
Mereka sudah sampai kampus dan terlihat kampus sangat rame sekali tidak seperti biasanya dan saat ini pun Ryn sudah turun dari mobil Galang
"Kok tumben sekali ya rame seperti ini ". Kata Ryn
"Mungkin saja ada acara maka nya rame begini ". Kata Ericka
"Ah iya kayaknya ". Kata Ryn
"Masuk kelas sekarang?". Tanya Galang
"Ya iyalah masak tahun depan , kan sudah sampai di sini gila saja kalau gak masuk ke dalam ". Kata Ryn
"Gak usah terlalu banyak belajar jika gak bisa Lo tanya gue saja nanti ". Kata Galang
"Iya gue tahu , kalian anak Atlas sangat cerdas sekali bahkan kehadiran sekali saja mewakili beberapa semester. Memang gila kalian ini ". Kata Ryn
"Itu hal wajar karena kita memang pintar jadi tidak ada yang di rugikan juga dan apapun soal nya kita pun juga bisa dengan mudah menyelesaikan nya ". Kata Jo
"Tuh sifat sombong Lo sudah keluar, dasar ya kalian itu memang suka sekali menyombongkan diri ". Kata Ryn
"Ya kita memang cerdas jadi wajar saja jika sombong sedikit saja ". Kata Jo
Tatapan tajam Galang pun kini terlihat mengarah pada Jo dan saat ini Jo pun hanya tersenyum saja dengan tangan melambai-lambai meminta maaf pada Galang agar dia tidak di hajar nanti oleh Galang jika Ryn sudah tidak ada
"Ryn ". Panggil Ziya
"Hey , kenapa baru datang . Gue sudah chat sejak tadi , ini gue sudah beli jadi nanti kita tidak usah ke kantin cukup makan ini saja ". Kata Ryn
"Gue juga sudah beli beberapa cemilan, masuk gak ?". Tanya Ziya
"Pasti , Ayo sekarang saja ". Ajak Ryn
Mereka berdua berjalan bersama di ikuti Galang dan para sahabat nya di belakang mereka tak ketinggalan Ericka pun juga di belakang Ryn saat ini
__ADS_1
"Boby kenapa belum datang , apa dia tidak masuk ?". Tanya Ryn
"Lo tahu sendiri dia bagaimana, sebentar lagi pasti datang ". Kata Ziya
"Full banget ya hari ini , gue rasa nya ingin sekali berlibur setelah ini untuk merefresh Fikiran gue setelah banyak nya kerjaan ". Kata Ryn
Dia mungkin saja lupa jika Galang masih di belakang nya dan dia malah terus menyampaikan apa yang dia inginkan saat ini tanpa ingat keberadaan Galang
"Gue kan sudah bilang kita bisa liburan bareng dengan anak-anak juga , tinggal nunggu Lo saja bisa nya kapan ". Kata Ziya
"Seminggu lagi gimana , nanti coba gue ajukan cuti kerja ". Kata Ryn
"Terserah Lo, jika memang sudah siap nanti gue siapkan semua nya kita tinggal berangkat saja ". Kata Ziya
"Lo memang ya sahabat gue yang baik sekali apalagi bokap nyokap Lo , mereka juga baik sama gue padahal kalian sangat kaya tapi tetap tidak memandang rendah gue ". Kata Ryn yang kini ekspresi muka nya sudah berbeda
Ziya merangkul sahabat nya itu dan dia pun menatap Ryn sambil tersenyum menghibur Ryn saat ini
"Sudah gue katakan berapa kali untuk tidak membahas hal itu . Lo juga sudah berada di kalangan Atlas kan jadi mana ada yang akan memandang rendah Lo jika mereka berani pasti Galang langsung bertindak kan ". Kata Ziya
"Gak ada beda nya gue di lingkungan mereka atau tidak karena memang hanya orang tua Karl saja yang benar-benar baik sama gue sementara yang lain nya , Lo pasti tahu lah bagaimana". Kata Ryn
Galang masih diam mendengar kan saja percakapan kedua nya begitu juga dengan yang lain nya
"Gak usah pedulikan mereka yang penting Lo gak merugikan dan tidak pernah memanfaatkan mereka bukan, jadi biarkan saja mereka menilai Lo seperti itu yang penting Lo tidak melakukan apa yang mereka tuduhkan ". Kata Ziya
"Berita di base kampus bagaimana?". Tanya Ryn
"Seperti biasanya, semakin memanas setiap hari nya . Nih lihat saja tapi gak boleh baper dan merasa sedih ya karena gue gak suka sahabat gue sedih. Mending senang-senang dari pada sedih Mulu ". Kata Ziya
"Ah mereka ini kenapa sih nyerang gue terus . Kan gue juga gak minta Galang terus di sisi gue karena dia juga punya kehidupan pribadi sendiri ". Kata Ryn ketika membaca semua berita tentang nya
"Cuek saja , mereka tidak tahu apa yang sebenarnya hanya menilai apa yang di lihat saja jadi jangan pedulikan mereka". Kata Ziya
__ADS_1
"Iya , yuk masuk kelas saja gak ada guna juga memperhatikan semua ini ". Kata Ryn
Dia kini pergi masuk kelas dan Galang pun masih memperhatikan nya saat ini dari luar kelas
"Base apa maksud Ziya tadi ?". Tanya Galang
"Aku sosial media sekolah untuk posting berita tentang sekolah saja dan seputar yang ada di kampus ini ". Kata Darren
"Buka sekarang karena gue juga ingin lihat apa saja yang ada di base saat ini juga ". Kata Galang
"Paling banyak berita tentang Lo dan sejak dulu juga memang begitu ". Kata Nathan
Karl memberikan ponsel nya kepada Galang agar dia melihat sendiri apa saja isi yang ada di base kampus saat ini . Banyak sekali memang tidak di posting dan itu kebanyakan memang tentang nya
"Cari tau siapa penanggung jawab nya karena gue juga ingin langsung bertemu dengan nya ". Kata Galang
"Nanti gue cari Lang ". Kata Jo
Galang pergi dari depan kelas Ryn dan kini Nathan pun juga mengikuti nya membiarkan Ericka pergi sendiri saja saat ini ke dalam kelas nya juga
"Eh Ericka". Panggil Laras
"Iya kenapa ?". Tanya Ericka
"Lo kan dekat dengan Galang , apa bisa Lo minta tanda tangan untuk proposal ini kepada Galang?". Tanya Laras
"Sorry ya tapi aku gak bisa karena aku juga tidak sedekat itu dengan Galang ". Kata Ericka
"Jangan bohong deh , Lo kan kekasihnya jadi pasti bisa melakukan nya . Jangan pelit jadi orang ". Kaga Laras
"Itu dulu dan sekarang aku tidak terlalu dekat dengan Galang jadi sorry aku gak bisa bantu sama sekali soal ini ". Kata Ericka
"Lo sombong sekali ya , mentang-mentang dekat dengan anggota Atlas bisa seperti itu di sini ". Kata Laras yang menarik rambut Ericka membuat Ericka pun terkejut dan dia kini langsung terjauh karena kaget dan tidak bisa menjaga keseimbangan tubuh nya bahkan kepala nya juga membentur tembok membuat darah pun kini menetes
__ADS_1
"Bangun Lo , jangan sok lemah seperti itu karena gue juga tidak peduli jika Lo mengadukan gue kepada Galang tentang hal ini ". Kata Laras lalu pergi dari lorong meninggal kan Ericka sendiri saja saat ini di sana