LEGENDA PEDANG ELEMENT

LEGENDA PEDANG ELEMENT
Menyelamatkan Sang Gadis Cantik


__ADS_3

Xie Yuan yang mengikuti mereka dalam gelap akhirnya sampai disebuah tempat yang terlihat seperti markas.


Jika seseorang yang biasa belum tentu bisa menemukan tempat ini karena tempat ini yang tertutup kabut dari luar dan ada benteng yang mengelilinginya.


disekitar markas terlihat jelas banyak sekali orang yang sedang berjaga, Xie Yuan yang berusaha menyusup kedalam markas tanpa ketahuan.


Sesampainya didalam markas dia melihat para bandit tadi yang membawa sebuah karung besar.


Ditengah ruangannya yang cukup besar terlihat disana ada seseorang yang duduk di kursi diantara mereka semua, dan terlihat bahwa itu adalah pemimpin mereka.


Bandit yang tadi membawa karung besar akhirnya mengeluarkan isi didalamnya yang membuat membuat Xie Yuan terkejut dengan isinya yang merupakan seorang gadis cantik.


" Selamat datang gadis cantik... kau tak perlu takut... hahaha..." ucap pemimpin bandit tersebut sambil tertawa keras.


Terlihat jelas ketakutan dari wajah gadis itu.


" Apa yang kau inginkan hah... " ucap gadis tersebut yang ketakutan melihat melihat pemimpin bandit berjalan kearah nya.


Saat tangan pemimpin bandit ingin menyentuh sang gadis tiba-tiba,


Slash...


terdengar suara pedang menebas dan apa sepotong tangan yang jatuh di tanah.


Pemimpin bandit yang terkejut dengan apa yang terjadi karena dirinya sendiri tak bisa melihat kapan pedang tersebut datang dan memotong lengan.


Disana terlihat seorang pemuda turun menuju ketengah ruangan yang membuat semua orang ketakutan karena aura yang dipancarkan dari dalam tubuhnya, pemuda itu adalah Xie Yuan yang datang dengan sengaja mengeluarkan aura kekuatannya dan pedang merah di tangannya.


pemimpin bandit yang masih terkejut juga berusaha menahan tekanan dari Xie Yuan.


" Siapa pemuda ini kenapa kekuatannya sangat tinggi bahkan aku pun merasakan tekanan darinya " gumam pemimpin bandit dalam hati.


" Siapa kau, kenapa kau berani berbuat begitu di markasku? " ucap pemimpin bandit yang tetap tak mendapatkan jawaban dari pemuda didepannya.

__ADS_1


" Apakah kau tak tau siapa yang kau hadapi, aku pemimpin geng tengkorak " ucap pemimpin bandit tersebut menggunakan identitasnya untuk mengancam.


" mereka biasanya menyebutku sang pemburu " ucap Xie Yuan dingin yang membuat seisi ruangan ketakutan.


pemimpin bandit yang tadi mengancam sekarang juga merasakan ketakutan, karena siapa yang hidup didunia bawah tanah yang tak tau nama sang pemburu.


Tapi masih ada yang menganggu di pikiran pemimpin bandit tersebut, bagaimana tidak sang legenda yang terkenal masih sangat muda yang diperkirakan berusia belasan tahun walaupun banyak pendekar tingkat tinggi yang bisa membuat penampilan mereka terlihat lebih muda tapi tidak semuda ini, dalam perkiraannya sang pemburu setidak berusia sekitar 100 tahun bahkan bisa lebih kenapa yang di depannya hanya seorang anak umur belasan tahun.


Karena dirinya yang masih ragu dan tak percaya bahwa yang di depannya adalah sang pemburu yang melegenda, tanpa pikir panjang langsung menyerangnya.


" Setelah kau datang kemari dan membuat kerusuhan jangan berharap bisa kabur " ucap pemimpin bandit langsung menyerang Xie Yuan.


Xie Yuan yang melihatnya langsung menahan pukulan pemimpin bandit dengan tinjunya.


Boom...


Fisik Xie Yuan yang sudah setara dengan pendekar tahap golden core tahap puncak bahkan mungkin setara dengan Nascent soul tahap awal dengan mudah menahan serang dari pemimpin bandit.


" Sepertinya kekuatan anak ini tidak sesederhana yang terlihat " gumam pemimpin bandit yang menyadari kekuatan lawannya lebih tinggi di banding dirinya akhirnya memutuskan memerintahkan para anggotanya menyerang.


" Semua serang dia " ucap pemimpin bandit keras memerintahkan para anggotanya.


Para bandit yang tidak tahu harus bagaimana akhirnya menuruti perintah pemimpin mereka dan menyerang Xie Yuan.


" Bagus maju kalian semua biar aku lebih mudah mengirim kalian ke neraka " ucap Xie Yuan yang menyambut serangan mereka dengan pedang di tangannya yang sudah terlepas dari sarungnya.


Slash...


Slash...


Slash...


Terdengar jelas suara tebasan pedang.

__ADS_1


setiap tebasan pedang Xie Yuan bisa di pastikan membunuh lawan didepannya.


" Teknik pedang element " Tebasan pedang angin " ucap Xie Yuan sambil mengayunkan pedang di tangannya.


Segerombol bandit didepannya langsung terbunuh dengan mengenaskan.


Kekuatan pedang merah bulan semakin mengerikan dengan banyaknya nyawa yang direnggut olehnya.


Pemimpin bandit yang tadinya tidak percaya dengan pemuda di depannya akhirnya sekarang percaya setelah melihat kekuatannya, apa lagi di tambah pedang di tangannya yang terlihat selalu haus akan darah menambah kesan mengerikan yang terlihat jelas seperti sang pemburu yang diceritakan oleh orang-orang.


" Sepertinya aku harus kabur sekarang aku bukan tandingannya, apalagi pedang di tangannya yang terlihat aura pedang tingkat tinggi " gumam pemimpin bandit di dalam hati.


Xie Yuan yang melihat pemimpin bandit akan kabur darinya, dia langsung menyerangnya berniat langsung membunuhnya.


" Teknik pedang element " api abadi " ucap Xie Yuan langsung menebaskan pedangnya dan terlihat jelas api yang menyelimuti pedangnya membakar habis pemimpin bandit tersebut menjadi abu.


Para anggota bandit yang masih terkejut melihat pemimpin mereka terbunuh di depan mata mereka dengan mudahnya.


Xie Yuan yang tidak ingin berlama-lama langsung membunuh semua anggota bandit yang tersisa.


Gadis cantik yang masih belum tersadar dari terkejut dengan apa yang dia lihat di depannya dimana adanya ratusan mayat dan lautan darah, akhirnya tersadar setelah Xie Yuan mengajaknya pergi dari markas bandit tersebut.


Setelah sampai di luar Xie Yuan menghancurkan markas di depannya dengan teknik apinya.


" Teknik element api " semburan api " ucap Xie yang terlihat menyemburkan api dari mulutnya yang membakar habis markas di depannya tanpa tersisa.


Setelahnya dia juga tidak lupa memadamkan apinya agar tidak meluas dan membakar hutan.


" Teknik element air " Tangisan sang Dewi " ucap Xie Yuan yang terlihat langsung turun butiran butiran hujan memadamkan api didepannya.


" Geng tengkorak sekarang sudah tidak ada lagi " gumam Xie Yuan.


Sebelum meninggalkan tempat itu Xie Yuan menggunakan pedangnya membuat gambar bulan di atas tanah yang menandakan bahwa sang pemburu telah kembali, karena dari dulu sang pemburu pasti meninggalkan tanda bulan di tempat yang baru saja dia bantai.

__ADS_1


__ADS_2