
"Kristal Bangun Kristal... !!! "
Ryu sangat sedih di buatnya.
"Maaf Pak, tunggu di luar ya kami akan memeriksanya,ujar seorang perawat."
Lift macet yang membuat Kristal terjebak di dalamnya, dan di temukan sudah gak sadarkan diri.
Ryu sangat panik dan membawa ke RS terdekat.
Saat ini dokter sedang memeriksa kondisi Kristal,
Kristal kehabisan oksigen yang membuat dia jatuh pingsan.
Tuk tuk tuk
Terdengar suara sepatu yang datang menghampiri Ryu yang sedang tertunduk lesu.
"Bagaimana Kondisi Kristal??"
"Presiden Dirgantara Group, Anda masih berani datang kesini??"
"Kenapa tidak, Kristal itu udah Resmi jadi Pegawai Saya??"
"Kristal masuk Rumah sakit gara gara anda?!"
"Apa kamu bilang??"
"Pegawe perusahaan anda sangat tidak profesional,sampe tidak tau kalau lift macet dan mencelakakan orang lain."
"Tapi itu bukan salahku, aku sudah membereskan mereka yang bekerja tidak profesional, aku sudah memecat mereka."
"Anda sangat licik !!"
"Jaga mulutmu!!"
"Keluarganya Nona Kristal?"
Tiba tiba Dokter dan Suster keluar dari ruang pemeriksaan.
"Saya dok"
Ryu dan Mano menjawab berbarengan.
"Nona Kristal sudah bisa di jenguk tapi hanya kehabisan oksigen saja sekarang sudah berangsur pulih."
Dokter menjelaskan.
"Baik dok, Terima kasih."
Berbarengan lagi.
Dokter dan Suster keluar dari ruang rawat, sementara Ryu dan Mano sama sama masuk. Meskipun mereka saling pandang secara sinis tapi keduanya tetap ingin memastikan Kristal baik baik saja, jadi keduanya masuk dan berusaha tetap tenang.
"Kristal kamu gak apa apa kan??"
"Kristal terbaring lemah kau bilang gak apa apa??"
Ryu melotot ke arah Tuan Mano.
"Aku gak apa apa kok,
__ADS_1
Maaf sudah merepotkan kalian."Jawab kristal
"Harusnya dia yang minta maaf."
Ryu menunjuk Tuan Mano,
Mano hanya melotot tak suka.
"Sudahlah, aku gak apa apa."Jawab Kristal lagi tak ingin ada keributan.
Tak di sangka Tuan Mano menundukan kepalanya, mencium kening Kristal dan membelai Kristal.
"Maafkan Aku Kristal."
"Hei,bisa gak sopan sedikit,dasar Presdir mesum, menggunakan kesempatan dalam kesempitan."Ryu kesal.
"Diam kau bocah,Maaf Kristal aku khilaf."
Kristal hanya terdiam....
Kenapa ciuman itu serasa tak asing...??
"Kristal aku mohon sama kamu,
batalkan niat kamu bekerja dengan dia,
dia itu Boss Mesum."
"Beraninya kau... "Mano sangat kesal
Mumpung gak ada sekertaris Lee yang melindungimu Hehe.
"Udah, gak apa apa, jangan terlalu menghawatirkanku Ryu."
"Terima Kasih Tuan sudah mau menjenguk saya,saya mohon maaf atas kejadian ini,harusnya hari ini saya udah mulai kerja."
"Gak apa apa, tapi nanti bisa masuk kerja kan??" tanya Mano
"Iya tuan tentu saja."
Horee,
melirik sinis pada Ryu.
Ryu cuma bisa mendengus, kalau sudah menjadi keputusan Kristal Ryu gak bisa melarangnya,
Ryu hanya takut ada maksud buruk Presdir pada Kristal dengan keinginannya mempekerjakan Kristal,
tapi sikap presdir pada kristal barusan terlihat dengan jelas betapa presdir menyayangi kristal.
Bukan,itu bukan ciuman mesum tapi kasih sayang,
Ryu makin yakin kalau Presdir itu adalah Kekasih Kristal yang menghilang saat Insiden kecelakaan, tapi kenapa dia menghilang dan merubah wajahnya membuat Kristal terluka??
"Tuan Presdir, boleh kita bicara sebentar??"
"Bicara apa??"
Menjawab pertanyaan dengan pertanyaan.
"Kalau kalian ada yang mau di bicarakan, silahkan aja, aku gak apa apa kok,
__ADS_1
aku juga mau istirahat."
"Baiklah kalau gitu... "
"Kristal aku keluar dulu ya, nanti kembali lagi."
"Iya Ryu,
Oya tuan,makasih ya atas kunjungannya."
"iya, "Dalla meleparkan senyuman terindahnya pada kristal, lalu mereka keluar, mencari tempat yang aman untuk bicara."
"Hei bocah, apa yang mau kau katakan."
"Jangan berpura pura lagi tuan Dalla."
Apa? bocah itu tau namaku..
"Oh rupanya kamu udah tau aku ya, bocah pintar, kamu emang layak jadi Detective".
Jadi dia memang kekasih kristal dan dia tau tentangku??
"Jadi kau benar benar Dalla kekasih Kristal?? "
"Ya"
"Apa maksudmu merubah wajahmu??menyamar jadi Presdir?? meninggalkan kristal selama Tujuh Tahun,dan membuatnya terluka??Kau mau mempermainkan Kristal ya".Ryu menarik kerah baju Tuan Mano.
"Lepaskan aku".
"Apa Kau Operasi Plastik untuk menyamar jadi Presdir Dirgantara grup untuk mempermainkan Kristal dan untuk mendapatkan Uang Dirgantara Group??"
"Lepaskan aku atau
aku akan membunuhmu!! "
Ancam Mano marah,akhirnya
Ryu melepaskannya dengan kesal.
"Aku tidak Operasi plastik demi menyamar jadi Presdir Dirgantara grup,apalagi demi mempermainkan Kekasihku Kristal.
Aku Oplas karena insiden kecelakaan itu membuat wajahku rusak, dan Sekertaris Lee yang merawatku dan menjadikanku Presdir".
"Jadi kau tidak berniat untuk meninggalkan Kristal demi harta??"
"Tidak, aku gak seperti itu".
"Kalau begitu kenapa kau tidak jujur sama Kristal tentang yang sebenarnya Tuan Presdir?? "
"Aku belum siap".
"Cih, belum siap,
Kau sendiri kan yang menyekap Novi agar Kristal menggantikan Novi bekerja untuk mu?? "
"Tidak,cukup Ryu, aku bisa hilang kesabaranku,
Aku masih ada kesibukan".
"Kau sangat licik Dalla,
__ADS_1
Membiarkan Kristal terluka karena kehilanganmu selama Tujuh tahun, sekarang dengan tak tau malunya kau mau merebut Kristal dariku dengan cara menculik Novi".
"Aku harus pergi".Tuan Mano pergi tak mau peduli lagi dengan ucapan Ryu.