
Hari ini kristal akan kembali bekerja setelah tragedi di lift tempo hari yang menyebabkan Kristal gak jadi bekerja dan masuk Rumah sakit.
Namun,siapa sangka Presdir Dirgantara Group memutuskan untuk memberinya sebuah apartemen untuk di tinggalinya selama masa kerja.
Kata Sekertaris Lee itung itung permintaan maaf karena perusahaan telah melakukan kesalahan yaitu lalai dalam safety lift.
Selain sebuah apartement,
biaya rumah sakit pun di tanggung perusahaan.
Siapa yang paling menderita di sini???
Siapa lagi kalau bukan pegawe bagian pengawasan lift.
Selain di pecat entah apa lagi yang di lakukan Sekertaris Lee kepada orang itu,
membayangkannya saja sudah sangat ngeri.
Kristal keluar dari kamarnya dengan menggunakan seragam yang ada di lemari kamarnya,
bajunya sangat sexy terutama Roknya sangat pendek.
Tak berlama lama Kristal mengikuti Sekertaris Lee masuk ke dalam mobil,
mobil melaju kencang menuju kantor Dirgantara Group.
Di Ruang Presdir,
Tuan Mano sedang mondar mandir menunggu kedatangan Sekertaris Lee...
Tok tok tok
"Siapa??"
"Saya Tuan!!"
"Sekertaris Lee Masuk!!"
Tak menunggu perintah kedua kalinya,
Sekertaris Lee masuk ke ruang presdir, di ikuti Kristal dari belakang.
"Siapa yang kau bawa??"
Bertanya tanpa menyelidiki siapa yang datang.
"Saya membawa Nona Kristal datang kesini, karena hari ini Nona sudah harus mulai bekerja dengan Tuan."
"Apa??"
Sungguh Tuan Mano Kaget dengan penampilan Kristal.
Kristal berdandan kampungan saja Mano sudah jatuh hati dan menjadikannya sebagai Kekasih, apalagi dengan penampilannya sekarang yang modis dan sexy.
Rasanya Mano ingin memeluknya dan berkata Kristal ini aku Dalla maafkan aku.
Tapi ia belum ada keberanian untuk melakukan hal itu setelah Tujuh Tahun tidak menemuinya.
"Apa kau sedang menggodaku??
Rokmu sangat pendek."
__ADS_1
Dalla sedikit menggoda Kristal membuat wajah kristal merona karena menahan malu.
"Maaf tuan, tapi baju ini bukan saya yang pilih
baju ini sudah tersedia di lemari."
Jawab Kristal masih dengan malu malu
"Sekertaris Lee, Siapa yang menyiapkan baju untuk kristal??"
Dalla pura pura tidak senang tapi sebenarnya sangat menikmati kecantikan kristal,hanya saja tak rela juga jika pria lain termasuk sekertaris Lee ikut menikmati keindahan tubuh Assisten Pribadinya.
"Maaf Tuan,
Baju baju Nona Kristal di siapkan pelayan di Apartemen, mereka tak tau ukuran tubuh Nona kristal.
Mereka gak tau kalau Nona Kristal bertubuh tinggi.
Besok saya akan menyuruh mereka untuk menggantinya."
Sekertaris Lee mencoba menepis kehawatiran Tuan dan Nona nya.
"Nona, Tugas anda sudah tercantum dalam Surat Perjanjian Kerja, kalau Nona lupa Nona bisa melihatnya kembali."
Kata Sekertaris Lee lagi.
"Tidak tuan, saya cukup ingat."
Gimana bisa lupa tugasnya kan satu,
menuruti semua keinginan tuan muda.
"Baiklah Nona kalau begitu saya permisi dulu,
"Baik, Terima kasih sekertaris Lee."
Dalla yang menjawab,Kristal hanya diam saja,
Sementara sekertaris Lee langsung meninggalkan Ruang Presdir,
tinggalah Tuan Mano dengan Kristal yang saling berhadapan.
"Kenapa hanya diam saja??
Sini bantu pekerjaanku!!"
Dalla sedikit berteriak membuat Kristal gugup.
"Iya Tuan."
Dengan langkah tergesa gesa Kristal menghampiri Tuan Mano yang duduk di kursinya,sementara di mejanya terdapat beberapa berkas,
Dan...
Bruuukkk
Kristal kehilangan Keseimbangan dan terjatuh menimpa Tuan Manp di kursinya,
keduanya kaget karena posisi kristal yang menindih tubuh Tuan Mano seolah sedang berpelukan.
Dari luar Ryu membuka pintu dan melihat adegan itu sontak hatinya terbakar cemburu.
__ADS_1
Niatnya mengembalikan Hp milik kristal yang ketinggalan tapi karena adegan itu Ryu gak jadi masuk menemui Kristal.
Hp Kristal di titipkan Ryu pada seseorang di luar.
"Apa apaan sih?? kamu benar benar berniat menggodaku ya??"
Tuan Mano pura pura kesal padahal hatinya berbunga.
"Maaf Tuan saya gak sengaja."
Lagi lagi kristal merasa sangat malu,
wajahnya semakin merah merona.
Sebenarnya Tuan Mano ingin mengerjai Kristal lebih lama tapi seseorang mengetuk pintu.
Siapa lagi sih??
"Siapa?? "Tanya Tuan Mano
"Saya Yukihide !!"
"Oke Yuki masuk !!"
Hah? Yukihide,Rasanya gak asing
"Eh, Ini siapa Tuan??"
Yukihide bertanya kareba belum benar benar memperhatikan.
"Ini Kristal Asisten Pribadiku."
Tuan Mano menjawab agak kesal karena Yukihide kepo.
"Kristal, Bukankah Kita pernah bertemu??"
"Iya Tuan,Kita bertemu di Sunmoon lake dan di lantai bawah."
"Yup benar sekali,
wah kamu cantik sekali hari ini."
"Yukihide,Cepat katakan ada keperluan apa??
Aku sangat sibuk."
Tuan Mano mengusir secara halus.
Yukihide yang mengerti kekesalan Bossnya malah nyengir.
"Ini Tuan tadi ada seorang pemuda nitip Hp katanya milik Nona Kristal ketinggalan."
Yukihide menyodorkan Hp yang ia genggam pada kristal dan Kristal menerimanya.
Pasti Ryu,
Semoga Ryu tidak datang ke ruangan ini dan melihat adegan tadi,
benar benar memalukan.
"Baiklah Tuan aku pergi dulu,
__ADS_1
Kristal hati hati dia galak."Yukihide berbisik pada Kristal membuat Tuan Mano melotot ke arah Yukihide tapi tidak di pedulikannya, ia keluar dari Ruang Presdir,
Kini kristal kembali sibuk dengan pekerjaannya membantu Dalla.