang masih tetap tenang saat ini ketika melihat Galang
"Gue tanya kenapa dia masuk ke sana ?". Tanya Galang kembali dengan dingin nya
"Karena insiden Dimas ". Jawab Ziya singkat dan Galang pun sudah paham maksud dari jawaban Ziya tadi
__ADS_1