Kisah Cinta Sang Leader

Kisah Cinta Sang Leader
Tidak Menerima Pengganti


__ADS_3

Karl dan Ryn berjalan masuk ke kediaman orang tua Karl dan saat ini Ryn sudah tersenyum senang akan bertemu orang tua yang sudah menganggap dia seperti anak nya sendiri bahkan orang tua nya sendiri saja tidak tahu sekarang di mana dan dia hidup hanya sebatang kara maka dari itu dia mencari pekerjaan yang bisa mencukupi kebutuhan nya selama ini


"Karl , Beneran gak usah bawah apapun untuk papa dan mama Lo ?". Tanya Ryn


Karl melirik Ryn yang saat ini sungguh sangat gugup sekali bahkan Karl heran kenapa Ryn bisa Gugup ini padahal dia sudah sering datang ke rumah Karl


"Lo kenapa , lapar atau gimana . kenapa sangat pucat sekali ?". Tanya Karl


"Gue gak kenapa-kenapa hanya gak enak saja gak bawa apapun ". Kata Ryn


"Lupa Lo bagaimana orang tua gue Hem ". Kata Karl


"Sayang kamu sudah datang ". Kata Maya yang kini berjalan cepat menghampiri Ryn lalu memeluk nya


"Dia takut ma datang ke sini tadi ". Kata Karl membuat Ryn pun kini mencubit nya


"Kenapa takut , apa Karl melakukan sesuatu kepada kamu hingga kamu tidak berani datang ke sini ?". Tanya Luis


"Karl sangat baik sekali pa kepada Ryn , dia tidak pernah berlaku buruk sekali saja ". Jawab Ryn


"Bagus jika begitu karena memang sudah seharu nya kan Karl baik kepada adik nya sendiri ". Kata Maya


"Adik ketemu gede iya ma ". Kata Karl


"Sudah jangan hiraukan Karl dan sekarang ayo ke meja makan . Mama susah menyiapkan banyak sekali makanan untuk kita makan hari ini dan kamu harus menginap malam ini di sini ". Kata Maya


"Tapi ma ". Kata Ryn menuduhku kepala nya

__ADS_1


"Sudah tidak ada tapi tapian karena mama tidak ingin jika kamu pulang ke kontrakan. menginap saja di sini beberapa waktu ". Kata Maya


Ryn merasakan kasih sayang orang tua dan kakak di dalam rumah Karl bahkan mereka pun selalu memanjakan Ryn dan jika Ryn mau mereka juga bisa memberikan fasilitas yang sama dengan Karl hanya saja memang Ryn menolak nya karena dia merasa mendapatkan kasih sayang dari mereka saja itu sudah lebih dari cukup jadi Ryn tidak berharap lebih dari itu


"Jika ada Ryn semua masakan hanya tentang kesukaan nya saja ". Kata Karl


"Kamu juga jarang kan makan di rumah jadi ya mama tidak memasak untuk kamu karena tadi mama kira kamu hanya akan mengantar anak perempuan mama ini saja lalu pergi kembali bersama Galang dan yang lain nya ". Kata Maya


"Galang sibuk , dia harus menemui papa nya jadi dia tidak bisa di ganggu ma ". Kata Karl


"Oh bagus lah jika hubungan nya dengan orang tua dia sudah membaik ". Kata Maya


"Galang tadi titip salam untuk mama dan papa ". Kata Karl


Dari semua orang tua di Anggota Atlas memang orang tua Karl yang paling dekat dengan semua anggota karena mereka tidak pernah membedakan status dan lagi mereka juga tidak pernah menilai apa yang di lakukan anak Atlas itu tidak ada guna nya bahkan mereka sangat senang dan mendukung kegiatan mereka yang penting tahu batasan juga itu saja yang di katakan oleh orang tua Karl waktu itu


Mereka menikmati masakan yang begitu banyak nya sudah tertata di atas meja dan saat ini terlihat mama Maya pun memperlakukan Ryn dengan sangat baik dan lembut membuat Karl tersenyum ketika melihat Ryn bahagia bahkan momen itu pun dia potret dan bagian ke Galang saat ini


"Langsung saja, kenapa menyuruh datang ke sini ". Kata Galang yang sudah duduk dengan manis di sofa


"Kamu apa kabar sayang , sudah lama tidak pulang ". Kata Hanna menyapa Galang


"Gak usah basa basi dan katakan saja sekarang karena tidak ada waktu juga ". Kata Galang


"Jaga bicara mu Lang kepada kami orang tua mu ". Kata Sam yang kini sangat emosi sekali karena Galang selalu saja bersikap buruk kepada nya bahkan tidak pernah sekalipun Galang mau bicara dari hati ke hati dengan nya


Galang hanya menyeringai saja menatap papa nya yang kini terlihat emosi bahkan istri nya pun kini sudah berusaha menenangkan dia tapi tetap saja jika menghadapi Galang memang akan memancing emosi nya

__ADS_1


"Papa tenang tidak perlu emosi". Kata Hanna


"Dia selalu saja keterlaluan bahkan sudah bertahun-tahun aku membiarkan nya ma tapi tetap saja dia tidak bisa berubah sama sekali ". Kata Sam


Dia sudah lama sekali tidak melihat putra nya ini bahkan Sam pun juga ingin jika Galang bisa bersikap lembut kepada nya


"Katakan saja , aku tidak ada waktu berada di sini cukup lama ". Kata Galang


"Kamu sudah lama tidak ke sini, mama akan memasak untuk kamu jadi hari ini apa bisa makan malam di sini dulu Lang?". Tanya Hanna


"Sibuk gak ada waktu ". Kata Galang santai sekali


Sam masih mencoba untuk menahan emosi nya dan memang Galang tidak bisa jika di paksa . Dia akan terus melawan jika di paksa seperti saat ini


"Papa ingin mengajak kamu makan malam dengan sahabat papa beserta keluarga nya ". Kata Sam


"Jika hanya untuk mengenalkan ku dengan putri mereka maka batal kan saja sebab aku sungguh tidak tertarik dengan perjodohan bodoh seperti itu ". Kata Galang


"Kau selalu saja membangkang Lang bahkan hanya makan malam saja kau tidak mau melakukan nya ". Kata Sam


"Minta saja kepada anak mu yang satu nya yang kau bilang penurut dan aku yakin jika dia pasti akan menuruti keinginan mu ". Kata Galang


Jika Sabar tidak ada batas nya maka Sam pun kini merasa tidak begitu karena kesabaran nya jika menghadapi Galang sungguh tidak bisa dia tahan sejak awal hingga saat ini Galang terus saja memancing nya untuk marah kepada nya tanpa perduli perasaan mama nya juga


"Nick sedang di luar negeri dan dia tidak bisa pulang jadi dia tidak bisa ikut kita makan bersama sahabat papa . jika dia sudah pulang maka kita berempat akan pergi bersama Lang". Kata Hanna


"Hanya dalam mimpi ". Kata Galang lalu beranjak dari duduk nya sebab dia merasa jika memang sudah tidak ada lagi yang perlu di bahas saat ini jadi dia memutuskan untuk pergi dari kediaman papa nya

__ADS_1


Rumah yang dulu nya penuh dengan cinta dan kebahagiaan kini terasa sangat hampa sekali bagi Galang dan dia tidak bisa jika berada di tempat di mana kenangan dia dengan sang mama terukir indah di sana bahkan saat ini sudah ada sosok lain yang dia rasa mencoba untuk mengganti kan mama nya , dia tidak menerima hal itu sama sekali sejak dulu


__ADS_2