
Ryn saat ini pun sangat bingung sekali kenapa pihak sekolah malah menyalahkan dia padahal dia tidak melakukan apapun dan lagi dia juga tidak memukul Dimas jadi kenapa mereka malah menyalahkan nya , itu sungguh Sangat tidak adil sekali bagi dia namun jika dia memberi tahu Galang pun masalah akan menjadi rumit juga karena emosi Galang sahabat nya itu sungguh sangat tidak bisa di atur sama sekali dan dia bisa saja merusak segala nya jika sudah marah hingga Ryn akan semakin mendapat masalah yang lebih besar dari masalah ini pasti nya jadi menurut Ryn sebaiknya memang tidak membawa Galang dalam masalah ini karena memang itu sangat beresiko sekali
"Lo kenapa Ryn, apa ada masalah yang terjadi?". Tanya Aldo
"Ah tidak , gue tidak apa hanya kaget saja dengan beberapa berita tadi yang di kirim oleh teman gue ". Kata Ryn
"Kirain Lo ada masalah apa , jika ada cerita saja sama kita dan jangan di pendam sendiri karena itu sungguh tidak baik sekali jika kamu memendam nya sendiri ". Kata Rico
"Iya gue tahu . Ayo kerja lagi biar tambah semangat juga dan nanti dapat bonus banyak juga pasti nya ". Kata Ryn
Dia sangat senang sekali karena memiliki teman kerja yang asik ya meksipun ada juga yang tidak suka dengan nya tapi dia tidak mempermasalahkan hal itu sebab memang tidak mungkin bukan untuk memaksa semua orang suka dengan kita bahkan banyak juga orang yang bermuka dua jadi Ryn pun tidak ingin jika mereka seperti itu jadi dia tidak masalah jika ada yang benci karena memang tidak semua suka dengan diri nya dan itu hal yang sangat wajar sekali
Malam semakin larut dan saat nya juga mereka pulang bahkan semau sudah tertata dengan rapih karena mereka juga sudah selesai kerja
"Eh Lo apa mau bareng kita ?". Tanya Aldo
Ryn sudah melihat mobil Galang di kejauhan jadi dia pun menolak ajakan dari teman nya agar sang teman juga tidak tahu jika sudah ada yang menjemput nya
"Kalau begitu kita duluan Ryn dan Lo hati-hati ya di jalan , jika butuh bantuan maka katakan saja kita akan siap membantu Lo nanti nya ". Kata Rico
"Iya terima kasih sudah sangat baik dan saling kerja sama ". Kata Ryn
Ryn masih diam di tempat dan dia memang menunggu teman kerja nya pergi menjauh baru dia akan datang ke mobil Galang agar mereka tidak curiga dan tidak tahu juga jadi dia pun melakukan hal itu saat ini
__ADS_1
Tin
Mobil Galang berjalan menghampiri nya dan kini Ryn pun segera masuk ke dalam mobil lalu Galang pun melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang saja karena dia juga ingin mengobrol dengan Ryn
"Lapar gak ,ayo makan di tempat biasanya". Ajak Galang
"Gue mau pulang saja , capek dan ngantuk sekali ". Kata Ryn
Galang menatap nya dan dia pun masih terus menatap Ryn membuat Ryn pun memalingkan wajahnya
"Gue tampol ya jika Lo terus menatap gue seperti itu ". Kata Ryn
"Lo kenapa juga hanya di tatap saja marah . Apa ada masalah ?". Tanya Galang
"Baik lah kita akan pulang ". Kata Galang
Dia masih memperhatikan Ryn yang terlihat melamun dan Galang pun sangat yakin sekali jika ada sesuatu yang terjadi dan dia akan mencari tahu hal itu setelah mengantar kan Ryn pulang
"Makasih sudah jemput gue , gue masuk dulu Lang dan Lo hati-hati di jalan ". Kata Ryn lalu masuk ke dalam kontrakan nya dan dia pun segera merebah kan diri di tempat tidur
Apa yang di katakan oleh Nina masih saja menjadi pemikiran nya saat ini bahkan Ryn pun juga tidak tahu harus apa besok jika memang dia akan berhadapan dengan dewan kampus sebab dia juga tidak ingin jika di keluar kan dari kampus tapi dia juga tidak bisa mengatakan kepada Galang agar semua tidak jadi semakin rumit nanti nya karena emosi Galang yang sungguh sangat di luar nalar itu membuat nya harus bungkam dengan semua nya
"Ah Ryn Lo pasti bisa jadi santai saja , Lo akan bisa lewati nya nanti ". Kata nya menyemangati diri nya sendiri
__ADS_1
Ryn pun membersihkan diri nya lalu dia memilih untuk tidur agar semua nya bisa fresh lagi dan dia pun bisa menghadapi hari esok dengan sangat santai sekali nanti nya tanpa harus melibatkan sahabat nya juga pasti nya nanti
"Kenapa Lanh , lesu sekali ?". Tanya Darren
Saat ini Galang ada di basecamp bersama para anggota Atlas dan di sana pun ada Nathan juga yang hanya melirik Galang yang terlihat buruk suasana hati nya saat ini
"Karl , Lo cari tahu kenapa Ryn ". Kata Galang
"Apa dia terluka ?". Tanya Jo
"Bukan terluka tapi ada hal yang dia sembunyikan dari gue jadi tugas Lo mencari tahu tentang itu Karl dan Lo harus segera mendapatkan nya ". Kata Galang
"Gue akan cari tahu besok gue akan informasikan kepada Lo " Kata Karl
"Bukan nya kafe itu milik Lo Lang , apa tidak bisa jika Lo cek cctv saja untuk mengetahui apa yang terjadi dengan Ryn . Mungkin saja dia di tindas oleh teman kerja nya jadi jika seperti itu Lo bisa bertindak memecat orang yang sudah melakukan nya ". Kata Jo
"Gue rasa masalah nya bukan di tempat kerja jadi Karl harus mencari tahu nya agar gue juga tahu ada apa dengan dia ". Kata Galang
"Mungkin saja dia ingin menyelesaikan nya sendiri jadi beri saja dia kesamaptaan untuk melakukan nya dan lagi jika dia tidak bisa melakukan nya baru Lo turun tangan saja Lang ". Kata Nathan
"Apa yang di katakan oleh Nathan ada benar nya Lang , setidak nya Lo kasih dia kesempatan untuk melakukan nya agar dia bisa mandiri juga dan bisa mengukur seperti apa dia bisa menyelesaikan masalah nya Sendiri dan jika memang dia tidak bisa melakukan nya kita bisa turun tangan Lang membantu dia ". Kata Karl
"Lakukan apa yang gue suruh jangan malah menceramahi gue ". Kata Galang
__ADS_1
Galang tidak pernah mau jika membiarkan Ryn dalam masalah dan dia juga tidak pernah mendengar kan Saran dari sahabat nya tentang Ryn bahkan semua nya akan di hajar oleh nya jika memang mereka masih saja terus membantah apa yang sudah dia katakan . Karl pun hanya bisa mengiyakan apa yang Galang katakan dan dia akan mencari tahu nanti tentang Ryn yang bermasalah menurut sahabat nya