Kisah Cinta Sang Leader

Kisah Cinta Sang Leader
Sangat Penting


__ADS_3

Galang masih diam saja ketika Ryn terus saja mencecar nya dengan berbagai macam pertanyaan bahkan hal itu pun dia dengar kan dengan sangat sabar sekali dan Galang pun tidak marah sama sekali dengan Ryn, berada jika orang lain yang melakukan nya maka hal itu akan sangat membuat nya marah sekali nanti nya


"Kenapa sih Lang harus terus dengan kekerasan dan Lo bawah kemana dia ?". Tanya Ryn


"Gue gak membawa siapapun dan untuk apa gue menculik nya bahkan uang gue juga masih sangat banyak sekali jadi tidak ada guna memeras orang tua nya yang bodoh itu bahkan jika di bandingkan dengan usaha gue tidak akan ada apa-apa nya ". Kata Galang


"Stop menyombongkan diri tuan Galang Aditama ". Kata Ryn


"Gue serius dan itu bukan sombong karena semua sesuai dengan fakta yang ada ". Kata Galang


"Dan bagi gue Lo itu sungguh sangat songong sekali Lang ". Kata Ryn


"Gue tidak Melakukan nya dan tuduhan Lo itu sama sekali tidak ada bukti nya sayang ku cinta ku ". Kata Galang


Ryn memukul kepala Galang karena dia lagi serius malah Galang kini mengajak nya bercanda jadi dia pun kesal dan lalu memukul nya saja tanpa peduli sama sekali apa dia nanti akan marah atau tidak dengan nya


"Sakit kan jadi katakan saja yang sebenarnya". Kata Ryn


"Sama sekali tidak sakit karena itu pukulan cinta untuk gue dari Lo ". Goda Galang kembali


"Dasar , anak-anak mana . Gue mau ketemu ". Kata Ryn


"Main bilyard di tempat biasanya ". Kata Galang


"Ngapus malah main , mereka ini kenapa selalu saja sok pintar sekali sih dan jika tidak ada niatan ke kampus kenapa malah datang ke sini ". kata Ryn


"Jika tidak datang Lo bisa genit kepada semua cowok yang ada di sini dan gue tidak akan membiarkan hal itu terjadi ". Kata Galang


"Gue mau ketemu anak-anak bisa kan ?". Tanya Ryn


"Tentu saja bisa , ayo pergi sekarang jika memang ingin bertemu dengan mereka semua ". Kata Galang mengajak


"Lo pergi duluan saja nanti gue nyusul saja ". kata Ryn


"Berdua pun juga tidak ada masalah kan , kenapa takut jika gue bisa melindungi Lo ". Kata Galang


"Sudah deh gak usah ngajak debat lagi , sebaik nya turuti saja gue ". Kata Ryn

__ADS_1


Galang pun kini pergi lebih dulu meninggal kan Ryn sesuai dengan apa yang Ryn katakan tadi


"Mau kemana Ryn ?". Tanya Ziya


"Ada urusan jadi jika ada tugas nanti Lo kabari gue saja ya dan sekalian izinin gue nanti " Kata Ryn


"Ok , Lo tenang saja gue akan urus semua nya jadi Lo pergi saja jika memang ada urusan ". Kata Ziya


Kini setalah Ryn mengambil tas nya dia bergegas untuk pergi menemui Galang dan para sahabat nya di tempat biasanya


"Mau kemana Ryn ?". Tanya Ericka


"Eh , gue ada urusan . Duluan ya ". Jawab Ryn lalu pergi begitu saja dan kini Ericka pun juga memutuskan untuk masuk kembali ke dalam kelas sebab dia tidak menemukan Nathan bahkan Nathan di chat pun juga tidak membalas sama sekali jadi dia memutuskan untuk masuk saja ke dalam kelas . Ericka merasa jika mungkin saja Nathan memang ada urusan hingga dia tidak membalas bahkan mengangkat panggilan nya saat ini


Brak


Pintu di dorong oleh Ryn dengan keras nya dan saat ini tatapan tidak bersahabat Ryn pun tertuju pada semua anggota inti Atlas yang sedang duduk manis kafe mereka pun juga kini tengah menunggu kedatangan Ryn karena Galang sudah memberi tahu jika Ryn ingin bertemu


"Lo kenapa , sangat menyeramkan sekali ". Kata Jo


"Siapa di Antara kalian yang sudah menyembunyikan Wilda ?". Tanya Ryn


Ryn pun menatap mereka satu persatu dan saat menatap Galang tatapan nya pun menjadi jauh lebih kesal lagi


"Gue tidak mengancam mereka sama sekali jadi stop menatap seperti itu ". Kata Galang


"Gak mungkin juga mereka jujur jika Lo sudah memberikan ultimatum kepada mereka ". Kata Ryn


"Tanya saja jika Lo gak percaya kalau gue tidak mengancam atau melakukan apapun kepada mereka ". kata Galang


"Dia hanya meminta kita berkumpul karena Lo ingin bertemu dengan kita semua ". Kata Nathan


"Lalu kenapa kalian tidak menjawab gue dengan jujur saat ini jika Elang tidak mengancam kalian ". Kata Ryn benar benar sangat kesal sekali


"Memang tidak ada yang menyembunyikan cewek itu ". Kata Nathan


Ryn sangat frustasi sekali karena dia tahu Nathan akan berkata jujur tidak akan menyembunyikan apapun jika tanpa ada ancaman dari Galang begitu juga dengan yang lain nya juga

__ADS_1


"Ok , sekarang gue ganti pertanyaan gue . siapa yang membawa Wilda pergi ?". tanya Ryn


"Gue ". Jawab Karl


memang Karl yang Melakukan nya , membawa Wilda pergi dan dia bukan menyembunyikan wanita itu jadi ketika di tanya tadi dia tidak menjawab nya


"Hem memang ya kalian ini , pertanyaan yang sebenarnya sama saja tapi kenapa kalian jawab nya beda ". Kata Ryn


"Bagi Lo itu sama tapi bagi kami itu berbeda Ryn ". Kata Darren


"Baik lah sekarang gue tanya pada elo Karl dan jawab dengan jujur jangan membuat gue pusing dengan jawaban Lo ". Kata Ryn


"Tergantung pertanyaan nya , sama saja seperti tadi gue pun akan menjawab dengan jujur ". Kata Karl


"Lo bawah kemana dia Karl ?". Tanya Ryn


"Markas ". jawab Karl


"Siapa yang menyuruh?". Tanya Ryn


"Tentu saja Galang, siapa lagi kalau bukan dia karena gue juga tidak ada masalah dengan nya ". Kata Karl


Seketika itu Ryn pun kini menatap Galang bahkan tadi dia sudah bertanya dan Galang menjawab tidak menculik nya


"Gue sudah bilang kan jika gue tidak menculik nya jadi gue tidak salah jawab dong ". Kata Galang


"Kalian semua sama saja ya membuat gue pusing sekali ". Kata Ryn


"Kenapa Lo mencari nya , bukan nya malah bagus jika dia tidak ada di kampus dan Lo bisa bebas tanpa ada yang akan membuly elo nanti nya ". Kata Nathan


"Hello bung, memang sejak kapan juga gue bisa di bully meskipun gak ada kalian bahkan dengan Galang saja dulu gue gak takut kan ". Kata Ryn


"Itu benar juga ". Kata Jo


"Lepaskan saja dia Lang dan jangan membuat kekacauan lagi . Sudah cukup Dimas saja dan tidak boleh ada lagi yang lain nya ". Kata Ryn


"Yang membawa Karl jadi semua pun juga tergantung Karl bukan ". Kata Galang

__ADS_1


"Karl ". Kata Ryn dengan nada memohon nya


Belum juga Karl menjawab malah ponsel nya berdering dan di pun kini segara mengangkat panggilan nya sebab itu sangat penting sekali bagi diri nya


__ADS_2