KUPU - KUPU PENGGODA

KUPU - KUPU PENGGODA
Episode 21


__ADS_3

***


*KISAH LILY.🖤


Seorang pelayan di kapal Pesiar tiba tiba berteriak dengan lantangnya.


" Penjaga.... penjaga.... lihatlahhh... ada mayat." teriak wanita itu histeris.


Para penjaga pun berlarian menghampiri pelayan wanita itu. Mata mereka terbelalak saat melihat sebuah tubuh mengapung di hamparan laut malam itu.


" Ada apa Mery" tanya Seorang laki laki pada Pelayan wanita itu.


" Tuan,, Tuan... ada mayat yang mengapung. Lihatlah. Sepertinya seorang wanita." ucap Mery pada Tuannya.


Laki laki itu melihat ke arah Mery menunjuk. Terlihat seorang wanita mengapung seperti ada kain putih yanh menutupinya.


" Cepat, angkat mayat itu , kita harus membawanya ke daratan. " Perintah Lucas pada para penjaga.


Merekapun membawa tubuh Lily naik ke atas kapal pesiar itu. Tubuhnya dingin , wajahnya sangat pucat dan ada sebagian di wajahnya terdapat luka goresan senjata tajam seolah memang sengaja di lakukan untuk merusak wajahnya.


Perlahan Lucas mendekati tubuh Lily lalu berlutut di sampingnya. " Gaun pengantin?? Kasihan sekali , Dia harus mati mengenaskan seperti ini. " gumam Lucas dalam hatinya sambil memeriksa denyut nadi di leher Lily. Matanya terbelalak seketika.


" Cepat bawa dia ke ruang medis, Dia masih hidup." Teriak Lucas pada penjaga nya.


" Segera panggil Pedro dan suruh Dia periksa Wanita itu ." perintah Lucas pada Mery.


" Baik Tuan." jawab Mery segera melangkah mengikuti kemana Lily di bawa dengan cemas.


Mereka membaringkan Lily di ranjang lalu memasanh alat alat untuk membatu pernafasannya dan memacu detak jantungnya. Sebagian perawat membantu membersihkan luka luka yang ada di wajah dan tubuh Lily.


Sebuah Mukjijat jika saat ini Lily masih terselamatkan, karna dia terendam dalam air laut berhari hari dengan luka menganga di tubuhnya.


.


.


Lucas melangkah keruang medis dengan cepat, Dia penasaran dengan keadaan wanita yang di tolonngnya itu.


" Bagaimana Keadaanya ?" Tanya Lucas pada Pedro.


" Lukanya sangat serius ,wajahnya 80% rusak dan ada hal yang penting, wanita ini sedang hamil 3 minggu." kata Pedro menjelaskan.


" Apa,,, hamil." ucap Lucas mengerutkan keningnya.

__ADS_1


" Ya,,, Lucas , sebaiknya wanita ini segera di bawa ke Rumah sakit , agar bisa segera melakukan oprasi. Entah manusia jahat mana yang tega melakukan hal seperti ini pada seorang wanita hamil." ucap Pedro merasa Iba dengan nasib Lily.


" Lakukan yang terbaik Pedro, Aku mau wanita ini dan bayinya selamat." perintah Lucas sambil terus menatap Lily yang berbaring tak berdaya .


Lucas sangat terkejut saat melihat sebuah kalung bermata merah muda yang melingar di leher Lily.


" ini bukan berlian biasa, jika dia di rampok, mungkin kalung ini akan hilang karna nilai jualnya yang fantastis. Jadi wanita ini sengaja di bunuh." gumam Lucas dalam hatinya sambil menatap Lily , perlahan di sentuhnya wajah Lily dengan lembut, dadanya terasa nyeri saat Dia merasakan goresan goresan di wajah Lily yang menyentuh jari jarinya.


" Pedro, biasakan wajahnya di Oprasi agar bisa seperti semula.? tanya Lucas .


" Bisa, tapi mungkin ada sedikit perubahan di wajahnya nantinya." jawab Pedro menjelaskan.


" Tidak masalah, Aku percayakan Dia padamu. Segera Kita bawa Dia ke Rumah Sakit." kata Lucas sambil melangkah keluar dari ruangan itu.


.


.


.


Lily terbaring tak berdaya di ranjang Rumah sakit,,, wajahnya telah selesai di oprasi, hanya saja Lily belum siuman sejak pertama kali di temukan.


Lucas melangkah mendekati tubuh Lily , di lihatnya keadaan wanita itu .


" Segeralah sadar, Aku tidak tahu siapa Kau, tapi sadarlah demi janin yang ada di perutmu itu." bisik Lucas di telinga Lily.


" Permisi Tuan, saya hendak memeriksa kondisi pasien." kata orang itu yang ternyata adalah seorang Dokter .


" Baiklah, Silahkan." ucap Lucas sedikit menjauh dari ranjang.


" Terimakasih..." kata Dokter itu lalu melakukan pengecekan terhadap Lily.


" Kamu siapa, Dimana Pedro?" tanya Lucas pada Dokter itu.


" saya Rafael, Dokter Pedro sedang memeriksa Pasien Leukimia yang baru saja tiba dari Jerman." jawab Rafael sopan sambil terus melakukan pemeriksaan.


Lucas hanya mengangguk anggukan kepalanya tanda memahami keadaan.


Saat memeriksa bagian tangan Lily Rafael terkejut melihat tanda lahir yang ada di tangan Lily,,Dia seperti pernah melihat tanda lahir di pada seseorang. Rafael berusaha mengingat ingat nya, tapi Lucas segera membuyarkannya.


" Maaf Dokter,, bukan kah pemeriksaanmu sudah selesai? bisa tinggalkan kami berdua, Aku hanya ingin Istriku hanya melihatku saat tersadar nantinya." Ucap Lucas .


" Ohh... maaf Tuan. " ucap Rafael segera membereskan alat alatnya lalu keluar dari ruangan itu . " ahh,,,,sudahlah mungkin hanya fikiranku saja." gumam Rafael dalam hatinya.

__ADS_1


Lucas mendekati Lily ,,di angkatnya tangan Lily. Ada sebuah tanda lahir di tangan Lily. " Mungkinkah Dokter ini kenal dengan wanita ini, jika benar, itu akan menghancurkan rencanaku. Sebaiknya Aku memindahkannya dari Rumah Sakit ini." gumam Lucas dalam hati.


Perdro dengan tergesa gesa melangkah menuju ruangan Lily, panggilan dari Lucas membuatnya meninggalkan pasien yang lain terlebih dahulu.


" Ada apa Lucas?" tanya Pedro sesaat setelah sampai di ruangan Lily.


" Aku tidak suka orang lain menyentuh orangku selain Kau." jawab Lucas dingin.


" Mereka melihatku dan meminta bantuanKu. Lagi pula Rafael adalah Dokter yang terbaik di sini." kata Pedro melangkah mendekati Lily lalu memeriksanya.


" Bagaimana?" tanya Lucas.


" Keadaannya semakin membaik, janinnya juga sehat. Benar benar ajaib." ucap Pedro heran.


" Kapan perban di wajahnya bisa di buka?" tanya Lucas.


" Lusa sudah bisa di buka. Semoga hasilnya sempurna, Seperti yang kita inginkan." jawab Pedro tersenyum pada Lucas.


" Ya, semoga saja." ucap Lucas singkat.


" Kau sangat memperhatikan wanita ini, Apa tujuanmu Lucas." tanya Pedro pada temannya yang biasanya bersikap dingin dan acuh kepada wanita , kini berubah menjadi sangat lembut pada wanita asing ini.


Lucas melirik Pedro dingin, tidak suka dengan pertanyaan temannya itu.


Pedro terkekeh melihat reaksi Lucas. Sekian banyak orang yang segan dan takut berbicara pada Lucas , hanya Pedro satu satu nya teman Lucas yang bisa menggodanya.


" Sudahlah,,, Kau tak perlu marah Lucas. Hanya saja, jangan menyakiti seseorang untuk memenuhi ambisimu." ucap Pedro Serius.


" Tidak akan. Aku hanya ingin memintanya bekerjasama denganku dan Aku akan membayarnya dengan upah yang pantas. Agar Dia bisa merawat anaknyan nantinya." jawab Lucas sambil melirik Pedro.


" Terserah Kau saja,, awas saja jika Kau akhirnya jatuh cinta padanya nanti." kata Pedro menggoda Lucas sambil terkekeh.


" Tidak akan." jawab Lucas acuh mengalihkan pandangannya ke arah lain.


Pedro hanya tertawa melihat reaksi temannya itu. Meskipun Lucas terlihat dingin dan kejam, tapi sebenarnya Dia adalah sosok laki laki yang baik . Hanya saja tidak semua orang bisa melihat sisi baiknya itu. Pedro adalah sahabatnya yang mendampinginya di mana kala Lucas berjuang melewati segala kesulitan yang di hadapinya, di mana kala Lucas merebut hak hak nya yang di rampas hingga kini semua menjadi miliknya . Dia sangat mengenal Lucas dengan baik hingga saat ini.


.


.


.


.

__ADS_1


Hallo Kakak Kakak Semua. Kita akan menceritakan Kisah Lily dulu ya selama dia hilang hingga suatu saat nanti ada sebuah kisah yang akan mempertemukanny lagi dengan Devian. Siapa kah yang akan menjadi pilihan hati Lily. Devian ataukah Lucas ataukah ada yang lain lagi ? 😁 terus baca kisahnya di sini ya Kak ya.


( Terimakasih Like dan Komennya Kakak😊🙏. Selamat Membaca😊 )


__ADS_2