
Setelah mereka selesai bersiap, mereka pun berencana langsung pergi dari hutan mimpi.
Sebelum pergi dari hutan mimpi Xie Yuan tidak pula membagikan beberapa batu roh kepada mereka.
" Ini, kalian terimalah " ucap Xie Yuan memberikan kan beberapa batu roh berwarna hijau dan sedikit batu roh berwarna hitam kepada Xi Yue dan Jiang Nana.
" Apa ini kak? " tanya Jiang Nana yang tidak tau tentang benda yang diberikan oleh Xie Yuan.
" Itu adalah batu roh, batu roh sama halnya seperti tanaman langka atau semacamnya karena mereka mengandung Qi, tapi yang berbeda adalah Qi yang di kandung batu roh jauh lebih tinggi apalagi yang berwarna hitam tersebut " ucap Xie Yuan menjelaskan.
" Aku menemukan batu tersebut didalam gua tadi ketika kalian sedang berkultivasi karena aku penasaran saat berada di dalam gua, aku merasakan energi Qi yang sangat tinggi dan aku mencarinya ternyata Qi tersebut berasal dari batu roh ini yang lumayan banyak "
" Sepertinya bunga bulan bukanlah hal yang sebenarnya dijaga oleh siluman serigala tapi batu roh ini yang mengandung Qi tingkat tinggi bahkan jauh lebih berharga dari bunga lilin bintang apalagi batu roh berwarna hitam yang merupakan batu roh tingkat tinggi " ucap Xie Yuan berbohong kepada kedua gadis didepannya, Xie Yuan sengaja tidak menceritakan bahwa benda yang sebenarnya dijaga oleh siluman serigala adalah bunga Krisan.
" Aku baru tau ternyata ada hal seperti ini " gumam Xi Yue.
" Kak lain kali kau ajari aku tentang benda-benda berharga, sepertinya kau tau banyak sekali " ucap Xi Yue yang kini sudah semakin kagum dengan Xie Yuan berbeda ketika pertama kali bertemu dirinya sangat meremehkan Xie Yuan.
" Baiklah, tapi kapan-kapan ya... menurutku kakek Xi juga pasti tau banyak tentang benda-benda berharga kenapa kau tidak tanya kepadanya? " jawab Xie Yuan.
" Kakek memang sering mengajarkan tentang benda-benda berharga tapi tidak banyak " jawab Xi Yue.
Setelah Xie Yuan selesai membagikan batu roh kepada Xi Yue dan Jiang Nana, mereka pun langsung memulai perjalanannya kembali ke kota Nova.
Belum lama mereka berjalan tiba-tiba mereka diserang seekor siluman.
Brugh...
Brugh...
Mereka yang terkejut karena tiba-tiba mendapatkan serangan dari seekor siluman, mereka dengan sigap langsung menghindar dari serangan siluman tersebut yang ternyata adalah beruang iblis yang kemaren menjaga bunga lilin bintang yang dicuri oleh Xie Yuan.
" apa kalian tidak apa-apa? " tanya Xie Yuan sambil melihat kearah Xi Yue dan Jiang Nana.
__ADS_1
" Kami baik-baik saja, tapi kenapa beruang itu menyerang kita? " tanya Jiang Nana kepada Xie Yuan.
" Hati-hati dia beruang iblis dengan kekuatan yang setara Nascent soul tahap awal, mungkin dia menyerang kita karena aku yang kemarin mencuri bunga lilin bintang saat dirinya tertidur " ucap Xie Yuan menjelaskan kenapa beruang itu menyerang mereka.
Ggrrr...
Beruang yang sepertinya mengerti apa yang diucapkan Xie Yuan pun semakin marah, dan berniat membunuh mereka.
" Jiang Nana ayo kita coba teknik pedang yang aku ajarkan, Xi Yue kau menjauh lah dulu " ucap Xie Yuan.
" Ayo kak " ucap Jiang Nana yang sudah bersiap-siap dengan pedang di tangannya.
Mereka berdua kini melakukan teknik pedang Dewa dan Dewi perang, teknik mereka yang tampak mengerikan dengan kekuatan yang dikeluarkan mampu membuat beruang iblis tersebut terluka dan mengeluarkan darah.
Saat mereka melihat beruang tersebut yang memperhatikan dirinya yang terluka, mereka pun semakin gencar melakukan serangan.
Serangan yang dihasilkan dari teknik pedang Dewa dan Dewi perang secara berpasangan terlihat sangat mengerikan sampai akhirnya mereka bisa memotong salah satu lengan beruang iblis tersebut.
Ggrrr....
Beruang iblis yang menggeram karena marah dan langsung menyerang mereka berdua dengan kekuatannya yang sekarang telah berubah drastis.
" Awas... " teriak Xie Yuan memperingatkan Jiang Nana yang menjadi incaran beruang iblis yang sedang marah.
" Inilah yang membuat ku malas menghadapinya " gumam Xie Yuan dalam hati yang melihat beruang iblis itu mengeluarkan kekuatan sejatinya.
" Kau mundur dulu sekarang dia bukan lawanmu " ucap Xie Yuan kepada Jiang Nana.
" Baik kak " jawab Jiang Nana yang mengerti keadaan apalagi setelah dirinya merasakan tekanan yang sangat kuat dari beruang iblis didepannya.
" Sekarang kita selesaikan urusan kita " ucap Xie Yuan sambil maju kearah beruang iblis didepannya seolah menantang untuk berduel.
Beruang iblis yang mengerti dengan apa yang di ucapkan Xie Yuan pun langsung menyerang Xie Yuan dengan kekuatan penuh.
__ADS_1
Xie Yuan yang melihat beruang iblis didepannya menyerang pun langsung mengeluar teknik pedang element, karena dirinya tak ingin berlama-lama.
" Teknik pedang element " Badai Tak Berujung " ucap Xie Yuan.
Ledakan keras terjadi ketika mereka bertabrakan, gelombang energinya bahkan bisa dirasakan oleh Jiang Nana dan Xi Yue yang berdiri lumayan jauh dari Xie Yuan.
" Pantas saja kak Yuan menyuruh kita menjauh, kekuatan mereka sangat mengerikan " ucap Xi Yue yang terkejut saat merasakan gelombang energi yang menerpa mereka.
Kondisi beruang iblis yang hanya memiliki satu tangan membuat dirinya mundur beberapa langkah.
Xie Yuan yang melihat beruang iblis terdorong kebelakang pun langsung menyerangnya lagi.
" Teknik pedang element " Hujan penakluk " ucap Xie Yuan, terlihat butiran-butiran air mulai bermunculan di udara diiringi dengan kekuatan yang mengerikan Xie Yuan yang menebas leher beruang iblis didepan.
" Huft... dasar beruang jelek menyusahkan ku saja " ucap Xie Yuan melihat beruang iblis didepan yang sudah terbunuh tidak lupa Xie Yuan juga mengambil permata silumannya.
" Sekarang kita sudah aman, ayo kita lanjutkan perjalanan kita lagi " ucap Xie Yuan mengajak Xi Yue dan Jiang Nana.
" Setidaknya kita bisa sampai di kota Nova 3 atau 4 hari " ucap Xie Yuan sambil berjalan memimpin.
Mereka bertiga melanjutkan perjalanan menuju ke kota Nova tanpa ada halangan yang berarti, sesekali mereka kadang memburu siluman yang mereka temui.
Sesuai perkiraan mereka sampai di kota Nova dalam waktu 4 hari.
Sesampainya di kota Nova Jiang Nana memutuskan untuk berpisah dengan mereka berdua.
" Terimakasih kak, telah membantu ku kemarin di hutan mimpi aku pamit semoga kita bisa bertemu lagi kapan-kapan, oh ya ini pedang milik kakak aku kembalikan " ucap Jiang Nana berpamitan kepada mereka berdua dan mengembalikan pedang milik Xie Yuan yang dia pinjam.
" sama-sama, hati-hati dijalan Jiang Nana, semoga kita bisa bertemu lagi " ucap Xie Yuan kepada Jiang Nana.
Setelah kepergian Jiang Nana mereka berdua memutuskan untuk berpisah, Xie Yuan pulang ke rumah dan Xi Yue juga pulang kerumahnya, tak lupa Xie Yuan menitipkan beberapa koin emas ke Xi Yue untuk diberikan kepada kakeknya.
" kita berpisah disini Xi Yue, ini sesuai perjanjian kemarin dengan kakekmu " ucap Xie Yuan sambil memberikan beberapa koin emas.
__ADS_1