KRISTAL YANG RETAK

KRISTAL YANG RETAK
Utusan Presdir


__ADS_3

Kebahagiaan sedang menyelimuti setiap sudut lubuk hati Ryu.


Apa yang selama ini di pendamnya kini terungkap sudah.


Tak ia sangka kristal bisa menerima cintanya,


padahal selama ini yang ia tau kristal sangat mencintai Dalla dan sangat sulit untuk melupakannya.


Pagi pagi sekali kristal bangun dan menyiapkan sarapan,


ada yang berbeda hari ini,


Kristal dan Ryu sudah menjadi sepasang Kekasih.


Papa dan Mama Ryu dalam beberapa minggu memang tak ada di rumah,


Kristal tinggal di rumah Ryu bersama Ryu dan beberapa pelayan saja.


Meskipun leluasa dan tak perlu sungkan tapi tetap saja kristal merasa di awasi para pelayan kepercayaan orang tua Ryu,


jadi tak bisa bertindak sembarangan.


"Met pagi sayang..."


Emmm bolehkan aku panggil sayang??"


Ryu menyapa tapi masih ragu ragu takut Kristal tak bisa menerima.


"Met pagi juga sayang.... "


Kristal malah membalasnya dan membuat Ryu tersipu malu...


"Oya hari ini aku sudah harus kerja lagi."


Kata Kristal lagi.


"Udah Kuat kerja kan??"


Ryu masih agak khawatir.


"Kuat donk, udah kamu gak usah khawatir, aku gak kan kenapa napa."


Kristal mencoba meyakinkan.


Belum mereka selesai sarapan tiba tiba mereka kedatangan seseorang Utusan Dirgantara group,


"Maaf Tuan dan Nona,


Saya di utus Tuan Mano Untuk menjemput Nona Kristal, karena hari ini Nona Kristal sudah harus bekerja."


"Apa???"


Ryu dan Kristal bertanya berbarengan,


keduanya saling pandang merasa heran dengan tindakan Presdir Dirgantara group.


Belum keduanya selesai dengan keheranannya,

__ADS_1


tiba tiba ponsel Ryu berdering,


"Hallo Ryu...!! "


"Hallo Ini Siapa??"


"Aku Tuan Mano, Presdir Dirgantara Group."


"Darimana bisa tau no Hp ku?? dan apa mau mu??"


"Aku mengutus seseorang untuk menjemput Kristal, sesuai kesepakatan kristal hari ini sudah harus bekerja denganku.


Oya Kristal harus tinggal bersamaku, karena dia bekerja sebagai Asisten Pribadiku jadi dia harus standby selama 24 jam."


"Kau sangat keterlaluan !!"


"Ku harap kau jangan mempersulit keadaan, kalau ingin aku mengembalikan Novi".


Shiiitt dia benar benar licik


"Ada apa Ryu?? Siapa yang telpon??"


Kristal penasaran setelah melihat air muka Ryu yang terlihat kesal.


"Tuan Mano ingin kamu tinggal dengan mereka,


Dia bilang karena kamu harus standby selama 24 jam karena kamu asisten pribadinya."


"Gak apa apa, aku akan penuhi keinginannya yang penting Novi selamat."


"Tapi sayang?"


"Aku hanya khawatir."


"Kamu jangan khawatir,


kalau gitu aku membereskan bajuku dulu ya,


Pak sopir, tunggu sebentar ya?!"


"Baik Nona"


Sopir utusan presdir setuju untuk menunggu Kristal, dan kristal pergi untuk menyiapkan baju bajunya karena akan tinggal di tempat Presdir,


Kristal bergegas pergi ke kamarnya dan kembali beberapa menit dengan membawa tas pakean.


"Hati hati sayang,


kalau ada apa apa hubungi aku."


"Tentu saja, Ryu... Aku pergi ya... "


Kristal masuk ke dalam mobil dan Ryu tetap berdiri di dekat gerbang sampai mobil yang membawa kristal benar benar hilang dari pandangan.


Apalagi yang di rencanakan Dalla kalau bukan membuat kristal lebih dekat dengannya, cih!!


***

__ADS_1


Tuan Mano menyediakan Apartemen khusus untuk Kristal, dia sendiri akan tinggal di sana meskipun berbeda kamar.


"Selamat pagi Nona Kristal!!"


Sekertaris Lee menyambut kedatangan Kristal."


"Saya harus menyita barang barang anda untuk di periksa mana tau Nona membawa bom misalnya."


Sekertaris Lee menahan tas Kristal.


"Apa??Bom katamu??"


Kristal kesal dengan ucapan sekertaris Lee yang seenaknya.


"Ikut saya."


Kristal tidak membantah dan mengikuti langkah sekertaris Lee.


"Nona, ini kamar anda,


Selama anda bekerja dengan Tuan Mano. Anda akan tinggal di Apartemen ini,


itu kamar anda,


Di dalamnya sudah lengkap termasuk baju kerja anda,


silahkan ganti baju anda,Lima menit lagi


Kita akan ke kantor menemui tuan mano."


"Hemm baiklah."


Kristal kenapa jadi penurut seperti ini sih??


tapi ini demi Novi.


Kristal memasuki kamar yang di tunjukan oleh Sekertaris Lee,


langsung membuka lemari pakean.


Dan...


"Aaaaaaaaa.... ".


Tiba tiba Kristal menjerit.


"Apa Nona baik baik saja??"


Sekertaris Lee terperanjat kaget.


"Tuan, baju bajunya terlalu sexy".


"Maaf Nona, kita gak punya banyak waktu,


cepat Nona ganti baju kerja."


"Ba baik Tuan."

__ADS_1


Kristal sedikit gugup tapi terpaksa nurut,


Kristal masuk lagi ke kamar dan mengganti baju dengan baju kerja yang telah di siapkan.


__ADS_2