
Di hutan mimpi Xie Yuan, Xi Yue, dan Jiang Nana mulai masuk lebih dalam lagi ketengah hutan karena dipinggiran hutan hanya ada tanaman dan siluman berusia rendah, selain itu juga tidak sesuai informasi yang di dapat bahwa bunga lilin bintang tumbuh dipinggiran hutan mimpi tapi sampai sekarang mereka masih belum menemukan tanda-tanda bunga lilin bintang.
" Kita sudah lumayan jauh masuk kedalam hutan mimpi, jadi kalian harus hati-hati karena kemungkinan besar kita bisa bertemu siluman dengan kekuatan yang tinggi selain itu juga kita harus lebih teliti lagi mungkin saja kita bisa menemukan tanaman berharga lainnya " ucap Xie Yuan memperingatkan kedua gadis disampingnya.
" Seperti yang pernah aku baca bunga lilin bintang biasanya tumbuh ditempat yang lembab dan gelap karena mereka akan bersinar di tempat yang gelap, dengan informasi ini bisa memudahkan kita untuk mencari bunga lilin bintang yang diperkirakan tumbuh ditempat seperti gua atau semacamnya " ucap Xie Yuan menjelaskan tentang bunga lilin bintang.
" Darimana kau tau itu padahal aku saja tidak tau informasi sedetail itu? " tanya Xi Yue kepada Xie Yuan karena dirinya penasaran bagaimana Xie Yuan tau banyak sekali tentang tanaman langka padahal dirinya saja yang diajari oleh kakeknya tidak tau sedetail itu.
" Aku sering membaca tentang tanaman langka di perpustakaan milik keluarga Xie " jawab Xie Yuan.
Mereka yang terus berjalan sambil sesekali mencari tanaman langka yang mungkin mereka bisa temukan.
Mereka berjalan sambil mengobrol bahkan Xi Yue sudah tidak sedingin waktu pertama bertemu berbeda dengan Jiang Nana yang masih banyak diam mungkin karena dirinya yang baru kenal.
Saat mereka berjalan tiba-tiba mereka menemukan bahwa mereka telah masuk ke kawasan siluman serigala karena mereka yang biasa hidup berkelompok.
" Ssst... kalian diam jangan berisik " ucap Xie Yuan lirih sambil menaruh jarinya didepan bibir.
" Ada apa kak " tanya Jiang Nana yang dari tadi diam saja.
" coba kalian lihat didepan sana, kita sekarang sudah masuk ke kawasan siluman serigala " Jawab Xie Yuan sambil menunjuk ke segerombolan siluman serigala didepan mereka.
" Siluman serigala biasanya hidup berkelompok dan yang terkuat lah menjadi pemimpin mereka, mereka biasanya lebih aktif waktu malam dan mereka menempati suatu tempat sebagai kawasan mereka "
" Tidak jarang juga mereka biasanya menjaga sebuah tanaman langka karena aura dari tanaman langka biasanya sangat disukai oleh para siluman dan itulah yang menyebabkan tanaman langka biasanya dijaga oleh siluman yang kuat " ucap Xie Yuan menjelaskan kepada dua gadis disampingnya.
" Kita termasuk beruntung bisa menemukan kawasan mereka, kita mungkin akan menemukan tanaman langka disana selain itu juga kita bisa mengambil pertama silumannya " ucap Xie Yuan yang mengajak mereka menyerang segerombolan siluman serigala.
" Apakah kau bisa menggunakan pedang Jiang Nana " tanya Xie Yuan kepada Jiang Nana karena melihatnya yang tidak memiliki senjata.
" aku bisa menggunakan pedang walaupun belum mahir " jawab Jiang Nana.
" Ini pakailah pedangku, walau hanya pedang kelas ternama tapi setidaknya masih bisa melawan siluman setingkat golden core " ucap Xie Yuan sambil menyerahkan pedang yang baru saja dia keluarkan dari kantong penyimpanannya.
__ADS_1
Slash...
Slash...
Wush...
terdengar jelas suara tebasan pedang dan kekuatan yang mengalir keluar dari pedang milik Xie Yuan, Xi Yue dan Jiang Nana.
Mereka semua langsung menyerang para siluman serigala yang sedang diam, karena memang biasanya mereka yang aktif dimalam hari untuk berburu.
Tebasan demi tebasan pedang menyayat para siluman serigala.
Siluman serigala yang mulai sadar bahwa mereka mendapatkan serangan pun mulai melawan Xie Yuan dan kedua gadis lainya.
Bukan sesuatu yang sulit bagi Xie Yuan dan yang lain untuk mengalah para siluman yang kekuatannya hanya setara Qi Condensation tahap tengah yang membuat mereka sulit hanyalah kekompakan dari para siluman serigala.
" Teknik pedang " tarian dewi perang " ucap Jiang Nana yang menghunuskan pedangnya kepara siluman serigala.
Jiang Nana yang terlihat seolah menari dengan pedang ditangannya tapi yang mengerikan dari teknik ini adalah kekuatan yang dihasilkan bisa membunuh siapapun yang terkena.
Disisi lain Xie Yuan yang terpukau dengan teknik pedang milik Jiang Nana.
" Teknik itu... aku yakin teknik itu adalah teknik Dewi perang tapi bukannya teknik itu hanya diajarkan oleh sekte-sekte kuno dan hanya mereka para jenius yang bisa mempelajarinya " gumam Xie Yuan yang terkejut dengan teknik pedang yang digunakan Jiang Nana karena dirinya tau teknik pedang tersebut.
Xie Yuan yang dulunya juga jenius sekte juga diajari teknik pedang dari dewa perang yang merupakan pasangan dari teknik pedang Dewi perang yang digunakan oleh Jiang Nana, tapi Xie Yuan jarang sekali menggunakan teknik tersebut karena teknik tersebut lebih mengerikan ketika dilakukan secara berpasangan.
Sudah banyak sekali siluman yang terbunuh disana karena bagi Xie Yuan dan dua gadis lainnya itu lawan yang cukup mudah.
Tiba-tiba saat mereka sedang membunuh para siluman yang tersisa terdengar suara lolongan keras yang mengerikan, yang membuat mereka bertiga berhenti melakukan serangan kepada para siluman serigala.
Auuu...
Auuu...
__ADS_1
Dengan diiringi suara lolongan para siluman serigala yang lainnya seolah menyambut kedatangan seseorang, muncullah satu siluman serigala yang cukup besar.
Siluman serigala yang datang merupakan pemimpin dari kelompok siluman serigala tersebut, tekanan yang mengerikan datang dari pemimpin siluman serigala saat dirinya datang.
Pemimpin siluman serigala yang terbangun karena mendengar banyak sekali keributan dan juga mencium bau darah yang sangat menyengat.
" Sepertinya dia pemimpin dari siluman serigala, kekuatannya diperkirakan golden core tahap puncak atau Nascent soul tahap awal " ucap Xie Yuan yang melihat sesosok siluman serigala dengan ukuran yang sangat besar didepannya yang terlihat mengerikan dengan aura membunuh yang dia keluarkan.
Pemimpin siluman serigala yang marah melihat anak buahnya dibunuh, mengeluarkan aura membunuhnya dan berniat menyerang Xie Yuan dan kedua gadis didepan.
Mereka bertiga yang sadar dengan niat sang pemimpin siluman serigala bersiap untuk menyerang.
" Kalian hati-hati pemimpin siluman serigala sangat kuat lebih baik kalian mundur dulu biar aku yang melawannya kalian habisi dulu siluman serigala yang lain " ucap Xie Yuan kepada dua gadis di sampingnya.
" Baik... kau juga hati-hati kita akan membantu setelah menyelesaikan yang lain " ucap Jiang Nana yang sudah tidak sedingin tadi.
Xie Yuan langsung menyerang pemimpin siluman serigala didepannya.
" Teknik pedang pemburu " tebasan kematian " ucap Xie Yuan sambil menghunuskan pedang merah bulan ditangannya.
Siluman serigala menghindar dengan sangat cepat mengandalkan kelincahannya.
Siluman serigala yang mendapatkan serangan semakin marah dengan Xie Yuan dia langsung mengeluarkan serangannya yang mengandalkan kecepatannya yang tinggi.
Xie Yuan semakin menikmati pertarungannya karena dirinya sudah lama tidak mendapat lawan yang sepadan.
Xi Yue dan Jiang Nana yang membunuh para siluman serigala dengan cepat mereka berdua terlihat sangat kompak dalam menyerang dan melindungi satu sama lain, setelah menyelesaikan para siluman serigala mereka pergi melihat pertarungan Xie Yuan.
Pertarungan Xie Yuan yang semakin memanas dimana mereka beradu kecepatan di setiap serangnya.
"Teknik pedang element" tebasan pedang angin " ucap Xie Yuan yang sudah tak ingin berlama-lama lagi akhirnya mengeluarkan teknik pedang element.
pemimpin siluman serigala yang mendapatkan serangan mematikan dari Xie Yuan akhirnya tidak bisa menghindar lagi dan terbunuh oleh tebasan pedang merah bulan ditangan Xie Yuan.
__ADS_1
Mereka yang sudah selesai membunuh para siluman serigala mulai mengumpulkan permata silumannya.