KRISTAL YANG RETAK

KRISTAL YANG RETAK
Kegelisahan Ryu


__ADS_3

Kondisi Kristal sudah sangat baik,


Ryu sudah membawa Kristal kembali pulang ke Rumahnya,


Sekertaris Lee mengijinkan Kristal tidak bekerja dulu untuk Presdir Dirgantara group untuk beberapa hari pasca keluar Rumah sakit,


tentunya atas perintah sang presdir,


kalau tidak,sekertaris Lee gak akan melakukan itu.


Lega memang Kristal sudah bisa kembali ke rumah,


tapi ada yang di khawatirkan Ryu,


Apa lagi kalau bukan tentang Presdir Dirgantara group yang ternyata benar adalah Dalla kekasih Ryu.


Ryu sudah mulai melihat tanda tanda kalau Dalla sedang berusaha mendekati Kristal dengan cara menukar Novi dengan Kristal,


Kristal harus bekerja sebagai Asisten Pribadi Presdir dengan dalih mengganti kerugian perusahaan Tujuh Milyar karena Novi bolos kerja selama Tujuh hari.


Aturan perusahaan macam apa?? dasar Presdir Licik.


Apa aku harus kasih tau kristal soal kebenaran ini ya??


Bahwa Presdir Dirgantara grup adalah Kekasihnya yang hilang selama 7 Tahun,


Kristal pasti akan membencinya,


tapi gimana kalau kristal malah makin cinta dengannya??


Ah gak usah, biarkan dia tau sendiri kebenaran ini.


"Ryu...?!!"


"Eh, Iya Kristal, ada apa???"


"Kamu terlihat murung sejak bertemu dengan Tuan Presdir kemaren??


Apa dia mengatakan sesuatu yang buruk??"


"Emmm, engga kok,


hanya saja aku pikir kalau kamu sudah mulai tinggal di tempat Tuan Presdir,


dan sibuk bekerja untuk Tuan Presdir mungkin kamu jadi gak ada waktu denganku,


Aku akan kangen kamu Kristal."


"Haha kenapa berpikir seperti itu??


aku kan masih bisa kasih kamu kabar lewat telp?"


"Hehehe iya kristal kamu bener


Oya, hari ini aku mau ke kantor om ku,


sudah lama gak bertemu dan berbicara dengannya,


Kamu di rumah sendiri gak apa apa kan??


Aku gak mau mengajakmu karena kamu harus banyak istirahat."


" Iya Ryu, aku gak apa apa."

__ADS_1


"Oke deh kalo gitu aku pergi ke kantornya Om Kenzu sekarang."


"Iya Ryu."


"Kamu bener gak apa apa kan aku tinggal?."


"Iya Ryu, aku akan baik baik aja."


Ryu berjalan menunju mobil dan menghidupkannya,


Mobil melaju dengan kecepatan sedang,


menuju kantor polisi tempat omnya Ryu bekerja.


Sesampainya di kantor polisi,


Kenzu sudah menyambut dengan senyumannya,


"Hai Ryu."


"Lapor pak polisi."


"Hahaha kau bisa aja, bagaimana dengan Kristal??"


"Kenapa bisa bertanya begitu?"


"Kamu lama sekali gak menemuiku,


Ku rasa sedang sibuk memadu asmara dengan Kristal Hhhh."


"Justru aku sangat gelisah soal itu?."


"Soal Kristal??"


Benar dugaanku dari dulu, Dalla kekasih Kristal masih hidup,


Ternyata dia menjadi Presdir Dirgantara Group sekarang.


Dia operasi plastik dan Kristal belum menyadarinya,


Kristal malah akan bekerja sebagai Asisten Pribadi Kekasihnya."


"Waow !!!" Kenzu terkejut.


"Kristal bekerja di sana karena menggantikan Adeknya Novi yang sebelumnya sudah menjadi karyawan Dirgantara Group.


Novi hilang di culik,


dan Kristal berkewajiban bekerja mengisi kekosongan Novi."


"Apa kau akan menyerah?"


"Menyerah??"


"Menyerah dalam hal mengejar cinta Kristal."


Ryu cuma mengangkat bahu menanggapi pertanyaan Kenzu.


"Om, mungkinkah perusahaan Dirgantara Group punya musuh?"


"Sangat mungkin Ryu,


Perusahaan besar sekelas Dirgantara group pasti musuhnya banyak,

__ADS_1


emang kenapa??"


"Gak apa apa, aku hanya khawatir dengan kondisi Kristal,


Kasus penculikan Novi, bisa saja musuh Perusahaan Dirgantara Group pelakunya, motif pemerasan, agar perusahaan bangkrut misal,


Aku khawatir dengan keamanan Kristal itu saja."


"Adiknya kristal di culik,


kenapa kau baru memberi tauku sekarang?


Kenzu memasang wajah penuh selidik.


"Maaf Om,


Karena kasus penculikan Novi ada kaitannya dengan Perusahaan Dirgantara,


makanya aku membiarkan pihak perusahaan mengurus sendiri kasus Novi."


"Ryu, Jadi kamu ingin tau kemampuan Presdir Dirgantara??"


"Kurang lebihnya begitu,


Sehingga jika suatu saat Kristal menyadari keberadaan Dalla,


lalu kristal memutuskan tuk hidup bersamanya,


setidaknya aku bisa tenang karena pria itu bisa menjaga kristal dengan baik."


"Apa kamu sangat mencintai kristal?"


Kenzu masih penasaran.


"Menurutmu??"


Ryu malah menjawabnya dengan sebuah pertanyaan.


"Kenapa tidak kau larang saja Kristal bekerja pada presdir Dirgantara??"


"Aku gak ingin mengekang kebebasan Kristal yang nantinya malah membuatnya tidak nyaman."


"Bagaimana kalau Kristal benar benar kembali pada Presdir Dirgantara group?


Apa kau bisa rela??"


"Jika itu membuat Kristal bahagia,


kenapa tidak?"


"Semangat!!"


Kenzu menepuk pundak keponakannya,


Rasanya belum lama melihat masa kecil Ryu yang sangat imut,


Sekarang sudah dewasa dan serius mencintai seorang wanita.


Kantor Polisi,


Hari ini tak terlalu banyak pengunjung yang melaporkan berbagai macam kasus,


jadi kenzu punya banyak waktu untuk hanya sekedar ngobrol menemani Ryu.

__ADS_1


__ADS_2