
Pagi pagi sekali Xie Yuan sudah berangkat ke hutan mimpi karena dirinya berangkat dengan jalan kaki.
Xie Yuan memilih jalan kaki karena dirinya yang ingin menikmati perjalanannya kali ini, karena dirinya sudah lama sekali tidak berpetualang seperti dulu.
Saat dirinya tiba di desa dekat hutan mimpi dia merasakan keanehan yang ada di desa tersebut, berbeda dengan desa desa sebelumnya yang dia lewati, desa tersebut terlihat sangat sepi sekali.
Dirinya yang penasaran akhirnya memutuskan untuk menelusuri desa tersebut terlebih dahulu, sampai ketika dirinya di tengah desa dia melihat para warga yang sedang berkumpul disana.
Tapi ada yang aneh dengan para warga dimana mereka terlihat sangat menyedihkan dimana ada beberapa warga yang terluka dan juga tidak sedikit warga yang menangis entah karena apa.
Xie Yuan yang penasaran dengan apa yang terjadi dengan para warga memutuskan untuk mencari tau dengan bertanya kepada warga.
" Permisi paman, kenapa para warga disini terlihat sangat menyedihkan apa ada sesuatu yang terjadi di desa ini " tanya Xie Yuan sopan kepada salah satu warga.
" Maaf tuan kondisi desa kami sekarang sangat menyedihkan, karena para bandit baru saja membawa pergi beberapa gadis dari di desa kami " jawab warga desa tersebut sambil menjelaskan dimana desanya yang akhir akhir ini sering di datangi para bandit, dimana mereka selalu dimintai upeti dalam jumlah yang tidak wajar dan jika mereka tidak mampu membayar maka salah satu gadis desa akan di bawa oleh para bandit dan jika mereka melawan para bandit juga tidak segan segan membunuh mereka semua yang mencoba melawan, mereka semua yang pada dasarnya hanya rakyat biasa dan tidak memiliki basis Kultivasi pun tidak bisa berbuat banyak ketika anak gadis mereka di bawa oleh para bandit.
Xie Yuan setelah mendapatkan informasi dari warga desa langsung pergi mencari bandit tadi karena dari informasi yang didapatnya para bandit belum lama pergi dari desa tersebut.
" Paman tolong tenangkan para warga desa, biar aku yang mengejar mereka " ucap Xie Yuan kepada pria dihadapannya.
Xie Yuan langsung pergi meninggalkan pria tersebut, dirinya berlari dan melompat diantara pepohonan, dengan kemampuannya yang sekarang tidaklah sulit bagi Xie Yuan untuk mengejar para bandit.
" Sekarang aku akan menjalankan tugasku sebagai sang pemburu " ucap Xie Yuan yang terlihat jelas senyumnya yang mengembang.
Slash... Slash...
Terdengar jelas tebasan pedang yang langsung memotong leher salah satu bandit yang membuat bandit lainnya terkejut.
Slash...
__ADS_1
Slash...
Slash...
Tebasan demi tebasan yang tak terlihat siapa yang melakukannya membuat para bandit ketakutan, dimana Xie Yuan yang menyerang dengan kecepatannya dan pedang merah bulan ditangannya yang sudah berlumur darah, setiap tebasan yang menewaskan beberapa bandit membuat para bandit kebingungan dengan apa yang sedang terjadi.
" Siapa kamu keluarlah, aku tidak memiliki masalah denganmu kenapa kau menyerang anak buah ku " ucap salah satu bandit yang sepertinya pemimpin kelompok.
Slash...
Slash...
Dua kepala jatuh ketanah lagi terpotong oleh sebuah pedang tanpa terlihat siapa yang melakukannya.
Dia Xie Yuan yang semakin gila membantai para bandit yang tidak memperdulikan ucapan pemimpin bandit tersebut, tak butuh waktu lama Xie Yuan sudah membunuh banyak bandit di tempat itu.
" Kalau kau berani keluarlah berhadapan langsung denganku " ucap pemimpin bandit yang sadar kelompoknya yang sudah tersisa sedikit.
" Aku sang pemburu " jawab Xie Yuan dingin.
Terlihat jelas wajah pucat pemimpin bandit tersebut, siapa di dunia kriminal yang tidak tau legenda sang pemburu, banyak yang mengatakan lebih baik menghindar dari pada melawan tapi tak pernah ada yang bisa kabur dari sang pemburu.
" Apakah benar dia sang pemburu" gumam pemimpin bandit di dalam hati karena sudah lama sekali tak terdengar nama sang pemburu.
Slash...
Slash...
Tanpa menunggu mereka bereaksi Xie Yuan langsung membunuh mereka semua tanpa terkecuali, pemimpin bandit yang terpotong lehernya masih dengan ekspresi kebingungan nya karena dirinya tak tau akan bertemu sang legenda dunia kriminal.
__ADS_1
Tak beda jauh dengan pemimpin para bandit beberapa gadis yang diculik juga terkejut dengan apa yang mereka lihat dimana darah berceceran dan mayat-mayat yang tergeletak mengenaskan.
" kalian sekarang sudah aman dan bisa kembali lagi ke desa kalian, biar aku antar kalian sampai ke desa " ucap Xie Yuan yang paham maksud dari tatapan mata mereka yang masih ketakutan sekaligus terkejut dengan apa yang terjadi.
Xie Yuan mengantar mereka hanya sampai di depan gerbang desa dan memutuskan langsung pergi melanjutkan perjalanan menuju hutan mimpi.
Para warga yang terkejut ketika mereka mendengar sebuah teriakan dari satu arah yang terlihat jelas disana anak-anak gadis mereka yang kembali dalam keadaan selamat.
" Ayah... Ibu... " teriak para gadis yang mengejutkan para warga yang sedang sedih.
" Kalian... kalian benar-benar kembali " ucap para orang tua gadis tersebut yang senang anak mereka bisa kembali lagi.
" Ya kami kembali lagi " ucap para gadis.
" Bagaimana kalian bisa lolos dari para bandit " tanya salah satu warga ke para gadis.
" kami tadi selamatkan oleh seorang pemuda tapi kami tidak tau siapa dia tapi kami sempat mendengar bahwa dia menyebut dirinya sang pemburu " ucap salah satu gadis menjelaskan bagaimana mereka bisa lepas dari para bandit.
" Apa kau tidak salah dengar? Kau tadi menyebut sang pemburu! " ucap salah satu tetua di desa tersebut dengan ekspresi terkejut karena dirinya tau siapa sang pemburu, dimana waktu dirinya masih muda sang pemburu sangat terkenal dan beberapa tahun belakangan ini beliau menghilang tak ada kabar sama sekali dan sekarang beliau kembali lagi.
" Ya benar tetua kami tidak salah dengar, memangnya ada apa dengan sang pemburu? " ucap para gadis kompak.
" kalau memang sang pemburu yang kau bilang memang benar maka dunia persilatan akan terguncang kembali dengan kembalinya Sang legenda " ucap tetua desa yang membuat terkejut semua orang.
***
Disisi lain Xie Yuan meneruskan perjalanannya kembali menuju hutan mimpi yang sudah dekat.
Dirinya merasa ada sesuatu yang berbeda pada dirinya waktu membantai para bandit tadi, dirinya yang merasa seperti memiliki sesuatu kekuatan yang sangat kuat masuk kedalam tubuhnya.
__ADS_1
" Apa yang aku rasakan tadi, apa semua ini karena pedang ini " gumam Xie Yuan sambil melihat pedang di pinggangnya.
" yang kau rasakan tadi memang kekuatan dari pedang merah bulan " tiba-tiba terdengar hongyue yang menjelaskan dalam benak Xie Yuan bahwa kekuatan yang tadi dirasakannya adalah kekuatan dari pedang merah bulan dimana setiap membunuh seseorang maka penggunaannya akan merasakan gejolak kekuatan yang bertambah dari pedang tersebut, kemampuan itulah yang membuat pedang ini di sebut pedang iblis karena jika seseorang yang menggunakannya tidak memiliki mental yang kuat maka bisa di pastikan akan menjadi pembunuh berdarah dingin yang selalu haus akan darah.