KRISTAL YANG RETAK

KRISTAL YANG RETAK
Novi Kembali


__ADS_3

"Tuan Mano!!


Anda sudah ada di sini?? "


Kristal kaget begitu sampai apartemen Bossnya sudah duduk di kursi ruang tamu.


"Kau pikir aku hantu??


kenapa kau sekaget itu??"


"Hehe maaf Tuan."


"Aku hanya ingin memastikan kalau kau benar benar pulang ke apartemen ini??"


"Apa tuan pikir saya akan kabur??"


"Yeah, gak ada yang gak mungkin."


"Huh, saya gak mungkin melakukan itu Tuan,


selama adik saya belum tuan kembalikan."


"Hei Jangan berkata seolah olah aku yang menculiknya?


tapi justru aku yang menyelamatkannya dari penculikan."


"Kalau gitu dimana Novi sekarang??."


"Adikmu ada di tempat aman kristal."


"Kenapa tuan tidak mengembalikannya padaku??"


"Besok pagi aku akan mengembalikannya padamu."


"Benarkah??"


"Tapi dengan syarat kau akan tetap bekerja denganku."


"Saya setuju Tuan."


"Apa yang kamu setujui?? apa aku terlihat sedang minta persetujuan??


Apa kau setuju untuk ini??"


Tuan Mano mendekat,,


Kristal ketakutan.. dan gugup


"Tidak ada Tuan, tidak begitu maksudnya."


"Kalungmu sangat cantik?apa ini di belikan kekasihmu??"


Kristal mengangguk dengan agak agak takut


"Iya tuan, Ryu yang kasih."


Tuan Mano mulai menyentuh kalung Kristal bak Detectiv sedang melakukan penyelidikan.


"Heh kenapa itu merah??"


Tuan Mano melihat tanda kissmark di leher Kristal,seketika tubuhnya mendidih.


"Bukan apa apa Tuan ini di gigit nyamuk".


Kristal terpaksa berbohong karena sangat malu jika mengatakan yang sejujurnya.

__ADS_1


"Tidurlah, sampai ketemu di kantor besok."


Tiba tiba Tuan Mano sangat kesal dan langsung pamit pulang."


Hah?? Dia terlihat kesal,


apa karena melihat tanda ini dia kesal??


Gak mungkinkan dia cemburu??


Jam sudah menunjukan pukul 23:00


Itu karena jalanan macet Kristal jadi pulang terlambat,


tapi Tuan Mano bisa lebih cepat ada di apartemen mungkin dia pake jalur alternatif.


Tak mau berlama lama kristal segera menuju ke kamar,lalu mandi dan ganti baju,


lalu kemudian tidur pulas.


Keesokan harinya,


masih sangat pagi bel apartemen sudah berbunyi,


untungnya ada seorang pelayan jadi ada orang yang membukakan pintu untuk kristal.


tok tok tok


Pintu kamar Kristal di ketuk,


"Ia bentar bi,Kristal masih di kamar mandi."


Beberapa menit kemudian kristal membuka pintu kamar.


"Itu Non ada Tuan Sekertaris bersama seorang wanita di bawah."


Apa pacarnya sekertaris Lee ya?? ".


"Saya gak tau Non, permisi Non."


Pelayan sudah lebih dulu pergi ke belakang untuk menyiapkan sarapan sementara Kristal langsung turun menghampiri Sekertaris Lee di ruang tamu,


Huh ada apa sekertaris Lee datang sepagi ini?? apa mau minta di buatkan sarapan??


"Selamat pagi Kak Kristal !!!"


"Hah?? Novi??? Aaa senang sekali bisa berjumpa kembali,


kamu baik baik aja kan??


Siapa sebenarnya yang menculikmu??"


Kristal memberondong Novi dengan pertanyaan.


"Aku baik baik saja kak,


Sekertaris Lee sudah menyelamatkanku,


Ah penculik itu sepertinya cuma minta uang tebusan,


Untung sekertaris Lee dan Tuan Mano mau membantu ku."


"Terima kasih Sekertaris Lee,


anda sudah bersedia menyelamatkan ade ku."

__ADS_1


Ujar Kristal.


"Sama sama Nona."Jawab Sekertaris Lee.


"Kenapa hanya berdiri??ayo masuk dan duduklah, sebentar lagi kita akan sarapan."


"Tidak Nona,Saya harus segera pergi karena masih ada urusan,


Oya nanti siang ada Meeting penting di Kantor,jadi Tuan Mano akan menerima banyak tamu dari luar negeri,


ini keuntungan bagi Nona,


Nona Kristal tak harus ke Kantor melayani Tuan Mano."


"Benarkah Sekertaris Lee??


Ini kabar yang sangat baik jadi aku bisa ngobrol dengan Novi sepanjang hari."


"Jadi kakak harus melayani Tuan Mano untuk balas budi ya kan??"


"Iya Kakak di jadikan Asisten Pribadinya Tuan Mano Novi."


"Maafkan aku yang telah merepotkanmu kak."


"Baiklah Nona nona,saya akan segera pergi sekarang."


Kata Sekertaris Lee seraya pergi.


"Terima kasih Tuan."


Setelah kepergian sekertaris Lee Keduanya terus asyik ngobrol, sampai pelayan datang menyiapkan sarapan.


"Ayok Novi dimakan."


"Iya kak, sepertinya sandwich nya enak sekali."


"iya."


"Eh Kak, gimana kabar ibu??"


"Semenjak kakak kesini kakak belum menelpon ibu, karena kakak belum bisa ketemu kamu, kakak takut kamu di tanyakan ibu dan ibu jadi khawatir."


"Kak,Setelah di pikir pikir Novi mau pulang aja ngurus ibu di rumah,


Novi buka toko saja dagang bersama ibu,


Novi jadi trauma dengan penculikan itu,


lagipula Tuan Mano menginginkan Kakak bekerja jadi Asistennya,


Kalau kita sama sama kerja di sini pada Tuan Mano, kasian ibu sendiri."


"Iya Juga sih, tapi Kakak terserah keputusanmu aja."


"Iya Kak, Oya Kak Ryu gimana kabarnya,


apa kakak sudah jadian sama kak Ryu,


hayo ngaku??"


"Hahaha iya Novi, Kakak sudah jadian dengan kak Ryu,


Kak Ryu membelikan kakak ini."


Kristal menunjukan kalungnya pada Novi.

__ADS_1


"Wah, Kak Ryu Romantis juga ya."


"Iya, hahahaha".


__ADS_2