LEGENDA PEDANG ELEMENT

LEGENDA PEDANG ELEMENT
Toko Bunga Kakek Xi


__ADS_3

Di pusat kota Nova yang terlihat ramai seperti biasanya.


" Sudah lama sekali aku tidak ke sini lagi, sejak terakhir aku kesini waktu bersama ibu "


" Suasana yang aku rasakan juga masih sama penuh dengan keramaian, tapi tidak menutupi keindahan kota ini " gumam Xie Yuan yang berada di tengah-tengah keramaian pusat kota.


" Terakhir aku kesini aku mendapatkan bunga bulan, kita lihat apa hari ini aku akan menemukan sesuatu yang menarik lagi "


" Aku akan mencoba mendatangi toko bunga yang dulu terlebih dahulu " ucap Xie Yuan sambil mengingat kejadian yang dulu dimana dirinya mendapatkan banyak bunga bulan.


Xie Yuan masih terus berjalan menyusuri pusat kota sampai akhirnya sampai di toko bunga yang menjadi tujuannya.


*TOKO BUNGA KAKEK Xi*


terpampang jelas plat nama di depan toko bunga tersebut.


" akhirnya aku sampai juga, kita lihat apakah aku akan mendapatkan harta Karun kembali " ucap Xie Yuan sambil memasuki toko bunga kakek Xi.


Xie Yuan yang sudah sampai di dalam terkejut karena tokonya telah berubah semenjak terakhir dirinya kesini.


" Aku merasa toko ini jauh lebih bagus dari pada dulu waktu pertama aku kesini " ucap Xie Yuan yang masih kagum dengan keindahan interior toko dan banyaknya bunga yang tersusun rapi.


" Ada yang bisa saya bantu tuan " salah satu pelayan toko menghampiri Xie Yuan yang masih diam mengagumi toko bunga tersebut.


" Maaf apa boleh saya bertemu dengan pemilik toko ini " tanya Xie Yuan kepada pelayan toko yang menghampiri nya.


" Maaf kalau boleh tau dengan siapa saya sekarang dan ada urusan apa dengan pemilik toko ini " jawab pelayan toko masih dengan sopan, walau agak meragukan pemuda yang ada di depannya.


Melihat ekspresi pelayan toko Xie Yuan tau bahwa pelayanan toko tersebut meragukannya, maka tanpa menutupi identitas nya dia menjawab" Katakan pada pemilik toko saya Xie Yuan yang beberapa bulan lalu membeli bunga bulan " ucap Xie Yuan yakin karena pasti pemilik toko tersebut ingat dengan dirinya yang membeli banyak sekali bunga bulan waktu itu.


" Sebentar, saya sampaikan dulu kepada pemilik toko ini karena dirinya sedang sibuk " ucap pelayan ragu tapi melihat keyakinan pemuda di depannya yang begitu yakin dia akhirnya memanggil pemilik toko tersebut.


Tok... Tok...


" Permisi tuan di depan ada pemuda yang ingin bertemu dengan anda " ucap yang pelayan sambil mengetuk pintu tuannya tersebut.


" Masuk..."


" Coba jelaskan siapa yang datang mencari ku " Ucap kakek Xi sang pemilik toko.


" Pemuda itu bilang bahwa dirinya yang membeli beberapa bunga bulan di beberapa bulan lalu " jawab yang pelayan.


" Sepertinya aku mengenal siapa anak itu, tapi ada apa dia datang kesini lagi " gumam kakek Xi di dalam hati yang mengingat jelas siapa pemuda yang dimaksud karena hanya Xie Yuan dan ibu nya yang membeli bunga bulan dalam jumlah yang banyak.


" Suruh dia masuk!! " Ucap kakek Xi memberi perintah kepada anak buahnya.

__ADS_1


" Baik, kalau begitu saya permisi tuan " jawab sang pelayan sambil pergi menemui Xie Yuan.


***


Di tempat Xie Yuan


Brugh...


" Maaf kak saya tidak sengaja menabrak kakak " ucap seorang gadis yang ternyata tanpa sengaja menabrak Xie Yuan.


" Aduh " ucap Xie Yuan yang kaget karena di tabrak seorang gadis.


" Tak apa-apa, apakah kau ada masalah sehingga menabrak ku " ucap Xie Yuan kepada gadis di depannya.


" Maaf, aku sedang buru-buru karena ada urusan penting yang harus saya sampaikan kepada kakek saya " jawab gadis tersebut yang sedang terburu-buru ingin menemui kakeknya.


" Kalau begitu lain kali lebih hati-hati " ucap Xie Yuan tak mempersalahkan apa yang terjadi karena dirinya merasa bahwa gadis tersebut benar-benar sedang terburu-buru dan benar benar tulus meminta maaf kepadanya.


" kalau begitu terimakasih kak, saya pamit dulu semoga kita bisa bertemu lagi kapan-kapan" ucap gadis sambil tersenyum pergi meninggalkan Xie Yuan.


" Gadis itu setidaknya baru berumur 10 tahun tapi aku merasakan kekuatan gadis itu sudah di tahap Condensation tahap tengah, bisa di bilang gadis itu anak jenius " gumam Xie Yuan sambil melihat kepergian gadis yang menabraknya barusan.


" Permisi tuan, anda sudah di tunggu pemilik toko di ruangan " Ucap pelayan yang tadi sudah mendapat perintah dari kakek Xi untuk membawa pemuda itu masuk menemuinya.


" baik silahkan " ucap Xie Yuan yang menyadari perubahan sifat pelayan di depannya.


" Sepertinya kakek itu masih mengingat ku " gumam Xie Yuan di dalam hati sambil mengikuti pelayan di depannya.


Tok... Tok...


" permisi tuan, saya membawa tamu anda " ucap pelayan sambil mengetuk pintu tuannya.


" Suruh dia masuk " jawab si pemilik toko.


" silahkan masuk tuan, pemilik toko sudah menunggu anda di dalam " ucap sang pelayan sambil membukakan pintu untuk Xie Yuan.


" Silahkan tuan muda ada yang bisa saya bantu sampai tuan pergi menemui saya " ucap kakek Xi yang menyambut Xie Yuan masuk, karena kakek Xie tau bahwa pemuda yang mencarinya adalah tuan muda dari keluarga Xie.


" Tidak perlu begitu sopan kek, seharusnya saya mengucapkan salam untuk anda yang lebih tua " jawab Xie Yuan sopan sambil tersenyum kepada kakek Xi.


Tiba-tiba


" Kak kenapa kau ada disini " ucap seorang gadis yang duduk di sofa sambil terkejut melihat siapa yang datang, karena dirinya sudah di beri tahu kakeknya bahwa akan ada tamu kakeknya yang akan datang.


" Kau juga kenapa ada disini, apa kau juga ada urusan dengan kakek Xi kalau memang iya aku akan menunggu " ucap Xie Yuan yang sama kagetnya melihat gadis yang tadi menabraknya.

__ADS_1


" Apakah kalian sudah saling kenal?perkenalkan dia cucuku Xi Yue tuan muda" ucap sang kakek yang kaget darimana cucunya bisa mengenal tuan muda dari keluarga Xie.


" Aku baru saja mengenalnya tadi kek " ucap Xie Yuan.


" Maaf kek sebenarnya tadi aku tidak sengaja menabrak kakak ini di depan waktu aku terburu-buru datang kemari " ucap Xi Yue jujur.


" Maafkan cucuku tadi yang tidak sengaja menabrak anda " ucap kakek Xi kepada Xie Yuan.


" Tidak apa-apa kek itu hanya ketidak sengajaan " Balas Xie Yuan yang tidak mempersalahkannya.


Xie juga merasa bahwa kakek Xi bukan hanya sekedar pedagang bunga biasa, maka dia lebih hormat kepada kakek Xi.


" Oh ya aku kesini sebenarnya untuk mencari semacam sumber daya aku berpikir disini mungkin ada bunga yang berharga " ucap Xie Yuan mengalihkan perhatian dan berbicara kenapa dirinya datang ketempat itu.


" Maaf tuan disini memang menyediakan sumberdaya tapi yang hanya berjenis bunga selain itu juga kami tidak memiliki banyak karena kami baru mengembangkan toko kami untuk menjual sumberdaya " jawab kakek Xi menjelaskan kepada Xie Yuan.


" Tidak apa-apa, aku butuh untuk meningkat Kultivasiku " ucap Xie Yuan.


" Kalau untuk bunga yang di gunakan berkultivasi kami tidak memiliki banyak apalagi yang tingkat tinggi, tapi kami juga sedang berusaha mengumpulkan bunga bunga berharga " balas kakek Xi.


" Kek mungkin aku tau apa yang di cari kakak itu, sebenarnya aku kesini ingin melaporkan bahwa orang yang kakek suruh mengumpulkan informasi sudah menemukan informasi tentang keberadaan bunga lilin bintang, bunga yang memiliki efek meningkatkan kultivasi tapi juga mampu meningkatkan kepekaan penggunanya " Ucap Xi Yue tiba-tiba menjelaskan tujuannya kenapa tadi dirinya terburu-buru.


" Dari informasi yang saya dapat bunga lilin bintang tumbuh di hutan mimpi " ucap Xie Yue.


" Kalau informasi itu memang benar aku harus mendapatkan bunga lilin bintang untuk memperkuat Kultivasiku" gumam Xie Yuan dalam hati.


" Kek apakah aku boleh mencari bunga itu, aku sangat membutuhkannya sekarang " ucap Xie Yuan kepada kakek Xi.


" Tuan muda tidak perlu mencarinya biar para anak buahku saja yang mencarinya nanti saya akan memberikan kepada tuan muda, selain itu juga hutan mimpi juga sangat berbahaya " Balas kakek Xi kepada Xie Yuan.


" Tidak apa-apa biar aku yang mencarinya, lagi pula aku juga tetap akan membayar untuk informasinya " jawab Xie Yuan yang paham karena pasti kakek Xi berpikir bahwa dirinya tidak akan membayar.


" Kek apa aku boleh ikut kak Yuan mencari bunga lilin bintang " Ucap Xi Yue kepada kakeknya.


" Sepertinya aku juga harus membawa Xi Yue untuk ikut, aku juga merasa kekuatannya itu tidak terlalu buruk" gumam Xie Yuan dalam hati.


" Tak apa-apa kek Xi Yue bisa ikut denganku mencari bunga itu " ucap Xie Yuan kepada kakek Xi.


" Baiklah aku akan mengizinkan kalian pergi bersama " ucap kakek Xi kepada mereka berdua.


" Terimakasih kek, aku besok akan lebih berhati-hati dan aku juga akan menurut kepada kak Yuan " ucap Xi Yue kepada kakeknya walaupun dirinya masih meragukan kemampuan Xie Yuan.


" 2 hari lagi besok kita bertemu di pinggiran hutan mimpi " ucap Xie Yuan kepada Xi Yue.


" kalau begitu aku pamit dulu kek " ucap Xie Yuan pamit kepada kakek Xi lalu pergi.

__ADS_1


__ADS_2