
Ini adalah hari kedua kristal keluar dari rumah sakit,
Kristal di ijinkan istirahat dua hari setelah insiden di lift,
Kalau tidak keluar rumah Ryu pasti menemani Kristal, karena Kristal memang tinggal di rumah Ryu.
Sore ini Ryu berencana mengajak Kristal pergi jalan jalan,
Ada kejutan yang di rahasiakan oleh Ryu.
"Kristal ayok kita siap siap, kita akan pergi jalan jalan".
"Memangnya mau kemana Ryu??"
Kristal memang tak tau rencana Ryu.
"Ada deh, nanti aku kasi tau,
yang penting siap siap dulu."
Kristal menuruti ajakan Ryu, dia mulai mempersiapkan diri untuk pergi bersama Ryu.
Ryu mengajak Kristal untuk jalan jalan ke sebuah mall di ibu kota,
membeli beberapa kebutuhan.
Dalam waktu sejam mereka sudah mendapatkan beberapa barang yang mereka butuhkan,
kemudian mereka melewati etalase toko perhiasan...
"Waw, keren !!"
Naluri wanita Kristal keluar, dia berdecak kagum melihat salah satu desain kalung dengan liontin hati permata biru.
"Kamu suka?? "Tanya Ryu.
"Iya tapi itu kan mahal banget.."
Kristal tertunduk malu.
"Ya udah kalau gak ada yang mau di beli lagi,kita pulang sekarang."
"Baiklah Ryu... "
Kemudian keduanya berjalan melewati beberapa toko
"Kristal tunggu dulu di sini ya."
"Mau kemana??"
"Ada yang kelupaan,
Aku akan segera kembali."
Ryu berjalan setengah berlali, sementara Kristal menunggu,
setelah 20 menit Ryu kembali menghampiri kristal.
"Gimana sudah??"
Tanya Kristal
"Sudah, ayo kita pulang."Jawab Ryu sambil berjalan bersama Kristal ke arah pulang.
"Gimana kalau kita makan malam di luar??
Itung itung syukuran karena kamu udah keluar rumah sakit,tenang aku yang traktir?"
Ryu memecah keheningan saat di dalam mobil.
__ADS_1
"Boleh."Kristal spontan menjawab.
"Kamu suka makan apa??"
"Apa aja."
"Kalau sushi kamu suka gak??"
"Aku suka."
"Oke deh, kita akan makan di resto Jepang malam ini."
Kristal tertawa melihat tingkah Ryu,
kalau di lihat lihat anak ini tampan juga, lucu lagi.
Mimpi apa kristal,
bisa makan di resto mewah seperti in,ini Restonya keren banget,sumpah !!
Setelah duduk Kristal dan Ryu mulai memesan makanan,
sambil menunggu makanan siap,
Ryu ngajak kristal ngobrol ngobrol ringan.
"Kristal, Kamu suka gak dengan tempat ini??"
"Suka banget."
"Apa kamu pernah makan sushi sebelumnya??"
"Pernah, dan aku suka, hanya saja restonya gak semewah ini."
"Selain Sushi, makanan Khas Jepang yang kamu suka apa??"
"Hahaha oke deh,
Silahkan di nikmati."
Ryu mempersilahkan Kristal makan setelah pelayan mulai menaruh makanan yang di pesan di mejanya.
Baik Ryu maupun Kristal sangat menikmati makan malamnya,
terlihat dari ekspresi wajahnya,
tenggelam dalam lezatnya masakan khas Jepang tersebut.
Selesai makan,
mereka masih memesan makanan penutup dan minuman,
pada kesempatan inilah Ryu memberikan Kejutan pada Kristal.
Ryu mengeluarkan sebuah kotak perhiasan dan membukanya,
ternyata kalung dengan liontin hati permata biru yang tadi di lihat Kristal dan membuatnya kagum.
"Kristal, dari sejak aku menemukanmu di saat Insiden kecelakaan,
di hari itu pula aku merasakan hal yang berbeda,
Aku menghawatirkanmu dan aku terus mengingatmu,
Jantungku berdetak lebih kencang saat aku di dekatmu."
"Ryu...... "Mata kristal mulai berkaca kaca
"Kristal, Kejadian itu telah Tujuh tahun berlalu,
__ADS_1
tapi sedikit pun perasaanku tak berubah padamu,
Kristal aku mencintaimu,
Maukah kamu menjalin hubungan yang lebih serius denganku??"
"Ryu aku..... "
Kristal gak bisa menahan diri,
perasaan haru menyelimuti jiwanya,
butir butir Kristal jatuh membasahi pipinya.
Semua bayangan tentang sikap Ryu terlintas di benaknya.
Bagaimana Ryu menyelamatkannya dari Insiden kecelakaan,
bahkan sampai saat ini,
saat terjebak dalam pencarian Novi,
Kristal masih bergantung sama Ryu,
Kristal tinggal di rumah Ryu,
pantaskah jika harus menolak Ryu?
menyakiti hatinya?
mengecewakannya??
Lagi pula selama Tujuh tahun,
Sejak Insiden kecelakaan dengannya,
Dalla sudah tak ada lagi kabar bak di telan bumi.
"Kristal,apa kau bersedia??"
Ryu mencoba mengulangi pertanyaannya.
"Ryu...
Iya aku bersedia."
Betapa senangnya hati Ryu atas apa yang dia dengar dari Kristal.
Kekhawatirannya atas kemunculan Dalla tak lagi membuatnya khawatir,
karena kini Kristal sudah mau menjalin hubungan sebagai kekasih dengannya.
Ryu memasangkan kalung Liontin Hati bermata biru di leher Kristal,
kristal tidak menolak aktifitas tangan Ryu.
"Kristal, terima kasih.. "
Ryu berbisik lirih setelah kalung tersebut selesai terpasang.
"Harusnya aku yang berterima kasih padamu Ryu, selama ini kamu selalu membantuku".
"Shhttttttt,
itu sudah tugasku, karena aku mencintaimu".
Sejenak Kristal dan Ryu tenggelam dalam kebahagiaan dan keharuan,
Ryu Pemuda SMA yang menyelamatkannya tak di sangka kini menjadi kekasihnya.
__ADS_1