
Ryn pun sudah selesai makan dan kini dia sudah bersiap untuk pulang . Seperti yang di Katakan Karl jika dia akan mengantar nya jadi saat ini dia pun mengantar Ryn pulang meksipun sejak tadi Ryn menolak nya tapi tetap saja Karl memaksa Ryn karena itu juga sudah menjadi tugas nya
"Kalian di sini saja di tempat biasanya, gue tinggal antar tuan putri dulu ". Kata Karl
"Hati-hati jika mengantar dia kalau lecet sedikit saja bisa habis Lo sama Galang ". Kata Jo
"Gue tahu itu bodoh dan tidak perlu kalian mengingat kan karena gue juga masih sangat ingat sekali ". Kata Karl
Dia kini mengantar Ryn pulang sementara mereka para sahabat nya masih berada di kediaman nya dan Karl tidak masalah sebab mereka juga tidak akan melakukan hal aneh jadi untuk apa juga Karl khawatir dan lagi mereka semua adalah sahabat nya jadi tidak akan mungkin juga mereka berkhianat kepada nya
"Lo kenapa ?". Tanya Karl membuat Ryn menyapa nya tapi hanya sekilas saja karena dia langsung kembali menatap ke depan lagi
"Kenapa apa nya , gue baik-baik saja bahkan kekenyangan juga ". Kata Ryn menjawab
"Lo membohongi gue apa bisa bahkan jika bersama Galang dia pasti sudah langsung bertanya bukan Lo kenapa karena semua itu terlihat sangat jelas sekali Ryn jadi jangan bohong ". Kata Karl yang masih fokus menyetir juga
"Kalian paranoid saja . Gue gak ada apa-apa kenapa kalian seperti itu dan itu hanya pemikiran kalian sendiri". Kata Ryn masih mengelak
"Jika Nathan membuat Lo menjadi seperti ini dan Galang tahu gue pun juga sangat yakin sekali jika dia tidak akan baik-baik saja nanti nya ". Kata Karl
__ADS_1
Dia tahu jika Ryn pasti mendengar obrolan tadi bahkan mungkin juga Nathan sudah berbicara sesuatu kepada nya jadi sebelum Galang tahu Karl ingin menyelesaikan semua ini agar pertarungan antar sahabat tidak terjadi nanti nya jadi dia ingin mengantisipasi hal itu saat ini
"Gue gak ada masalah apapun Karl bahkan dengan Nathan pun gue juga sama sekali tidak ada masalah dengan nya ". Kata Ryn
"Gue harap seperti itu . Lo tahu sendiri Galang jadi Lo jangan melakukan hal yang bisa memancing nya jika memang Nathan atau yang lain nya melakukan sesuatu pada Lo maka katakan saja sama gue jadi gue akan membereskan nya terlebih dahulu tanpa Galang tahu dan itu tidak akan merusak persahabatan kita berlima ". Kata Karl
Ryn hanya diam saja dia tidak ingin menyahuti ucapan Karl yang bagi nya juga tak seharusnya Karl mengucapkan hal itu karena dia juga mana mungkin membuat mereka pecah belah sungguh Ryn tidak akan ada niatan melakukan hal itu kepada mereka berlima
"Karl terima kasih atas tumpangan nya sorry ya merepotkan, gue masuk dulu ". Kata Ryn yang masih ramah dengan Karl tapi dia juga tidak meminta Karl masuk ke kontrakan nya . Karl pun kini pergi meninggalkan kediaman Ryn dan dia akan kembali ke rumah nya menemui para sahabat nya yang masih betah di sana meskipun sang tuan rumah tidak ada di sana .
"Huft lelah sekali rasa nya , pengen liburan deh tapi sayang juga uang nya ". Kata Ryn
"Ah iya kemarin kemalaman jadi menginap di rumah teman ". Jawab Ryn
"Sudah makan belum kalau belum Ayo makan di rumah mumpung tadi masak banyak ". Kata Vika mengajak
Vika tetangga Ryn memang sangat baik kepada nya bahkan bukan hanya dia saja tapi keluarga nya juga dia adalah anak pemilik kontrakan dimana Ryn tinggal bahkan jika Ryn kesusahan pun mereka juga yang menolong sebab mereka juga tidak tahu jika para sahabat Ryn orang kaya semua yang juga bisa membantu nya jika dia dalam kesusahan
"Terima kasih tapi gue tadi sudah makan jadi maaf ya bukan bermaksud menolak juga ". kata Ryn halus
__ADS_1
"Ah tidak apa jika sudah makan ya syukurlah. Aku pergi dulu ya ke depan mau cari sesuatu ". Kata Vika
"Mau ku antar sekalian juga gue mau beli minuman dingin ". Kata Ryn
"Boleh kalau begitu jalan berdua saja kita ". Kata Vika
Kedua nya memutuskan untuk jalan berdua saja karena jarak ke tokoh juga tidak terlalu jauh jadi mereka pun jalan kaki sambil bercerita juga
Saat ini di markas milik Galang yang tidak banyak orang tahu bahkan sahabat nya juga tidak tahu kini dia pun terlihat menghajar orang tanpa ampun sejak datang tadi bahkan saat orang itu sudah tak berdaya Galang masih saja menyiksa nya
"Lo sendiri bukan yang memilih untuk tetap bungkam jadi tidak ada gunanya mulut Lo ini mending gue sobek saja ". Kata Galang yang sudah bersiap untuk menggunting lidah lelaki yang saat ini berada di hadapan nya tak berdaya dengan tangan serta kaki terikat bahkan dia juga berlumuran darah .
Galang dengan santai tanpa jijik juga memotong lidah lelaki itu setelah nya dia ganti merobek mulut lelaki itu hingga membuat nya pun pasti merasa kesakitan dan Galang melakukan hal itu tanpa ekspresi sama sekali
"Sudah gue katakan jangan coba untuk melakukan hal bodoh apalagi mencoba menyentuh Ryn tapi Lo dan bos Lo masih saja tidak perduli sama sekali dengan ucapan gue jadi terima saja konsekuensinya ini ". Kata Galang
Saat ini Galang seperti layak nya psikopat yang sedang bersenang-senang dengan mangsa nya dan dia tidak perduli sama sekali dengan kesakitan yang di derita oleh mangsa nya itu saat ini
"bereskan semua hari ini cukup sampai di sini dulu jangan lupa berikan Hadiah yang menarik untuk bos nya agar dia tahu siapa gue ". Kata Galang lalu dia pergi meninggalkan tempat nya itu
__ADS_1
Mereka para anak buah nya langsung membereskan tempat eksekusi sesuai dengan perintah Galang . Saat ini Galang melajukan mobil nya menuju kediaman nya sendiri untuk membersihkan diri setelah nya dia akan pergi ke rumah Karl lagi bahkan saat ini dia masih tenang dan santai tanpa beban setelah melakukan hal cukup luar biasa sekali bagi orang yang tidak pernah melihat hal seperti itu dan lagi dia pun juga memang sangat tenang jika tidak ada yang mengusik berbeda jika ada yang mencari masalah dengan nya maka tatapan seperti Elang yang siap menerkam pun akan dia tunjukkan jika memang suasana hati nya sungguh tidak baik karena ada yang sudah memprovokasi diri nya sebelumnya jadi semua harus berhati-hati dengan Galang jika dia Sudah seperti itu