Kisah Cinta Sang Leader

Kisah Cinta Sang Leader
Tatapan Tajam


__ADS_3

Ericka terluka dan dia pun terlihat sangat lemah sekali bahkan berdiri saja dia sungguh tidak bisa melakukan nya dan kini dia pun hanya bisa duduk lemas saja di tempat


"Lah , Lo ngapain di sini ?". Tanya Ryn yang tidak sengaja menemukan Ericka di lorong karena dia hendak pergi ke perpustakaan dan memilih jalan memutar agar tidak bertemu dengan Galang


Ryn pun mendekat dan dia kini membantu Ericka bahkan saat ini sudah terlihat jika Ryn membopong Ericka


"Lo gak apa-apa?". Tanya Ryn


"Sangat sakit sekali ". Jawab Ericka


"Sini gue bantu Lo untuk ke UKS". Kata Ryn


Dia membantu Ericka dan saat ini Ryn pun mengajak Ericka pergi bersama namun belum juga dia pergi Dari lorong terlihat sebuah bola melesat ke arah mereka berdua membuat Ryn pun refleks melepaskan Ericka hingga dia pun kembali terbentur di dinding dan langsung terjatuh ke lantai saat ini


"Ericka". Teriak Nathan yang kini sudah lari ke arah mereka


Plak


Dia langsung menampar Ryn dan mendorong nya ketika mendengar dan melihat gambar yang tampak jika Ryn mendorong Ericka tadi


"Lo kenapa mendorong nya bahkan dia sampai pingsang dan berdarah seperti ini ". Kata Nathan


"Gue tidak mendorong nya ". Bantah Ryn


"Jangan mendekati nya bahkan gue juga tidak perduli meksipun Lo dekat dengan Galang, gue juga tidak akan segan untuk melakukan sesuatu kepada Lo jika Ericka kenapa-kenapa " Kata Nathan lalu kini menggendong nya dan pergi meninggalkan Ryn


Ryn pun tidak pergi mengobati luka nya akibat dorongan dan pukulan Nathan tadi , dia kini memilih pergi ke kelas saja untuk beristirahat di kelas saat ini


Ryn berjalan cepat agar dia bisa segera sampai di kelas dan dia pun ingin segera beristirahat karena agak nyeri juga kepala nya saat ini


"Lo kenapa Ryn , kenapa pipi Lo itu ?". Tanya Ziya ketika melihat Ryn dalam keadaan kacau saat ini meksipun tadi Ryn sudah mencoba untuk merapikan diri nya tapi tetap saja saat ini dia terlihat sangat buruk sekali dan Zoya menyadari hal itu


"Hanya terpeleset saja tadi jadi ya gini ". Kata Ryn


"Kenapa gak hati-hati dan Lo juga kan tadi katanya ke perpustakaan jadi kenapa bisa sampai terpeleset ". Kata Ziya

__ADS_1


"Ya nama nya juga sial jadi ya sudah . Gue capet kepala pusing juga jadi gue istirahat sebentar ya jangan di ganggu ". Kata Ryn


Ziya pun mengerti dan saat ini dia pun masih sibuk dengan buku nya dan Ryn pun kini terlihat sudah menaruh kepala nya di atas meja dan dia pun terlihat tidur terlelap saat ini


"Lah , Ryn kenapa ?". Tanya Nina


"Dia capek dan pusing jadi biarkan saja istirahat sebentar". Kata Ziya


"Kenapa gak ke UKS saja , kan lebih enak jika di sana ". Kata Agha


"Tidak bisa , karena di sana di kosongkan sebab ada kak Nathan yang membawa kak Ericka tadi ke sana dalam keadaan pingsan jadi kak Nathan menyuruh jika UKS harus hanya ada kak Ericka saja ". Kata Nina


"Di sini juga tidak apa yang penting jangan bangunkan dia , kasihan dia terlihat habis jatuh karena ada memar di pipi nya ". Kata Ziya


"Gila , kak Nathan tadi kata nya marah dengan seseorang yang sudah membuat kak Ericka seperti itu ". Kata Nina


"Dia marah atau tidak bukan urusan jadi jangan membicarakan apa yang di base saat ini sebab sama sekali tidak ada guna nya juga hal itu di bahas di sini saat ini ". Kata Ziya


"Memang mereka sangat dekat sekali jadi jika Nathan seperti itu ya sangat wajar sekali kan ". Kata Agha


"Apalagi dulu nya kak Ericka juga mantan kak Galang jadi pasti dia masih sangat penting buat Atlas kan meksipun sudah ada Ryn juga ". Kata Nina


"Kenapa kalian harus membahas itu dan lagi kenapa membandingkan orang , apa Lo juga ingin di banding kan ". Kata Ziya


"Ya gak gitu juga kali Ziya, kenapa sangat sensitif sekali sih ". Kata Nina


"Sudah duduk saja jangan lagi bicara nanti Ryn malah keganggu dengan kita yang berisik saat ini ". Kata Agha


Mereka pun duduk dan kini terlihat sudah tidak lagi banyak bicara dan lagi Ryn pun terlihat sudah terlelap dalam tidur nya saat ini karena dia memang sungguh sangat pusing sekali setelah apa yang di lakukan Nathan tadi kepada nya dan dia harus beristirahat untuk memulihkan kembali tenaga nya dan juga menghilangkan rasa pening di kepala nya itu


"Eh ini sudah waktunya istirahat, apa bangunkan Ryn atau tinggal saja di sini ?". Tanya Nina


"Gue akan beli sesuatu dan kalian apa kau nitip ?". Tanya Ziya


"Kan kita sudah bawa makanan tadi Ziya , apa masih kurang ?". Tanya Nina

__ADS_1


"Ya untuk tambahan karena Ryn terlihat kurang enak badan jadi harus makan yang banyak ". Kata Ziya


"Ya sudah pergi ke sana sama gue saja biar Nina dan Boby tetap di sini jaga Ryn ". Kata Agha


"Ya sudah pergi sekarang , jika nitip chat saja agar tidak bolak balik juga ". Kata Ziya


Kini Ziya dan juga Agha terlihat pergi bersama dan saat ini mereka menuju kantin hanya berdua saja


"Apa Ryn sungguh tidak apa-apa?". Tanya Agha


"Dia tadi bilang jika pusing jadi gue meminta nya untuk istirahat saja ". Kata Ziya


"Apa kita bawah ke UKS saja ?". Tanya Agha


"Jika di sana ada Nathan dan sudah ada perintah juga seperti itu , Lo tahu sendiri bukan bagaimana hasil nya jika kita tetap bawa Ryn ke sana kecuali jika yang membawa dia Galang tentu saja itu bukan hal buruk dan Ryn bisa istirahat di sana dengan nyaman nya ". Kata Ziya


"Gimana kalau kita bilang saja kepada Galang ". Kata Agha


"Lo saja yang mengatakan nya jika seperti itu , gue tidak suka ada urusan dengan mereka saat ini ". Kata Ziya


"Gue , mana berani Melakukan nya ". Kata Agha


kedua nya sudah sampai di kantin dan ternyata di sana sudah ada Galang bahkan Galang pun kini menatap Ziya yang sedang duduk manis menunggu Agha yang saat mengantri


"Ryn mana kenapa tidak ikut , bukan nya tadi sudah beli banyak makanan?". Tanya Galang yang sudah menghampiri Ziya


"Dia di kelas ". Jawab Ziya


"Kenapa tidak ikut, bukan nya sudah banyak sekali makanan yang di beli tadi , apa masih kurang makanan nya tadi ?". Tanya Galang


"Jika tidak kurang apa mungkin gue ada di sini ". Kata Ziya


"Ingin apa , gue belikan ". Kata Galang agar mereka tidak mengantri


"Ryn Tidak enak badan maka nya gue memutuskan untuk membeli sesuatu untuk nya ". Kata Ziya ketika Galang meminta kepada semua nya agar Agha di dahulukan saat ini supaya tidak mengantri lama dan ucapan Ziya pun membuat Galang menatap Ziya tajam sebab kenapa sejak tadi tidak di beri tahu hal itu

__ADS_1


__ADS_2