
Jam menunjukan pukul 17:00 Ryu baru saja pulang dari sekolah setelah mengikuti ekstra kulikuler karate.
Ryu menggayuh sepeda, jalanan hari ini sangat sepi.
"Nani?"Tiba tiba Ryu tersentak kaget melihat sebuah mobil dalam kondisi rusak, di periksa di sekeliling mobil ada seorang wanita di dalamnya,wanita itu duduk di sebelah jok pengemudi dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Berarti wanita itu tidak mengendarai mobil sendirian, kalau dia nyetir sendiri harusnya dia duduk di jok pengemudi dan memegang setir,ini dia tidak malah duduk di sampingnya,sepertinya ada orang lain yang duduk dan bersama dengan wanita ini saat kecelakaan.Gumam bocah SMA tersebut.
Tapi kemana pria itu pergi?? apakah dia melarikan diri??Ia terus bertanya pada dirinya sendiri guna menyelidiki.
Ryu tak mau membuang buang waktu untuk segera menyelamatkan wanita yang ada di dalam mobil, untuk kasus ini nanti saja aku pikirkan lagi,gumamnya lagi.
Sebelum membawa wanita itu pergi Ryu sempat menelpon kantor polisi dan tak lama kemudian sekelompok polisi datang menuju TKP.
Sementara itu Ryu membawa pulang wanita itu ke rumahnya,karena papahnya seorang dokter,selain itu kasus ini tak seperti kecelakaan biasa untuk itulah Ryu bersikukuh membawa wanita itu pulang ke rumahnya bukan ke igd rumah sakit.
"Hallo Pah !! Ini Ryu..."
Siapkan sebuah kamar di rumah kita untuk perawatan pasien, hari ini papah jangan kemana mana,aku pulang bawa pasien."Perintah Ryu pada orang yang dia telp yang ternyata papanya.
__ADS_1
"Apa kamu bilang?? Eh Ryu aku ini papahmu kenapa kau memerintahku seperti itu?? bawa saja pasien ke Rumah sakit,papa lagi di Rumah Sakit."Jawab papa Ryu.
"Pah, Aku akan tetap membawa pasien ke rumah,jangka waktu 10 menit aku sampe rumah, kalau papa gak mau pulang ke rumah dan menyelamatkan pasien, lalu pasien meninggal di rumah kita, papah tau sendiri kan siapa orang pertama yang akan di cari polisi."Jawab Ryu sedikit mengancam.
"Ah anak itu...
Baiklah papa akan segera pulang dan menyiapkan perawatan untuk pasien di rumah, sampe ketemu di rumah."
Jawab papa Ryu pasrah,sesaat sebelum telpon di tutup.
"Hallo ma..."Kini Papanya Ryu menelpon istrinya.
"Iya pah... Tumben papah telpon jam segini,papa udah kangen ya sama mama?? atau papa ingin bilang kalau papa lembur sampe pagi lagi??"Mama udah nyerocos aja.
"Kenapa Pah anak kita Ryu?? Apa dia di culik kelompok mafia??Tanya mama panik.
"Bukan ma, makanya dengarkan papa bicara, tadi Ryu telpon papa dia bilang 10 menit lagi dia sampai di rumah dan akan membawa pasien ke rumah, jadi mama suruh pembantu untuk menyiapkan pasien sebentar lagi papa pulang."Kata papa menjelaskan.
"Apa pah, Ryu mau bawa pasien ke rumah, dia sakit apa pah??aduh Ryu kok bisa bisanya bawa pasien ke rumah gimana kalau virusnya menular kepada seisi rumah??"Mama bertanya dengan segala kehawatirannya.
__ADS_1
"Sudah mah, jangan berdebat,papah gak punya banyak waktu lakukan saja lagi pula ini keinginan Ryu,sejak kapan kita bisa melawan apa yang Ryu inginkan?? bahkan untuk berdebat saja kita gak pernah menang."Jawab papah
"Baiklah pah, mama akan suruh para asisten untuk menyiapkan semuanya."Akhirnya mama menyerah.
Klik, telp di tutup dan mama bergerak cepat mengkondisikan para asisten untuk menyiapkan kamar pasien setara Ruang Vip.
Benar saja dalam durasi 10 menit Ryu sudah datang dan menggendong seorang wanita yang penuh darah di wajahnya,untung kamar sudah selesai di siapkan, dan tak lama kemudian papa pulang memeriksa kondisi pasien wanita tersebut.
"Ryu.... Kenapa kamu bisa membawa wanita itu pulang ke Rumah kita?? apa yg terjadi."Tanya mama penasaran sama Ryu setelah Ryu selesai mandi dan ganti baju,sementara pasien wanita itu masih di tangani papahnya di kamar khusus yang telah di sediakan.
"Aku menemukannya di Jalan mah,sepertinya telah terjadi kecelakaan karena mobil yg di tumpanginya rusak,
jalan sangat sepi jadi aku orang pertama yang menemukan korban, lalu membawanya ke sini dengan taksi."
"Tapi Ryu harusnya kamu membawanya ke Igd rumah sakit."Ucap mama ryu dengan nada khawatir.
"Mama gak perlu khawatir,aku sudah mengubungi pihak kepolisian untuk membantu menyelidiki kasus ini."Jawab Ryu mencoba menepis kekhawatiran mamanya.
"Apa kamu akan terlibat menyelidiki kasus ini?"Tanya mama.
__ADS_1
"Tentu saja jika di perlukan."Jawab Ryu sambil berjalan menuju kamar pasien.
Hemm,, mama hanya bisa menghela nafas dalam dalam,anak itu masih kecil juga maenannya udah kaya Bareskrim saja.