
Setelah cukup lama pertandingan di hentikan kini pertandingan dimulai kembali sampai sore harinya.
Pertandingan hari ini benar-benar dipenuhi keseruan dimana para peserta berusaha semaksimal mungkin dan tak sedikit juga peserta yang gagal pada pertarungan kali ini.
***
Di keesokan harinya pertandingan hari ketiga babak pertama pun dimulai.
Kini arena pertarungan sudah dipenuhi oleh para penonton yang tidak sabar ingin melihat pertarungan para jenius muda.
" Selamat datang untuk kalian semua, sekarang adalah hari ketiga babak pertama sekaligus hari terakhir untuk babak pertama"
" Dimana yang akan melanjut ke babak kedua hanya 16 orang "
" Dan kini yang sudah pasti lolos ada 10 orang maka hanya tersisa 6 tempat lagi yang akan diperebutkan hari ini " ucap wasit membuka pertandingan hari ini.
" Aku yakin kalian semua sudah tidak sabar untuk pertarungan hari ini, oleh karena itu kita mulai saja pertarungan pada hari ini "
" Untuk yang pertama ada Xi Yue dari benua utara melawan Jiang Nana dari benua utara " ucap wasit yang membuat beberapa orang terkejut, termasuk Xie Yuan dan juga teman-temannya sebab mereka sama sekali tidak menyangka kalau Xi Yue akan bertemu dengan Jiang Nana di babak pertama.
Kini Xi Yue dan juga Jiang Nana sudah naik ke atas arena pertarungan.
" Aku tidak menyangka kita akan bertemu sekarang " ucap Xi Yue setelah mereka berhadapan.
" Hahaha... Aku juga tidak menyangka kita akan bertemu " balas Jiang Nana sambil tertawa.
" Apa kalian sudah siap " ucap wasit kepada mereka berdua.
" Siap " jawab mereka berdua.
1...
2...
3...
" Mulai " ucap wasit memulai pertarungan kali ini.
Kini mereka berdua sudah bersiap untuk bertarung.
" Sekarang kita akan bertarung secara serius, bukan latihan " ucap Jiang Nana sambil tersenyum.
" Aku yakin aku lah yang akan menang " balas Xi Yue.
Bugh...
Jiang Nana langsung membuka pertarungan dengan tendangannya yang masih mampu di tahan oleh Xi Yue.
Bugh...
Bugh...
Kini mereka saling bertarung, tetapi para penonton yang melihatnya merasa ada yang aneh dengan pertarungan mereka berdua.
__ADS_1
Tak hanya para penonton yang merasakan keanehan, Mei Lin yang daritadi menonton pun merasakan keanehan.
" Aku seperti merasakan keanehan diantara mereka berdua "
" Tapi apa.. " gumam Mei Lin saat melihat pertarungan mereka berdua.
" rasa aneh yang kau rasakan adalah gaya bertarung tangan kosong mereka yang mirip " balas Xie Yuan yang berada disamping Mei Lin.
" Oh ya... Setelah kau mengatakan itu aku sadar bahwa gaya pertarungan mereka sama, tapi bagaimana mungkin? Mereka saja tidak berasal dari sekte atau keluarga yang sama" ucap Mei Lin yang masih sedikit kebingungan.
" Itu sudah pasti karena mereka berdua mempelajari teknik tangan kosong yang sama dariku "
" Hal itulah yang menjadi pemicunya, kau lihat teknik mereka saling mengimbangi itu semua karena mereka telah menguasai teknik itu " Balas Xie Yuan menjelaskan semuanya.
" pantas saja mereka terlihat seimbang " ucap Mei Lin.
***
Bugh...
Tendangan mereka berdua saling beradu dan tertahan dan memaksa mereka untuk menarik kembali kaki mereka.
" Aku tidak menyangka kau sudah semakin hebat " ucap Xie Yue kepada Jiang Nana, sambil mengeluarkan pedang miliknya.
" Kau juga sama semakin hebat " balas Jiang Nana yang juga mengeluarkan pedang miliknya.
Kini mereka berdua sudah saling menatap dengan pedang ditangannya.
Trang...
Trang...
" Teknik pedang element " gelombang gempa" ucap Xi Yue yang langsung mengeluarkan tekniknya.
" Hahaha... Ternyata kau sudah mulai serius "
" Kalau begitu aku layani "
" Teknik pedang "Tarian Dewi perang " Jiang Nana yang melihat Xi Yue sudah serius dirinya juga langsung mengeluarkan teknik miliknya.
Trang...
Trang...
Kini pertarungan mereka semakin sengit.
Wush...
" Teknik pedang element " Pelindung tanah" ucap Xi Yue yang langsung membuat pertahanan saat Jiang Nana berhasil menerobos teknik miliknya.
Boom...
Ledakan terjadi saat teknik Jiang Nana menabrak pertahanan milik Xi Yue.
__ADS_1
Terlihat jelas pertahanan Xi Yue yang sekarang jauh lebih kuat.
Jiang Nana yang tidak mampu menerobos pertahanan Xi Yue pun akhirnya melompat kembali ke tempatnya.
Srek...
Xi Yue yang menyadari Jiang Nana mundur, akhirnya dirinya menurunkan pertahanan nya kembali.
" Dia sekarang sudah semakin kuat " gumam Xie Yuan saat melihat Xi Yue mampu menahan serangan dari Jiang Nana.
" Aku jadi penasaran apa yang akan dilakukan selanjutnya oleh Jiang Nana karena teknik Dewi perangnya saja tidak mampu menembus pertahanan Xi Yue.
" menurutmu siapa yang akan menang diantara mereka? " tanya Mei Lin tiba-tiba.
" Aku tidak tau siapa yang akan menang, tetapi jika sampai akhir Jiang Nana tidak mampu menembus pertahanan Xi Yue maka sudah bisa dipastikan Xi Yue yang akan menang karena dirinya jika sudah menyerang akan sangat merepotkan" balas Xie Yuan menjelaskan perkiraan menurut dirinya siapa yang akan menang pada pertarungan kali ini.
" Akan sangat merepotkan? "
" Maksudmu? Bukannya dia hanya penguasa element tanah yang biasanya hanya memiliki kekuatan bertahan " ucap Mei Lin yang kebingungan.
" Xi Yue itu spesial, kau lihat saja nanti " balas Xie Yuan singkat.
***
Xi Yue yang melihat Jiang Nana mundur langsung mengeluarkan tekniknya kembali.
" Akar pengikat " ucap Xi Yue yang dimana lantai arena mulai retak dan akar-akar muncul dari dalam tanah mengincar kearah Jiang Nana.
Jiang Nana yang melihat teknik Xi Yue berusaha untuk menghindar dari jeratan akar-akar milik Xi Yue, namun pada akhirnya dirinya tetap terjerat akibat akar-akar tersebut dikendalikan oleh Xi Yue.
" Kena kau " ucap Xi Yue yang berhasil menangkap kaki Jiang Nana dan langsung melilit seluruh tubuhnya dengan akar-akar yang jauh lebih kuat.
Jiang Nana yang sekarang terjerat akar pun berusaha untuk melepaskan diri namun hasilnya nihil.
" Percuma saja kau berusaha untuk keluar dari jeratan akarku, karena akarku yang sekarang jauh lebih kuat dan menyeramkan " ucap Xi Yue yang melihat Jiang Nana berusaha melepaskan diri.
" Akar penghisap " ucap Xi Yue yang membuat seluruh arena terkejut karena dengan tekniknya ini bisa dipastikan lawannya akan kalah jika seluruh energinya terhisap.
Xi Yue yang menggunakan tekniknya juga merasakan energi milik Jiang Nana mulai mengalir kedalam dirinya.
" Aku harus lepas, kalau tidak aku bisa kalah disini " gumam Jiang Nana yang akhirnya memilih untuk mengeluarkan teknik barunya.
Srek...
Pedang Jiang Nana kini telah ada ditangannya, dan Xi Yue tidak menyadari itu.
" aku tidak menyangka akar ini benar-benar sangat kuat " ucap Jiang Nana yang merasakan kekuatan dari akar milik Xi Yue.
Slash...
Boom...
Arena kini telah dipenuhi tanah-tanah yang melayang akibat teknik Jiang Nana yang membuat seluruh penonton terkejut.
__ADS_1
" Apa yang dia lakukan " gumam Xie Yuan yang penasaran dengan apa yang akan dilakukan oleh Jiang Nana.
Tak beda jauh dengan para penonton Xi Yue juga terkejut saat merasakan kalau akar-akarnya telah diputuskan oleh Jiang Nana dan kini semua yang didalam arena tertutup tanah dan pasir dari retakan arena yang membuat pandangan semua orang kabur.