LEGENDA PEDANG ELEMENT

LEGENDA PEDANG ELEMENT
Keluarga Lou


__ADS_3

Setelah acara pelelangan selesai Xie Yuan pun diarahkan kesebuah ruangan untuk membayar dan mengambil barang yang tadi dia menangkan.


" Silahkan tuan muda " ucap pelayan sambil membukakan pintu untuk Xie Yuan.


Sesampainya didalam ruangan ternyata disana bukan hanya dirinya saja, tapi ada beberapa peserta lelang yang juga sedang membayar barang yang mereka menangkan tadi termasuk pemuda yang tadi duduk di no 3.


" Selamat datang tuan ini semua barang yang tuan tadi menangkan, total yang tuan harus dibayar kan 4.700 koin perak, 4.500 untuk barang yang tuan beli dan 200 koin perak untuk pajaknya " ucap sang pelayan menjelaskan berapa yang Xie Yuan harus bayar.


" apakah aku bisa membayar menggunakan koin emas " tanya Xie Yuan.


" Disini boleh melakukan pembayar menggunakan koin apapun termasuk kartu penyimpanan " ucap sang pelayan menjelaskan.


yang di maksud kartu penyimpanan adalah kartu yang di gunakan untuk menyimpan harta seseorang agar mudah membawanya kemana-mana, tapi kartu ini biasanya hanya dimiliki oleh keluarga bangsawan ataupun orang-orang kaya saja.


" Ini uangnya, sisanya ambil untuk diri mu" kata Xie Yuan sambil memberikan 5 koin emas.


" Terima kasih tuan " ucap sang pelayan dengan wajahnya yang terlihat senang karena jarang sekali ada orang yang memberi uang dalam jumlah banyak, sambil menyerahkan barang yang sudah Xie Yuan bayar.


Disisi lain pemuda no 3 sedang di marahi oleh seorang pria paruh baya yang sepertinya ayah dari pemuda tersebut.

__ADS_1


" apakah kau gila Fan ... kau menggunakan uang sebanyak ini, aku tau kita sekarang keluarga bangsawan tapi kau jangan asal menggunakan uangmu " ucap pria paruh baya marah karena anaknya membeli banyak sekali barang dengan harga yang tidak normal dan dia tidak bisa membayarnya sehingga membuat dirinya sendiri yang harus turun tangan, pria paruh baya tersebut yang ternyata ayah dari pemuda no 3 yang bernama Lou Fan.


" Maaf kan aku ayah " ucap Lou Fan sambil menundukan wajahnya yang sedang ketakutan.


Lou Fan yang melihat disana juga ada Xie Yuan juga akhirnya memiliki sebuah ide.


" Aku ingin lihat apakah dia berani terhadap ayahku " gumam Lou Fan dalam hati yang berniat melakukan sesuatu terhadap Xie Yuan.


" Maafkan aku yah... saat itu aku di permainkan olehnya " ucap Lou Fan sambil menunjuk Xie Yuan.


" Kau tak perlu berbohong... siapa yang berani mempermainkan mu " ucap Lou Chen ayah Lou Fan yang akan menjadi pemimpin keluarga Lou, keluarga yang baru baru ini naik menjadi keluarga bangsawan.


Namun hal yang mengejutkan terjadi ketika Lou Chen melihat pemuda yang mempermainkan anaknya membayar menggunakan koin emas.


" Hei kau bocah, apakah kau yang mempermainkan anakku tadi hah... " Ucap Lou Chen sambil menunjuk Xie Yuan, dia berpikir Xie Yuan paling hanya dari keluarga kelas satu.


keluarga kelas satu adalah keluarga yang di bawah satu tingkat keluarga bangsawan, dulunya keluarga Lou juga keluarga kelas satu tapi baru baru ini baru naik menjadi keluarga bangsawan bukan karena kekuatannya tapi hanya mengandalkan kekayaan yang dari bisnis mereka.


Xie Yuan yang memang dari tadi memperhatikan mereka karena penasaran, tapi waktu melihat Lou Fan menunjuk dirinya dia merasa ada yang tidak beres.

__ADS_1


" Pantas saja dia sangat sombong tadi ternyata dia juga dari keluarga bangsawan, aku merasakan sesuatu yang tidak enak saat dia menunjukku " gumam Xie Yuan dalam hati, sambil melihat Lou Fan yang menunjuk dirinya.


" sepertinya akan semakin seru " gumam Xie Yuan saat dirinya di panggil oleh Lou Chen.


" apakah paman memanggil ku " ucap Xie Yuan sopan.


" Iya aku memanggilmu, apakah benar kau yang mempermainkan anakku? apakah kau tau siapa aku? " tanya Lou Chen kepada Xie Yuan dengan sombong karena dirinya berpikir Xie Yuan pasti tidak akan berani dengannya apalagi setelah tadi mendengar bahwa dirinya berasal dari keluarga bangsawan.


" Aku tidak mempermainkan anak paman tapi aku hanya menawar beberapa barang yang diinginkan oleh ku tapi anak paman menawar dengan harga yang tinggi sehingga aku tidak mampu menawarnya lagi " ucap Xie Yuan kepada Lou Chen dengan tatapan menghina.


" Itu sama saja bocah bodoh kau mempermainkan anakku " teriak Lou Chen dengan keras.


Lou Chen yang melihat Xie Yuan masih tenang merasakan bahwa pemuda di depannya tidak sesederhana yang di lihat terlebih lagi tadi dirinya melihat sendiri dia membayar menggunakan koin emas.


" Anak ini kenapa bisa setenang ini di bawah tekanan ku " gumam Lou Chen kebingungan menatap Xie Yuan.


Xie Yuan yang sudah merasakan banyak hal di kehidupan pertamanya tidak takut sama sekali dengan ancaman seperti ini terlebih lagi dirinya yang sekarang tuan muda dari keluarga bangsawan.


" anak paman yang terlalu kaya sehingga menawar dengan harga tinggi jadi aku lebih baik mengalah saja karena aku tidak sekaya anak paman " ucap Xie Yuan dengan tatapan menghina, setelah itu pergi meninggalkan ruangan karena malas meladeni mereka.

__ADS_1


" Awas saja kau akan merasakan kekuatan dari keluarga bangsawan" teriak Lou Chen marah sambil melihat Xie Yuan yang pergi meninggalkan, karena dirinya yakin pemuda yang di depannya hanya berasal dari keluarga kelas 1.


Setelah Xie Yuan keluar dari pelelangan dia memutuskan untuk pulang ke rumah karena dirinya sudah cukup lelah berkeliling seharian dipusat kota Nova.


__ADS_2