
Pov Shila.
Hari ini badan ku terasa pegal semua, karena mengejar target produksi yang makin meningkat.Tadi sehabis pengajian, aku langsung merebahkan diri ini ke kasur empukku. Aku membuka HP, dan terdapat beberapa chat masuk. Dan ku buka satu persatu.
[My sister]
[Mbk aku mau curhat. Ada cowok yang deketin aku terus mbak, aku jadi gimana gitu mbak. Aku nggak suka, aku ilfill. ]
[Jangan gitu dek, nanti berbalik hlo kamu jadi suka. Ingat geting nyanding, hahahah ]
[Ah, mbak Shila nie,]
Adekku satu ini memang jarang bergaul,dan bahkan hampir tak pernah dia dekat dengan cowok. Sambil menunggu curhatan adekku, aku membuka chat yang lain. Dari Cahya.
[Neng aya]
[Shil, tadi aku udah kasih nomer kamu ke Aris hlo ya]
[Oke]
[Udah, chat kamu belum?]
[Semoga lancar ya]
[Hahahahah, apaan sih neng?]
[Tapi belum ada chat kok]
Setelah membalas beberapa chat, akupun meletakkan ponsel ku dan mulai memejamkan mata. Tapi beberapa detik kemudian, ada chat masuk. Tapi aku hiraukan, soalnya mata udah mulai lengket karna ngantuk berat. Tetapi tiba-tiba, chat masuk beberapa kali. Ah mungkin ada yang penting, akhirnya aku membuka ponselku dan melihat siapa yang mengirim chat. Setelah kulihat ternyata dari nomer baru, segera kubuka.
[08**********]
[Assalamualaikum, bener ini nomer Shila?]
__ADS_1
[Ini aku pengaggum mu, heheheheh]
[Koq gak di bales, udah tidur ya]
[Maaf ya kalau ganggu]
[Ini aku Aris ]
[Di save ya nomer ku]
[Wa'alaikumussalam]
[Owalah, mas Aris, iya mas insyaallah nanti aku save]
Kemudian aku menyimpan nomernya.
[Mas.Aris]
[Aku kira Cahya keliru memberiku nomermu]
[Heheheh, tadi aku udah mulai tidur mas]
[Ya udah ya mas udah malam aku tidur dulu ya]
[Oke, have a nice dream ]
Aku terkejut, dengan emoticon yang dikirimkannya. Ada emoticon love diakhir chatnya. Tapi beberapa detik kemudian, ada chat masuk darinya.
[Upss salah emot, maaf.]
[Hahahahah, mas Aris mas Aris, udah ngantuk ya? Sampai salah pencet emot hampir aja aku baper, hahahahah]
[Kalau baper rasa apa?]
__ADS_1
[Itu mah wafer mas, udah ah kapan tidurnya kalau gini, dah dulu ya mas]
Akupun kembali melanjutkan tidurku, karna besok masih harus berjuang mengejar target.
Pagi harinya, seperti biasa setelah sarapan, aku pamit pada bapak ibu untuk berangkat bekerja.
"Pak aku berangkat kerja dulu ya," pamit ku pada bapak serta memyaliminya.
"Iya Nduk.Hati-hati," ucap bapak. Sambil melanjutkan menyiram tanaman.Karena bapak ku hobi menanam tumbuhan.
"Ibu dimana pak? "tanya ku celingukan mencari ibuku.
" Oh ibumu didepan,nunggu tukang sayur lewat,"jawab bapak.
Akupun menemui ibu ku, dan salim padanya.Setiap aku mau pergi, entah bekerja, main, atau ngaji aku selalu minta restu pada kedua orang tua ku. Karena aku yakin ridho Allah beserta ridho orang tua.
Dan hariku, berjalan seperti hari-hari biasanya.Tetapi karena hari ini hari jumat, aku agak semangat soalnya besok libur. Karena tempat kerja ku ini ,sistem lima hari kerja, jadi sabtu minggu libur. Dan kebetulan tadi slip gaji sudah diberikan, yang artinya gaji sudah di transfer.
Setelah sampai rumah, aku menemui ibuku dan mengajaknya belanja bulanan.
Ketika sedang asyik mendorong troli ada notif chat masuk.
[Mas.Aris]
(Shila, sibuk nggak? keluar yuk. Makan diluar, nanti aku ngajak cahya koq)
(Emm, gimana ya mas, kayaknya gak bisa soalnya aku lagi nganter ibu belanja)
(Owalah, yaudah gpp, lain kali aja ya)
(InsyaAllah mas)
Kemudian aku menyimpan ponselku ke dalam tas dan ternyata ibu sudah selesai,kemudian kami menuju kasir dan membayar semua belanjaan kami. Setelah itu kamipun pulang.
__ADS_1