
Sejak tadi terlihat jika Ryn masih saja sangat kesal dengan Galang bahkan di tawari apapun tetap saja Ryn tidak mau sama sekali
"Mau apa kita di mall ini ma ?". Tanya Karl
"Belanja , mau apa lagi jika bukan belanja ". Kata Maya
"Belanja sepuas nya ma . Galang yang traktir ". Kata Galang
"Ryn mau beli apa dulu ?". Tanya Maya
"Ryn tidak butuh apapun untuk saat ini ma ". Jawab Ryn
"Mumpung di traktir Galang jadi habis kan saja uang Galang saat ini ". Kata Karl
"Nongkrong dulu di kafe sana gimana ma ?". Tanya Karl
"Kalian bertiga ke sana saja dulu , mama mau ke sini ". Kata Maya
"Eh kok begitu ma, biar Ryn yang temani mama ". Kata Ryn
"Tidak usah , mama tidak apa-apa jika sendiri dan lagi kalian bisa mengawasi mama di sini kok dari sana ". Kata Maya
"Ya tapi kita kan datang bareng ma ke sini jadi tidak apa jika bersama juga ke sana nya ". Kata Ryn
"Sudah tidak apa mama ke sana sendiri saja ". Kata Maya
"Ini mama gunakan saja untuk belanja saat ini ". Kata Galang dan dia pun juga menunjukkan pin ATM yang dia berikan kepada Maya sekarang ini
"Terima kasih ya kesayangan mama , mama pergi belanja dulu ". Kata Maya
Saat ini Maya pun pergi masuk ke toko pakaian dan dia pun kini pergi belanja sendiri dengan uang dari Galang bahkan saat ini mereka pun terlihat juga pergi ke kafe sekarang ini
"Masih marah?". Tanya Galang yang kini ada di hadapan Ryn
"Gue pesankan makanan dan minuman". Kata Karl yang ingin memberikan mereka ruang berdua saja maka nya dia mencari alasan saat ini untuk meninggalkan kedua nya
__ADS_1
"Gue gak suka jika Lo dan Nathan malah bertengkar". Kata Ryn
"Tidak ada yang bertengkar, gue melakukan itu pun juga karena konsekuensi yang harus dia tanggung juga ". Kata Galang
"Tetap saja , hanya karena hal seperti ini hubungan kalian tidak baik ". Kata Ryn
"Jangan menyalahkan diri sendiri karena gue gak suka dan Nathan juga tidak sampai mati jadi cukup jangan marah lagi ya ". Kata Galang lembut
"Tahu gak apa alasan gue gak mengatakan nya kepada elo , ya karena Lo itu suka marah dan juga tidak bisa di beri tahu dengan benar maka nya gue gak suka ". Kata Ryn
"Iya gue tahu , maaf dan jangan marah lagi ". Kata Galang
Dia bisa lembut sekali dengan Ryn bahkan jika Ryn membentak nya pun dia juga tidak akan marah sama sekali hal itu sangat beda jika Galang dengan wanita lain nya
Galang akan menunjuk kan tatapan tajam nya jika dia bersama dengan wanita lain nya bahkan dia pun juga akan terlihat sangat menyeramkan sekali jika sudah tidak suka dengan seseorang
"Sudah ngobrol nya ?". Tanya Karl
"Masih marah dia sama gue Karl ". Kata Galang
"Ya Lo sih bujuk nya kurang lembut, jadi masih marah cewek Lo ini ". kata Karl
Galang memegang kedua tangan Ryn dan dia menatap Ryn bahkan membuat Ryn juga kini tidak bisa berpaling dari tatapan nya
"Siapa bilang Lo gak sebanding dengan cewek itu , justru Lo pun juga sangat jauh sekali di bandingkan dengan dia jadi stop membandingkan diri Lo sendiri dengan orang lain apalagi dengan dia ". Kata Galang
"Apa ada yang mengatakan hal seperti itu , jika iya katakan sekarang sebelum kita cari siapa orang nya ". Kata Karl
"Bukan bicara langsung tadi gue juga pernah denger saja apa yang mereka ucapan dan memang itu benar ". Kata Ryn
"Benar apa nya , tidak ada kebenaran sama sekali dalam ucapan mereka ". Kata Galang
"Tuh kan , hanya begitu saja marah ". Kata Ryn
"Gue tidak marah sama Lo hanya tidak suka saja dengan apa yang mereka katakan. jika gue di sana mendengar langsung, sudah pasti mereka tidak akan aman sama sekali ". Kata Galang
__ADS_1
"Sama saja , Lo itu tidak bisa ya jika tahan emosi sebentar saja. Selalu saja meledak jika mendengar hal yang tidak sesuai ". Kata Ryn
"Bukan tidak sesuai tapi hal yang membuat Lo terluka pasti Galang akan langsung eksekusi orang nya ". Kata Karl
"Permisi , ini makanan nya tuan , nona ". Kata karyawan di sana
Ryn pun tersenyum dan dia juga kini terlihat sudah mengambil minuman nya dan langsung meminum nya saat ini juga karena dia juga sangat haus sekali jadi buru-buru meminum nya
"Tidak perlu buru-buru, jika kurang katakan saja nanti di pesan lagi ". Kata Galang
"Oh ya Lang ". Kata Ryn membuat Galang tersenyum sebab dia merasa jika Ryn sudah tidak marah kepada nya
"Gue masih marah ya hanya saja ingin gue hanya sesuatu saat ini ". Kata Ryn
"Tanya apapun bebas dan gue akan menjawab nya ". Kata Galang
"Lo marah gak nanti jika gue tanya ?". Tanya Ryn
"Memang pernah apa Galang marah sama Lo ?". Tanya Karl
"Ya enggak sih ". Kata Ryn
"Itu sudah jadi jawaban bukan jadi jangan hanya Galang akan marah atau tidak jika Lo tanya sesuatu kepada nya bahkan jika itu menyinggung nya pun dia tidak akan marah sama sekali". Kata Karl
"Kenapa bisa putus dengan Ericka waktu itu padahal dia sangat cantik dan baik sekali . Kurang apa dia coba " Kata Ryn
"Jika dia baik maka tidak akan jadi mantan bukan ". Kata Galang
"Ya alasan yang spesifik dong Lang jangan hanya jawaban seperti itu saja , tidak memuaskan sama sekali jika di dengar ". Kata Ryn
"Mau dengar jawaban seperti apa ?". Tanya Galang
"Ya yang benar saja jangan seperti itu tadi ". Kata Ryn
"Lo suka gak Lang sama cewek di depan Lo ini anggota paling cantik di atlas ?". Tanya Karl
__ADS_1
"Bukan suka lagi malah cinta gue sama dia ". Kata Galang membuat Ryn terdiam sejenak dan dia pun masih mencerna apa yang baru saja dia dengar saat ini di kafe
Galang dan Karl pun hanya bisa menertawakan ekspresi lucu Ryn yang saat ini sangat terkejut sekali bahkan dia pun senang ketika melihat Ryn seperti itu saat ini . Sungguh Galang gemas sekali dengan ekspresi yang di tunjuk kan oleh Ryn di hadapan nya , ingin sekali Galang mencium Ryn namun dia tidak melakukan nya sebab dia tahu jika Ryn tidak suka dan dia pun tidak akan Melakukan hal yang membuat Ryn tidak suka dan tidak nyaman kepada nya jadi saat ini pun dia hanya bisa menertawakan Ryn saja bersama Karl