KRISTAL YANG RETAK

KRISTAL YANG RETAK
Kemarahan Kristal


__ADS_3

Kristal terlambat 30 menit masuk kantor,


dengan wajah yang sangat muram dia mengetuk ruangan presdir,


untuk yang pertama kalinya dia benci untuk berada di situ.


"Masuk!!"Jawab Tuan Mano dari dalam.


"Maaf Tuan saya datang terlambat."


meminta maaf tapi dengan wajah marah.


"Sekertaris Lee bilang kau sudah pergi saat dia mau menjemputmu,


tapi kau terlambat datang setengah jam,


dari mana saja??"


Tuan Mano mengintrogasi.


"Aku pergi bersama Ryu."


"Jangan konyol,


Bukankah Ryu sedang mengantar Novi pulang kampung??"


"Maaf Tuan, saya lupa."Kristal menjawab sekenanya.


"Kejadian yang baru saja terjadi gak mungkin kau melupakannya,


Kristal kau ini sebenarnya kenapa??"


Tuan Mano mulai tak sabar saat menyadari perubahan raut wajah Kristal.


"Tuan Mano!!


Harusnya saya yang bertanya pada anda,


anda ini kenapa??


ada masalah apa dengan saya??"


Tiba tiba suara kristal menjadi tinggi.


"Apa maksud mu??"Tuan Mano masih bingung.


"Tuan Dalla Manova apa anda sengaja mempermaikanku??"


Kristal benar benar emosional.


"Kau tau selama Tujuh Tahun aku menunggu kabar darimu, kabar dari kekasihku.


Hidup ataupun mati aku menunggu kabarmu. Tapi nihil,aku gak mendapat kabar itu.


Lalu aku berusaha melupakanmu sampai aku bekerja keluar negeri.


Tapi kau, kau di sini diam diam mengerjai ku,


menyamar jadi orang lain,


menindasku dengan menjadikanku sebagai asisten pribadimu,


kau benar benar jahat Tuan!!"

__ADS_1


Kristal menangis sesegukan.


Dalla mencoba memeluk kristal namun Kristal berusaha menghindar,


"Kristal maafkan aku...


aku gak bisa berkata apa apa lagi padamu, aku bersalah maafkan aku".


Dalla memeluk kristal secara paksa.


"Lepaskan aku!!


Biarkan aku pergi!!!"Kristal melepaskan pelukan Tuan Mano dan memaksa untuk pergi.


"Kristal pergilah hanya sesaat, dan kembalilah saat kau sudah tenang,


aku membolehkanmu untuk tidak bekerja padaku, tapi aku mohon jangan pergi dari Apartement itu."


Kristal benar benar sangat kesal, tidak mau lagi menghiraukan Tuan Mano,


Kristal pergi dari Ruang Presdir.


Sial !!


Siapa yang membocorkan identitasku pada Kristal??


tidak mungkinkan Sekertaris Lee??


dia sendiri yang punya ide menutupi identitasku.


Pasti kelakuan bocah itu,


ini pasti ulah Ryu,


aku harus mencarinya".


"Hallo Sekertaris Lee !!


Tolong carikan Kristal dan bawa dia pulang ke Apartemen, aku akan menyusul Ryu."


Di kantornya Sekertaris Lee hanya diam,


dia tau hal ini pasti akan terjadi.


Tuan mudanya salah menyangka,


ini bukan salah Ryu tapi pasti perbuatan


Alena.


Sebelum mencari Kristal Sekertaris Lee menghubungi Alena.


"Hallo Nona, tak di sangka anda sangat Kreatif !!"


"Hahaha terima kasih Sekertaris Lee atas pujian anda !!"


"Saya akan mempertimbangkan untuk memasukan anda ke daftar ahli waris keluarga Dirgantara."


Kata sekertaris Lee.


"Itu hal yang sangat luar biasa tuan sekertaris."Jawab Alena bernada kemenangan.


Setelah menyelesaikan perbincangannya di Telpon lalu Sekertaris Lee mendatangi Kristal,

__ADS_1


bukan hal yang sulit mencari kemana Kristal akan pergi.


Dia sedang duduk termenung di belakang taman.


"Nona,kenapa termenung sendiri di sini?"


Kristal hanya diam.


"Nona,yang menyembunyikan Identitas Tuan Muda itu saya, saya yang menyarankan kepada Tuan Muda."


"Apa tujuannya??"


"Tujuannya untuk keselamatan Tuan Muda,


Nona ingatkan Insiden kecelakaan itu??"


Kristal terdiam kristal baru paham.


"Baiklah aku akan ikut denganmu."


"Nona tak perlu ke kantor hari ini, karena Tuan Muda sedang ada urusan keluar,


ikut saya pulang saja ke Apartemen."


"Baiklah... Kristal menuruti permintaan Sekertaris Lee dan ikut pulang ke Apartemen.


Sementara Tuan Mano menunggu Ryu kembali dari desa saat mengantarkan Novi."


Cekitttt


Ryu menginjak Rem secara mendadak saat mobil Tuan Mano yang tiba tiba menghadangnya.


"Tuan Mano apa anda sudah gila??"


Ryu turun dari mobilnya.


"Hei bocah tengik!!


Kau sengaja kan mengatakan identitasku yang sebenarnya pada Kristal??"


"Jadi Kristal sudah tau anda kekasihnya Dalla??"


"Iya dan dia sangat marah".


"Tuan Mano, apa anda yakin hanya aku yang tau tentang itu??"


"Hanya kau dan Sekertaris Lee,


tidak mungkin sekertaris Lee yang mengatakannya".


"Anda terlalu yakin,


buat apa aku mengatakan identitas anda pada Kristal??


Jika Kristal tau kau adalah orang yang di tunggunya selama Tujuh Tahun,


bukankah Kristal malah akan kembali padamu dan meninggalkanku??"


"Apa menurutmu ada orang lain yang tau identitasku selain kau dan Sekertaris Lee??"


Ryu hanya mengangkat bahu,bukan hanya tak tau tapi juga tak peduli.


"Tuan Mano ini hanya hal sepele anda terlalu membesar besarkannya.

__ADS_1


bukankah keuntungan bagi anda saat Kristal sudah tau identitasmu??


Tuan Mano terdiam,mempertimbangkan apa yang Ryu katakan padanya,lalu keduanya tenggelam dalam khayalannya masing masing.


__ADS_2