LEGENDA PEDANG ELEMENT

LEGENDA PEDANG ELEMENT
Teknik Tendangan Penghancur Nirwana


__ADS_3

Xie Yuan yang melihat Jiang Nana seperti orang mandi keringat akhirnya menaruh kembali pedangnya kedalam sarungnya.


" istirahat saja dulu Nana, tenagamu sudah banyak yang terkuras "


" ini kau serap dulu agar bisa mengembalikan tenagamu yang hilang tadi" ucap Xie Yuan sambil memberikan 1 pil pemulihan kepada Jiang Nana.


" Makasih kak " jawab Jiang Nana sambil menerima pil yang diberikan oleh Xie Yuan.


Setelah itu dirinya langsung fokus menyerap pil yang diberikan Xie Yuan demi mengembalikan tenaganya yang telah banyak terbuang.


Melihat Jiang Nana sudah mulai berkultivasi dan juga memulihkan tenaganya Xie Yuan masih menatapnya kagum.


" Anak ini memang benar-benar berbakat" ucap Xie Yuan yang melihat perkembangan Jiang Nana semakin mengerikan.


" Tapi sayang anak ini hanya memiliki satu teknik andalan saja dan itu sangat beresiko jika dirinya tidak memiliki pedang " gumam Xie Yuan yang merasa kalau kemampuan Jiang Nana sudah sangat bagus, namun sayang dirinya hanya memiliki 1 teknik andalan dan itu juga harus menggunakan pedang.


Dirinya berpikir andai saat Jiang Nana bertarung pedangnya tanpa sengaja terlepas dari tangannya maka Jiang Nana tidak memiliki harapan lagi.


" Sepertinya aku harus mengajarkan dia setidaknya 1 teknik tangan kosong, fisiknya juga tidak terlalu buruk jadi sangat cocok untuk teknik tingkat tinggi " gumam Xie Yuan yang kemudian mulai mencari teknik tangan kosong apa yang cocok untuk Jiang Nana.


Dirinya mulai mencari salinan teknik tingkat tinggi yang ada didalam cincin penyimpanannya, dimana disana sudah banyak sekali teknik tingkat tinggi yang berasal dari warisan leluhurnya.


Saat mencari-cari teknik yang cocok dengan karakter Jiang Nana akhirnya dirinya menemukan 1 teknik yang menurut perkiraannya sangat cocok untuk Jiang Nana.


"Teknik Tendangan Penghancur Nirwana"


Teknik tangan kosong tingkat tinggi yang sangat cocok untuk seorang perempuan.


Dimana teknik ini mengandalkan kecepatan, kelincahan dan juga kekuatan.


" Teknik yang sangat cocok untuk Nana " gumam Xie Yuan setelah melihat teknik tendangan penghancur nirwana, yang sangat cocok dengan Jiang Nana dimana teknik ini tidak jauh berbeda dari teknik tarian dewi perang yang mengandalkan kecepatan, kelincahan dan juga kekuatan.


Xie Yuan yang sudah mendapatkan warisan dari leluhurnya bukan hanya salinannya tapi juga dirinya mendapatkan semua ingatan yang ada sehingga membuat dirinya sekarang sudah menguasai banyak teknik tingkat tinggi.

__ADS_1


Disisi lain di aula sekte terlihat point para peserta yang terpampang disana.


Dimana Lou Fan yang menduduki posisi pertama, kedua Xie Yuan, ketiga Xi Yue dan yang ke empat Jiang Nana dan sisanya adalah diisi para peserta lainnya.


Xie Yuan yang masih menunggu Jiang Nana memulihkan diri.


Tak butuh waktu lama untuk Jiang Nana memulihkan tenaganya kembali.


" Wragh..." ucap Jiang Nana yang merasa tenaga sudah pulih kembali dan bahkan jauh lebih baik dari pada sebelumnya.


" Bagaimana keadaan mu, apakah sudah kembali pulih? " tanya Xie Yuan yang melihat Jiang Nana sudah menyelesaikan pemulihannya.


" Sekarang aku jauh merasa lebih baik kak daripada sebelumnya " jawab Jiang Nana yang merasa jauh lebih baik bahkan dirinya merasa kalau Qi didalam dirinya juga bertambah.


" Kak apa tidak apa-apa kamu memberikan pil berharga seperti tadi, pasti pil itu sangat mahal " ucap Jiang Nana yang khawatir kalau Xie Yuan membuang-buang uang demi sebuah pil untuk dirinya.


" Tak apa-apa, lagian aku tidak membelinya karena pil itu aku yang membuatnya sendiri " jawab Xie Yuan yang membuat terkejut Jiang Nana.


" Kakak tidak berbohong kan? " tanya Jiang Nana yang masih belum percaya dengan apa yang dikatakan Xie Yuan.


" apa aku pernah berbohong kepada mu "


" Jelas itu aku yang membuatnya sendiri " ucap Xie Yuan yang meyakinkan Jiang Nana.


" Kau memang benar-benar anak berbakat kak, kau bahkan bisa menjadi alkemis di usai yang sangat muda " ucap Jiang Nana yang memuji kemampuan Xie Yuan.


" Semua orang bisa melakukannya asalkan mau berusaha " jawab Xie Yuan singkat yang tidak ingin menyombongkan diri.


" Kakak memang suka merendah " ucap Jiang Nana yang tau kalau Xie Yuan sedang merendah.


" Diliat-liat kemampuan teknik tarian Dewi perang mu sudah sangat mahir, seiring bertambahnya kekuatan didalam dirimu nanti pasti kekuatan dari tarian Dewi perang mu juga akan semakin meningkat " ucap Xie Yuan yang menjelaskan kemampuan Jiang Nana setelah dirinya bertarung tadi.


" Tapi diliat-liat kamu hanya menguasai teknik berpedang saja " ucap Xie Yuan yang melihat kelemahan Jiang Nana tadi.

__ADS_1


" Aku memang tidak mempelajari banyak teknik selain teknik pedang jadi aku hanya menguasai teknik berpedang saja " ucap Jiang Nana menjelaskan kenapa dirinya hanya menguasai teknik pedang saja.


" Apa kau pernah berpikir bagaimana jika saat bertarung pedangmu tiba-tiba terlepas dari tanganmu? " tanya Xie Yuan kepada Jiang Nana.


" aku tidak pernah berpikir begitu kak, karena kakek dulu pernah bilang kalau menjadi pendekar pedang maka dirinya harus menjaga pedang ditangannya agar tidak jatuh" jawab Jiang Nana yang teringat perkataan dari kakeknya.


" Yang dikatakan kakekmu memang benar tapi situasi dalam sebuah pertarungan tidaklah bisa diprediksi sama sekali, mungkin saja pedangmu terlepas dari tanganmu "


" maka kau setidaknya harus menguasai satu teknik tangan kosong untuk berjaga-jaga " ucap Xie Yuan menjelaskan semuanya.


" Tapi kak, aku tidak pernah mempelajari teknik tangan kosong sama sekali " jawab Jiang Nana menjelaskan kenapa dirinya tidak memiliki teknik tangan kosong sama sekali.


" jika kau ku ajari satu teknik tangan kosong apa kau mau? " tanya Xie Yuan memastikan, karena untuk mempelajari sesuatu harus ada niat dari dalam hatinya.


" Mau kak " jawab Jiang Nana yang terlihat sangat bersemangat karena akan diajari oleh Xie Yuan.


" Ini salinan teknik yang akan kau pelajari" ucap Xie Yuan menyerahkan salinan teknik tendangan penghancur nirwana.


" Teknik itu sangat mirip dengan teknik tarian Dewi perang dimana teknik itu mengandalkan kecepatan, kelincahan dan juga kekuatan" ucap Xie Yuan menjelaskan tentang teknik tendangan penghancur nirwana kepada Jiang Nana.


" Apa kakak benar-benar akan mengajari aku teknik ini?" ucap Jiang Nana yang terkejut melihat salinan teknik yang diberikan Xie Yuan adalah teknik tingkat tinggi.


" Ya benar aku ingin mengajarimu teknik itu, apa kau tidak sanggup " tanya Xie Yuan yang melihat keraguan diwajah Jiang Nana.


" Tidak kak"


" aku tidak bermaksud begitu "


" aku mau mempelajari teknik ini " jawab Jiang Nana yakin.


" Baiklah kalau begitu, kau pelajari saja dulu teknik itu sendiri besok kita akan berlatih lagi" ucap Xie Yuan kemudian meninggalkan Jiang Nana karena dirinya akan mempersiapkan makanan.


Seperti biasanya Xie Yuan mengajari dengan caranya sendiri, dimana Jiang Nana harus mempelajari teknik itu terlebih dahulu baru dirinya mengajarinya.

__ADS_1


__ADS_2