
Ryn masih di sana menunggu Karl menjawab apa yang dia katakan tadi dan saat ini dia pun sudah tidak bisa lagi bersabar dengan mereka semua
"Kalian ini kenapa sih suka sekali membuat orang kesal ". Kata Ryn
"Tidak ada yang ingin seperti itu Ryn , Lo saja yang terlalu perduli dengan orang lain bahkan mereka pun sudah sering menghina Lo tapi tetap saja Lo baik kepada mereka ". Kata Jo
"Bukan seperti itu juga Jo , ini Wilda cewek loh dan gue gak yakin jika Galang tidak memukul nya . Dia kan bisa memukul semua orang yang tidak dia sukai ya kecuali gue sih ". Kata Ryn
"Sudah lah jangan bahas hal itu lagi dan soal Wilda pasti dia juga akan di kembali kan kepada orang tua nya tapi tidak sekarang ". Kata Darren
Ryn menatap Galang karena dia ingin jika Galang melepaskan Wilda tapi seperti nya itu sungguh akan sangat sulit sekali di lakukan mengingat bagaimana Galang jadi dia tidak akan melakukan hal itu meskipun Ryn memohon kepada nya
"Gue tidak bisa ke basecamp hari ini karena nyokap menyuruh gue pulang dan Lo Ryn , nyokap kangen sama Lo . Apa bisa Lo ikut gue nanti ?". Tanya Karl
"Mama Maya sudah di rumah , bukan nya ada acara di Shanghai ya ". Kata Ryn
"Sudah kembali beberapa hari lalu dan saat ini ingin bertemu dengan Lo , jadi apa Lo bisa . Jika tidak bisa katakan saja dan gue akan menyampaikan jika Lo memang sangat sibuk sekali kepada mama ". Kata Karl
"Tentu saja gue bisa jika bertemu dengan mama Maya dan gue akan ke rumah Lo setelah pulang kerja ". Kata Ryn
"Tidak perlu menunggu pulang kerja , setelah ke kampus saja pergi ke rumah gue langsung. tidak masalah bukan Lang jika Ryn hari ini tidak bekerja?". Tanya Karl
"Silahkan saja , terserah dia jika memang tidak ingin bekerja hari ini itu bukan masalah sama sekali ". Kata Galang
"Bisa di pecat gila gue nanti jika bolos kerja tanpa alasan sama sekali ". Kata Ryn
"Lupa Lo jika kafe itu milik Galang, jadi Lo bisa tidak masuk hari ini tanpa perlu takut jika akan di pecat nanti nya ". Kata Jo
Ryn baru sadar saat ini jika memang kafe itu milik Galang dan dia pun bisa memang jika hari ini tidak masuk sebab Galang pasti akan mengatakan kepada penanggung jawab kafe kenapa Ryn tidak masuk
"Pergi saja bersama Karl dan soal kafe jangan memikirkan nya ". Kata Galang
__ADS_1
"Ok baiklah kalau begitu terima kasih banyak pak bos." kata Ryn
kini di pun menatap Nathan membuat Nathan pun menyipitkan matanya karena tatapan Ryn saat ini kepada nya
"Kenapa menatap gue seperti itu ?". Tanya Nathan
"Cewek baru itu cari Lo tadi ". Kata Ryn
Nathan pun kini melihat ponsel nya dan benar saja jika Ericka beberapa kali menelpon nya bahkan dia juga mengirim chat kepada nya tapi tidak dia balas sama sekali
"Tidak mungkin juga dia di bully di sini Nath jadi santai saja ". Kata Jo
"Kenapa dia terus saja menempel sama Lo seperti perangko padahal dia sudah tahu bukan suasana kampus ini ". Tambah Jo
"Cewek itu mantan kekasih Lo ya Lang?". Tanya Ryn langsung tanpa basa basi membuat mereka menatap Ryn karena kaget juga dengan pertanyaan Ryn yang sangat tiba-tiba itu dan pertanyaan itu sama sekali tidak di sukai oleh Galang juga selama ini
"Ya ". Jawab Galang singkat saja
"Kenapa putus dengan dia padahal dia sangat cantik, dan gue denger jika kalian sangat serasi sebelum nya ". Kata Ryn
"Kenapa tatapan Lo sangat benci dengan nya bahkan Lo tidak pernah menatap nya sama sekali, itu yang gue lihat beberapa hari ini padahal dia biasa saja ". Kata Ryn
Memang bukan Ryn mana nya jika dia sama sekali tidak berani pad Galang bahkan dia bebas bicara dengan Galang dan menanyakan apapun dengan nya itu memang hak istimewa Ryn dari Galang dan Galang tidak akan marah dengan nya
"Gue memang tidak suka dengan nya ". Kata Galang
"Tapi dia pernah ada dalam kisah perjalanan hidup Lo kan meski pun hanya beberapa tahun saja tapi dia sudah menemani Lo ". Kata Ryn
"Ryn sudah ". Kata Nathan
"Gue hanya tanya saja kenapa malah di larang. Lo marah Lang sama gue ?". Tanya Ryn
__ADS_1
Galang pun mendekat nya dan kini merangkul nya seraya menatap Ryn di saksikan para sahabat nya saat ini
"Emang bisa gue marah sama Lo meskipun Lo buat gue kesal sayang ". Kata Galang
"Dasar gila ". Kata Ryn
"Gue gila karena Lo ". Kata Galang
"Kalau begitu ayo ke rumah sakit jiwa gue antar Lo kesana agar bisa sembuh nanti ". Kata Ryn
"Ayo , jika Lo yang mengantar kan gue akan pergi kemanapun itu ". Kata Galang
"Drama sekali ya Lo ini memang ". Kata Ryn
"Tidak ada drama jika dengan Lo , mau jadi pacar gue gak ?". Tanya Galang tiba-tiba membuat Ryn sungguh kaget dan dia pun memukul kepala Galang karena dia merasa jika memang dia ini keterlaluan sekalian bercanda nya dan tidak tahu tempat juga
"Jangan bicara begitu lagi , gue tidak suka Lang". Kata Ryn
"Apa yang membuat Lo suka akan gue lakukan dan gue tidak akan pernah mengecewakan Lo sama sekali nanti nya ". Kata Galang
"Si bodoh ini ya terus saja godain gue terus . Banyak kali cewek yang cantik di luar sana jadi jangan terus menggoda gue , jika gue baper bagaimana nanti Lo gak akan tanggung jawab kan ". Kata Ryn
"Gue sudah bilang kan , Lo mau jadi pacar gue . Jika iya ya sudah gue akan menjaga Lo dan tidak akan membuat Lo dalam masalah bahkan siapapun tidak akan bisa menyakiti Lo ". Kata Galang
"Bahkan belum jadi pacar gue saja Lo sudah melakukan nya dan gue selalu aman bersama dengan elo Lang ". Kata Ryn
"Lo akan mendapatkan apapun jika bersama Galang bahkan tidak akan ada yang berani ganggu Lo juga ". Kata Karl
"Memang nya Lo kira ada yang bisa ganggu gue setelah gue gabung dengan kalian , tidak kan . Bahkan mereka mengalami kesialan karena berurusan dengan gue saat ini ". Kata Ryn
Memang yang di katakan Ryn benar ada nya karena Galang langsung bertindak ketika dia tahu jika Ryn dalam bahaya dan dia juga yang membereskan semua nya dengan bersih tanpa ada dampak nanti buat Ryn kedepannya
__ADS_1
"Lo sangat cocok bersanding dengan Galang". Kata Nathan
"Cocok apa nya , jadi babu nya ". Kata Ryn membuat Galang pun langsung mencium bibir nya karena Ryn selalu saja begitu dan Galang tidak suka