Kisah Cinta Sang Leader

Kisah Cinta Sang Leader
Tidak Sembarang Orang


__ADS_3

Ryn sungguh sangat kesal sekali dengan apa yang di lakukan Galang tadi bahkan dia mencuri ciuman pertama nya jadi saat ini Ryn sungguh sangat kesal kepada Galang


"Ryn maaf , gue gak ada niatan apapun hanya kelepasan saja tadi ". Kata Galang yang kini menahan Ryn agar dia tidak pergi karena marah kepada nya


"Minggir gak . Nanti malah banyak yang salah paham jika Lo di sini menghalangi gue ". Kata Ryn


"Gue gak pernah perduli dengan penilaian orang kepada gue karena itu tidak ada gunanya sama sekali ". Kata Galang


"Lo suka sekali ya gue di bully di kampus hah ". Kata Ryn


"Berani melakukan itu maka mereka tanggung konsekuensinya ". Kata Galang dengan tegas nya


"Kenapa tadi cari gue "?. Tanya Nathan ketika dia melihat Ericka bahkan saat ini Galang dan Ryn masih berdebat di sana dan Ericka pun melihat semua nya


"Apa dia kekasih Galang?". Tanya Ericka


"Belum ". Jawab Nathan membuat Ericka bingung tapi dia pun kini hanya diam saja mendengar dan melihat mereka berdua saat ini bahkan tatapan Galang tidak pernah ada rasa amarah ketika bersama Ryn


"Minggir gak ". Kata Ryn


"Tidak akan jika Lo masih marah sama gue ". Kata Galang


"Lo Minggir atau gue pukul ?". Tanya Ryn


"Pukul aja jika itu membuat Lo puas maka gue akan sangat senang menerima nya ". Kata Galang santai saja sambil dia menyunggingkan senyum nya karena dia memang tidak akan pernah bisa marah kepada Ryn dengan alasan apapun juga


"Galang ". Teriak Ryn


"Iya sayang ada apa ". Goda Galang

__ADS_1


"Nyebelin sekali Lo ". Kata Ryn


"Tapi tetap tampan kan ". Kata Galang


"Mau apa , gue turuti hari ini asal jangan marah lagi ". Tambah Galang


Ryn masih menatap Galang karena perkataan Galang ini jika Ryn meminta apapun bahkan jika itu hal yang mustahil akan dia lakukan bahkan jika itu membuat dia menjadi jatuh pamor nya tetap saja dia akan melakukan nya karena Ryn sangat berharga sekali bagi dia dan Ryn begitu berarti untuk nya jadi dia tidak akan bisa jika jauh dari Ryn apalagi jika melihat Ryn marah kepada nya


"Ucapan Lo tidak boleh di terik lagi dan Lo harus menepati nya nanti karena sekarang gue harus ke rumah Karl sebab mama Maya sudah menunggu. Ayo Karl ". Kata Ryn mengajak


"Gak masuk kelas Lo , kan masih ada kelas bukan ?". Tanya Karl


"Sudah izin tadi gue karena mencari kalian jadi ya sudah ayo pergi saja sekarang. Sudah sangat rindu sekali gue sama mama Maya ". Kata Ryn


"Gue cabut dulu Lang dan Lo tenang saja , dia akan aman sama gue ". Kata Karl menepuk bahu Galang lalu dia pergi bersama Ryn menuju kediaman nya karena mama nya juga sudah menunggu bahkan sejak tadi chat Karl untuk segera membawa Ryn kehadapan nya sebab mama Karl juga sudah menyiapkan banyak oleh-oleh untuk Ryn . Karl adalah anak kandung nya tapi kedua orang tua nya lebih sayang kepada Ryn dari pada diri nya tapi itu bukan masalah juga bagi Karl karena dia juga sangat senang jika Ryn bisa masuk ke dalam keluarga nya dan menjadi bagian dari mereka sebab Ryn memang sangat asik sekali orang nya dan tidak mudah Baper hingga membuat nya bisa gampang akrab dengan Karl seperti saat ini


"Orang tua Karl sangat sayang sekali ya dengan Ryn bahkan Karl saja kalah dengan Ryn ". Kata Jo


Ericka pun melihat memang Ryn sangat menyenangkan sekali tapi Nathan sudah mengatakan kepada nya untuk tidak terlalu dekat dengan Ryn karena Galang melarang jadi Nathan harus menyampaikan nya agar Ericka bisa kuliah dengan aman dan nyaman tanpa gangguan dari Galang


"Apa malam ini kita balapan Lang ?". Tanya Nathan


"Gue akan pulang ke rumah malam ini jadi gue juga tidak akan ke basecamp atau markas " Kata Galang


"Kalau begitu ya sudah kita nongkrong saja nanti Darren ". ajak Jo


"Di markas saja lebih enak bisa senang-senang di sana karena ada mainan baru ". Kata Darren


"Itu ide bagus juga dan gue pun setuju kita di sana saja , lumayan kan bisa olah raga juga di sana dengan mainan baru yang di dapat kan Galang tadi ". Kata Jo

__ADS_1


"Lo bagaimana Nath, ikut gak ?". Tanya Darren


"Gue antar dia pulang setelah nya nanti menyusul kalian ". Kata Nathan


"Kamu tidak akan melakukan hal buruk kan di markas nanti ?". Tanya Ericka


"Melakukan hal buruk apa maksud Lo , hubungan terlarang, tentu saja kita tidak akan melakukan nya karena Galang akan marah ". Kata Jo


"Aku hanya tanya saja dan memastikan juga agar nathan tidak melakukan hal di luar batas nanti nya ". Kata Ericka


Galang merasa jika sudah tidak ada lagi yang harus dia lakukan jadi saat ini dia akan pergi ke apartemen nya saja dan nanti malam dia akan pulang ke kediaman nya untuk menemui orang tua nya dan membahas beberapa hal nantinya di sana


"Ryn sangat dekat dengan Karl ya ". Kata Ericka yang kini berjalan menyusuri kampus bersama Nathan


"Dia sangat dekat dengan Karl dan juga Galang". Kata Jo menimpali


"Dia anak yang ceria jadi bisa dekat dengan siapapun juga meskipun ada masalah tetap saja dia akan selalu tersenyum seperti tanpa beban sama sekali ". Kata Nathan


Darren dan Jo masih berjalan di belakang mereka berdua karena memang tidak ada kelas jadi mereka akan ke basecamp sebentar lalu akan pergi ke markas dan Nathan dia akan mengantar Ericka dulu sebelum ke markas nanti nya


"Gue dan Jo berangkat duluan Nath jadi nanti Lo langsung saja ke markas ". Kata Darren


"Ok ". Kata Nathan


Mereka kini meninggal kan Kampus bersamaan karena memang sudah tidak ada lagi yang akan di bicarakan dan lagi mereka juga tidak ada ambil kelas apapun jadi mereka bebas Melakukan apapun saat ini


"Gak beli sesuatu gitu untuk mama dan papa ?". Tanya Ryn


"Bisa di gampar gue jika malah membawa sesuatu untuk mereka padahal mereka sudah menyiapkan banyak hal untuk elo di rumah ". Kata Karl

__ADS_1


Saat ini Karl dan Ryn sudah ada di jalan menuju kediaman Karl di kawasan yang memang sangat elit sekali dan itu memang kawasan orang kaya alias sultan semua yang tinggal di sana karena mereka memiliki banyak usaha dan juga selalu bepergian jadi tidak sembarang yang bisa masuk ke sana


__ADS_2